
Keesokan Paginya
Pukul 05.45 Pagi.
"Hoamm...selamat pagi dunia" Ucap Celia
menguap dan beranjak untuk merapikan tempat tidur lalu mandi. Seusai mandi Celia mengikat rambutnya seperti biasa dengan dikicir kuda dan memakai baju putih polos, dengan celana roll-up jeans pants, dan sepatu berwarna putih. Selanjutnya ia melangkahkan kakinya menuruni anak tangga dan menuju ke meja makan untuk sarapan pagi. Terlihat di meja makan nek Tina sudah mempersiapkan sarapan seperti biasanya.
"Selamat pagi nek" sapa Celia
"Pagi cu, mari sarapan" nek Tina membalas sapaan Celia dengan hangat. Celia pun menarik kursi dan duduk untuk sarapan, sedikit obrolan di meja makan.
"Gimana kuliahnya cu?" Tanya nek Tina sembari memakan roti.
"Syukur nek lancar" jawab Celia tersenyum sambil memakan roti. Semangat yang terpancar dari rawut wajah Celia, membuat nek Tina bangga dengannya.
"Oh ya cu, Muffy gak jemput cu kesini lagi?
"Enggak nek, Lia gak enak sama dia"
"Oh, baiklah kalau begitu"
"Nek, Celia pamit berangkat kuliah dulu ya" ucap Celia. Kemudian ia menyalami tangan nek Tina.
"Iya, hati-hati cu semangat kuliahnya."
__POV Celia__
Hari ini menjadi 5 minggu aku berangkat
ke kampus dengan berjalan kaki dari toko ke kampus kira-kira sekitar 2 km jaraknya. Di sepanjang perjalanan belum kutemukan ada angkot yang melintas hanya kendaraan pribadi dan truk saja yang kulihat berlalu lalang aku pikir mungkin saja sedang ada banyak penumpang karena hari masih pagi misalnya ibu-ibu yang membutuhkan tumpangan untuk pergi ke pasar.
Ketika berjalan di depanku terlihat ada seorang nenek kesulitan menyebrang aku pun segera menghampirinya dan membantunya untuk menyebrang, aku menunggu sesaat agar lampu merah menyala dan berjalan di Zebra Cross.
"Terimakasih ya cu, oh ya siapa nama kamu?" Tanyanya
"Celia nek" jawabku ramah.
"Nama yang cantik cu, sama seperti orangnya"
"Hehee nenek bisa saja, emm.. nenek mau kemana?"
"Nenek mau kesana cu" sambil menunjuk ke sebuah rumah.
"Ohh itu rumah nenek?, mau Celia anterin?"
"Tidak usah cu terimakasih atas bantuannya, kapan-kapan mampir ke rumah nenek ya cu"
"Baik nek, kalau gitu Celia pamit ke kampus dulu ya nek" sambil menyalami tangan nenek itu.
__ADS_1
"Hati-hati ya cu!"
"Baik, nenek juga!"
Aku pun menyebrang lagi dan
melanjutkan perjalanan menuju ke kampus saat aku melirik toko terlihat sudah jam 06.45 aku pun kaget dan berlari karena tinggal 15 menit lagi.
Aku berhenti di pagar sebuah rumah untuk beristirahat sejenak karena lelah sambil mengatur napas.
Tin...tin..tin
Tiba-tiba terdengar dari arah belakang bunyi klakson yang mengagetkanku aku pun menoleh sebuah angkot yang berhenti.
"Huhh... syukur ada sebuah angkot, mendingan aku numpang aja" batinku aku pun naik ke angkot itu.
"Mau kemana dik?" Tanya sopir angkot itu.
"Saya mau ke Universitas Grasir pak, bisa tolong hantarkan" jawabku
"Oh iya bisa dik" Dia pun melajukan angkotnya. Ketika sampai di kampus aku segera mengambil uang dan membayar ongkos. Saat aku hendak membayar ongkos kepada supir angkot itu aku kaget karena merasa seperti mengenalinya.
"Bapak?!"
"Nak Cel?!"
"Akhirnya bisa bertemu lagi" katanya senang.
"Iya pak, syukur" tersenyum
"Sekarang kamu sudah kuliah
nak, oh ya dan apakah kamu sudah bertemu dengan kedua orangtuamu nak?" Tanya supir angkot itu.
"Hmm.. belum pak, kalau gitu saya mau ke kelas dulu ya pak maaf sebelumnya ceritanya disambung lain waktu terimakasih ya pak atas tumpangannya" jawabku sedikit lirih.
"Yang sabar nak, yang semangat ya kuliahnya" Supir itu menyemangatiku karena melihatku murung. Aku pun turun dari angkot itu dan menuju ke kelas dengan tergesa-gesa.
Sesampainya di kelas.
Semua mahasiswi dan mahasiswa yang ada disana menatapku karena aku langsung muncul dan napasku ngos-ngosan, aku pun berjalan menuju ke tempat duduk ku. Ketika aku duduk seseorang menepuk pundakku dari arah belakang lalu ia duduk di sampingku aku pun menoleh dan ternyata itu adalah sahabatku.
"Cel!"
"Iya Muf?"
"Tadi aku ke sana buat jemput kamu, tapi kata nenek kamu udah berangkat duluan, kamu kenapa sih gak ngabarin aku dulu?
"Hehe Iya Muf, maaf ya aku gak kasih tau kamu tapi gak papa kok aku udah biasa jalan "
__ADS_1
"Emm..yaudah deh lain kali kabarin aku dulu yah, oh ya mana no teleponmu?!"
"Soal itu ya Muf...." belum sempat Celia melanjutkan ucapannya tiba-tiba terhenti karena seruan dari teman sejurusan kami.
"Senyap-senyap dosen udah datang!"
Seketika semua mahasiswa yang ada di kelas hening dan duduk dengan rapi.
"Selamat pagi semuanya, mari kita lanjutkan persentasinya" ucap dosen mengawali dengan sapaan dan menyuruh kelompok yang belum maju untuk mempersentasikan tugas. Setelah selesai persentasi kami disuruh untuk bertanya jika ada penjelasan yang kurang dan memberikan pertanyaan kepada masing-masing kelompok.
_-_-_-_-_
Ting...ting...ting
Bel istirahat telah berbunyi waktunya para mahasiswa dan mahasiswi untuk beristirahat.
"Ayo Cel, kita ke kantin yuk"
"Hayuk" Mereka pun kekantin bersama dengan bergandengan tangan. Sesampainya di kantin kampus Muffy
Memesan makanan dan minuman sekaligus, sedangkan aku memesan minuman saja lalu kami pun duduk di meja kosong yang ada di dekat kantin. Setelah selesai makan aku mengajak Muffy untuk pergi mengunjungi perpustakaan kampus.
"Muf, ke perpus yuk?"
"Oke deh yuk, aku juga mau cari buku" Kami pun mengunjungi perpustakaan yang ada di kampus.
Sesampainya di perpustakaan tampak pengunjung ramai aku pun berpencar untuk mencari buku. Ketika aku sudah menemukan buku yang aku cari judulnya °Pembisnis yang handal° aku pun berbalik dan menuju ke petugas perpustakaan untuk diserahkan. Tiba-tiba saja seseorang menabrakku aku pun terjatuh dan buku-buku berserakan dilantai.
Brukk!!!
•
•
•
Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Kantin Kampus
Perpustakaan Kampus
Bersambung...
__ADS_1