
Beberapa jam kami menunggu akhirnya Kelvin pun datang menemui kami dengan membawa nampan berisi banyak makanan yang di bantu oleh ibu kantin yang mengekor di belakang nya.
Kemudian menaruh makanan di meja lalu aku pun mengambil pesanan yang aku minta. Setelah membawakan pesanan ibu kantin pun kembali menuju ke tempat nya.
"Cel!" Panggil Kelvin.
"Iya? ada apa." Tanya ku.
"Aku kan pernah ngajakin kamu jalan-jalan jadi..." Belum selesai Kelvin melanjutkan ucapan nya tiba-tiba aku menyela.
"Hhh... lagi-lagi aku lupa! maafin aku ya Kel." Ujar ku sambil menepuk dahi ku.
"Aishh,,, tidak apa-apa!" Kata Kelvin.
"Gimana kalau di hari Minggu kita pergi jalan-jalan?" Saran Muffy.
"Boleh juga!" Ucap Kelvin.
"Baik, aku setuju!" Sahut ku.
"Ayo, kita lanjutkan makan nya nanti keburu bel!" Saran ku. Kami pun melanjutkan makan di kantin. Sementara di tempat lain Dina,Vina,dan David tengah diberikan ceramah oleh kakak dosen di ruangannya.
"Kenapa kalian melakukan hal seperti itu?" Tanya kakak dosen dengan serius.
"Kami tidak pernah melakukan hal seperti itu kak!" Jawab David santai.
"Benarkah? apa kalian tidak berbohong." Desak kakak dosen.
"Mana ada kami berbohong ka! jelas-jelas sudah ada bukti nya!" Ujar Dina.
"Oh ya?! kakak sudah menerima bukti yang jelas dan tidak palsu! apakah kalian mau menghindar dari kesalahan." Bentak kakak dosen.
__ADS_1
"Itu sungguhan ka? Anda menyalahkan kami"
"Apa menurut kalian saya ini tidak serius?"
David, Dina, dan Vina hanya diam mendengar bentakan keras dari kakak dosen itu. Mereka saling tatap dan kakak dosen itu pun menyuruh mereka bertiga untuk berdiri di lapangan sampai bel sekolah selesai dan juga mereka diskors selama 3 hari di rumah dan juga mengerjakan tugas yang akan diberikan oleh masing-masing dosen.
Di lapangan Vina,Dina, dan David terlihat sudah berdiri kepanasan seraya menghormati bendera.
"Ishhh! siapa sih yang bilang kalau video nya itu palsu" Ucap Vina mendesis kesal.
"Ini pasti David, nih yang keceplosan Vin!" Kata Dina.
"Apa? Eh!!.. elo kalau nuduh jangan sembarangan ya!" Gerutu David geram.
"Sudah-sudah, kalian ini tidak bisa diam! Nanti ketahuan kakak dosen bisa-bisa kita di tambah hukuman lagi?!" Ucap Vina kesal.
Awas saja kalau gw tahu siapa yang memberikan video asli nya, gw akan beri dia pelajaran. Gumam Vina dalam hati.
***
Bunyi bel yang pertanda kami harus masuk ke kelas lagi. Kami pun melangkahkan kaki menuju ke ruangan kelas untuk mengikuti mata pelajaran lagi. Hari ini ibu dosen menyuruh kami untuk mencari teman tiga lalu mempersentasikan masing-masing materi berbeda yang diberikan oleh ibu dosen sambil menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh masing-masing kelompok.
Sebelum persentasi masing-masing kelompok di undi dahulu lalu diberikan waktu 15 menit untuk menghapal. Kelompok itu pun maju satu persatu sampai akhirnya kami bertiga yang maju.
Aku membagi tugas dalam kelompok yaitu Muffy sebagai prawacana, Kelvin menjawab pertanyaan, dan aku sebagai pramateri.
Kami pun maju ke depan setelah diberi waktu 10 menit yang berbeda 5 menit dengan yang lainnya karena kami sudah terlanjur siap.
Saat berada di depan Muffy sebagai prawacana lancar membawakannya, dan aku bersyukur lancar juga dan ingat materi yang bab nya sampai 10 bab yang harus ku hapal setelah kami selesai, seorang wanita dari satu kelompok pun berdiri dan bertanya mengenai materi yang kurang dipahami nya dan ini merupakan giliran Kelvin.
Dia pun menjelaskan dengan singkat dan jelas, setelah semua pertanyaan terjawab kami pun kembali ke tempat duduk semula.
__ADS_1
Syukur presentasi hari ini berjalan lancar dan tak terasa jam bel pelajaran telah usai waktunya kami untuk mengikuti kegiatan olahraga wajib yang tinggal 1 jam lagi.
Pukul 04.00 Pm.
Kami pun berganti baju dengan pakaian olahraga khusus lalu menuju ke lapangan tempat olahraga yang berbeda dengan tempat lapangan Vina di hukum.
***
Pukul 05.00 Pm
Akhirnya waktu olahraga telah selesai kami pun kembali ke locker untuk mengganti baju dan selanjutnya untuk para mahasiswa pulang.
Di tempat parkir Kelvin sudah duduk di atas mobil sambil memainkan ponsel nya aku pun menyapa nya dan ia menyapa balik lalu menghampiri ku.
"Hei!" Sapa nya.
"Halo! lagi nungguin siapa?" Tanya ku.
"Oh, aku gak nungguin siapa-siapa. Cuman mau istirahat saja sebentar." Jawab nya.
Aku pun pamit dan berjalan menemui Muffy untuk pulang bersama. Sesampainya di rumah Muffy langsung pamit pulang kepada ku dan juga aku pun masuk ke dalam rumah untuk membantu nenek dan juga membersihkan diri. Kemudian turun untuk makan malam bersama dengan nenek, selesai makan aku mencuci piring yang kotor seperti biasa dan terakhir melangkahkan kaki menuju ke kamar untuk beristirahat.
Sampai di kamar aku langsung merebahkan diri ku dan mematikan lampu bersiap untuk tidur. Hari ini ku rasakan hari yang cukup melelahkan dan juga memberiku pengalaman tentang hari ini, rasanya aku bersyukur mempunyai teman seperti mereka yang selalu ada disaat suka maupun duka.
Dan waktunya menantikan hari esok yang masih misteri semoga lebih baik dari hari ini harapanku.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.