
Seperti biasa sepulang Celia dari kampus ia langsung pulang untuk membantu nek Tina berjualan kue sambil mengerjakan tugas kuliahnya disaat waktu senggang. Sudah kebiasaannya seperti itu dia menanam jadwal kegiatannya sehari-hari di dalam otaknya itu walaupun terkadang tidak selalu berjalan lancar maksudnya ada saja halangan sebab kita hal besok adalah hal misterius yang tidak kita ketahui.
Misalnya sepulang dari kampus ia harus menuju ke perpustakaan untuk meminjam beberapa buku karena ia sudah semester 5 sekarang. Celia adalah tipe seorang perempuan pekerja keras dia tidak pernah menyia-nyiakan waktunya untuk hal-hal yang tidak berguna sekalipun.
Kehidupannya dari kecil sampai sekarang adalah bekerja keras ia terkadang iri melihat kehidupan orang lain yang begitu bahagia mempunyai kedua orang tua apalagi bisa berkumpul dengan keluarga besar sungguh hal yang sangat langka baginya.
Jika Celia berbelanja semua kebutuhannya ia cukup pergi ke pasar ia tak pernah berbelanja di mall apalagi mengunjungi mall, karena menurutnya bahwa di pasar bisa melakukan interaksi antara pembeli dan penjual. Pembeli bisa membeli barang-barang dengan jalan tawar-menawar kepada penjual hal itu bisa memberikan keuntungan kepada penjual dan pembeli sekaligus.
Saat ini Celia sedang duduk di Toko kue nek Tina sambil mengerjakan tugas kuliahnya di meja kasir sambil menunggu pembeli, ia pun kembali teringat dengan kejadian kembali saat di kampus.
__Flashback On__
Ketika David memanggil nama Kelvin di tempat parkir Kampus. Tiba-tiba terlintas di ingatan Celia ia merasa pernah mendengar nama itu Celia pun terus berusaha untuk mengingatnya kembali sama seperti Kelvin.
Saat Celia memasuki ruangan kelas ia bertemu lagi dengan Kelvin ia tak menyangka bisa satu jurusan juga dengannya Celia mengambil jurusan Ekonomi kewirausahaan.
Saat di Ruangan kelas.
Celia duduk di bangku paling depan sedangkan di sebelahnya Muffy. Saat Celia fokus mendengarkan penjelasan dari dosen sambil mencatat poin-poin penting tiba-tiba terdengar suara dari belakang ia pun menolehnya. "Apa dia lagi?!" Celia saat melihat Kelvin, ia pun kembali melanjutkan mencatat.
Ting..tong...ting..tong (Bunyi bel istirahat)
Kelas yang di isi oleh dosen ekonomi pak Nora sudah selesai tinggal 2 jam lagi kelas ekonomi pak Tora. "Ayo silahkan, kalian boleh keluar." Ucap pak Nora mempersilahkan para mahasiswi dan mahasiswa nya untuk keluar yang ada di dalam kelas hanya tinggal Celia yang tengah membereskan buku-bukunya Muffy pun menghampirinya.
"Yuuk, kantin yuk, Cel. Gue traktir makan siang, mau?" ajak Muffy sambil memegang tangan Celia.
"Ga usah Muf terimakasih, aku ada uang kok" Celia menolak traktiran Muffy, dia tidak mau merepotkan sahabatnya itu.
"Yaudah yuk" Mereka pun beranjak menuju ke kantin bersama.
Ting.. tong...ting..tong...(Bunyi bel masuk)
__ADS_1
Skip bel istirahat telah usai kini berganti ke pelajaran ekonomi pak Tora.
•~.../...~•
Ting..tong...ting..tong...(Bunyi bel Pulang)
Yang artinya kelas sudah berakhir semuanya pun bergegas meninggalkan kelas.
__Flashback Off__
"Mbakk!"
"Ehh... iya, selamat datang di toko kue NTA, ada yang bisa saya bantu?"
"Dari tadi saya panggil, tapi tetap aja ngelamun. Gimana sih mbaknya?!"
"Maaf, mba atas ketidaknyamannya"
"Mbaa ...."
Pembeli itu pun meninggalkan toko, Celia menyesal akibat dia melamun pembeli jadi kabur. "Adehh, ini semua salahku kenapa juga aku ngelamun, konsumen jadi kabur deh" Gerutu Celia menyalahkan dirinya sendiri. Lalu datang nek Tina menyuruh Celia untuk menutup tokonya.
"Cu!"
"Iya nek"
"Udah sore cu, yuk tutup tokonya"
"Apa nek udah sore?" sambil melirik jam yang ternyata sudah pukul 06.00 sore.
"Iya cu kenapa?"
__ADS_1
"Nggak-nggak apa kok nek, Celia cuman gak ngerasa aja udah sore."
Celia pun membersihkan toko lalu menutupnya karena mengingat hari sudah sore kemudian mandi. Tidak terasa malam pun tiba, seusai mandi Celia melangkahkan kakinya menuruni anak tangga dan menuju ke meja makan. Di meja makan sudah terlihat nek Tina yang sedang menunggunya untuk makan malam ia pun menarik kursi lalu duduk untuk makan.
Setelah makan Celia membersihkan piring yang kotor lalu menuju ke kamar mandi lagi untuk menggosok giginya. Setelah menggosok gigi ia pun melanjutkan mengerjakan tugas kuliahnya lagi.
~ ~ ~
Beberapa saat kemudian.
Akhirnya Celia selesai mengerjakan tugas kuliahnya. Sesekali ia melihat jam yang sudah menunjuk pukul 10.00 malam ia pun bergegas memasukkan bukunya ke dalam tas agar Celia besok ia tidak terlambat bangun. Setelah selesai memasukkan bukunya ia pun merebahkan dirinya di kasur dan menatap langit-langit kamar ia bersyukur kepada tuhan atas hari ini,dan bersiap untuk tidur seraya menarik selimut dan mematikan lampu.
. . . .
Begitu pula Kelvin yang bersiap untuk tidur dan menyambut hari esok sambil meletakkan kameranya di atas meja dekat tempat tidurnya.
"Hmm...baiklah besok."
Selamat tidur Celia dan Kelvin mimpi indah ya.💫
Kira-kira kelvin kenapa ya?
Bersambung....
____________________________________________
Little knowledge(Sedikit Pengetahuan) : Sahabat Readers tau gak apa akibat jika melamun, dan katanya orang yang melamun adalah orang yang cerdas benarkah begitu???🤔😟
Melamun selama ini mungkin dianggap hal yang sepele. Namun menurut penelitian melamun merupakan tanda kecerdasan dan kereativitas. Sebuah studi baru dari Georgia Institute of technology, Amerika serikat, menunjukan bahwa melamun selama pertemuan belum tentu merupakan hal yang buruk. Kebiasaan tersebut dapat menjadi tanda bahwa kamu benar-benar pintar dan kreatif.
See you next time sahabat Readers & Author❤
__ADS_1