
Aku pun segera mengambil kursi itu untuk mengambil buku.
"Yeahh!! akhirnya dapat juga." Ucap ku senang karena sudah mendapatkan buku yang kuinginkan dan saking senangnya aku sampai-sampai tubuhku menjadi tidak seimbang.
"Aaaaa!!!" Teriak Celia.
"...Dapat!" Ucap Rio menangkap Celia. Seketika Celia merasa seseorang menangkap nya dan ia pun membuka mata karena tadi ia menutup matanya.
"Rio?!" Ujar Celia terkejut karena tak menyangka Rio yang menyelamatkannya.
"Celia apa yang terjadi dengan mu?" Tanya Muffy bingung, ketika melihat Rio dan Celia.
"Ehh.. maaf!" Ucap Celia sambil bangun dan membersihkan pakaiannya dengan kedua tangannya.
"No problem! Are you ok?" Tanya Rio.
"Iya, seperti yang kau lihat terimakasih!" Balas Celia tersenyum.
"Ada apa ini?!" Tanya Muffy berteriak.
"Lia.." Jawabanku terpotong karena bunyi bel tiba-tiba.
Ting..Ting...Ting
Aku pun menarik tangan Muffy dan pamit kepada Rio untuk bergegas masuk ke ruangan kelas.
***
Bel istirahat telah berbunyi seperti biasa aku dan Muffy pergi ke kantin.
"Cel!" Panggil Muffy sambil menarik kursi.
"Iya Muf?" Sahut ku sambil menaruh nampan berisi makanan di meja kantin.
"Apa yang terjadi denganmu waktu di perpustakaan tadi Cel?" Tanya Muffy penasaran.
"Oh tadi itu aku...uhuk,uhuk!"Jawabanku sedikit terpotong karena aku tersedak minuman.
"Pelan-pelan minumnya Cel!" Pinta Muffy sambil menatapku dengan serius.
"Ahmm,, jadi begini tadi waktu di perpustakaan aku mau ngambil buku yang berada di rak paling atas..."
"Kenapa tidak meminta bantuan ku saja?!" Ujar Muffy memarahi ku.
"... Dengar dulu!" Kata ku.
"Hehe.. Maafin aku Cel. Lanjutkan!"
__ADS_1
"Ahmm,,Baiklah! waktu aku mau ngambil buku yang berada di rak paling atas aku sempat mencari kamu untuk meminta tolong tetapi kamu tidak ada. Dan aku mencari-cari cara untuk mengambil nya dan akhirnya aku menemukan kursi di rak. Jadinya aku ambil kursi itu agar aku bisa naik terus aku terlalu senang jadinya aku gak seimbang terus jatuh dan syukur Rio menangkap ku. Jadi gitu ceritanya Muffy." Jelasku.
"Oh..jadi gitu. Maaf ya Cel aku terlambat nolongin kamu soalnya aku tadi lagi nemuin buku yang menarik lalu aku baca deh hehe."
"Iya, tidak masalah."
Ting..Ting.. Ting
Bunyi bel istirahat telah berakhir kini waktunya kami masuk ke ruangan kelas kembali dan mengikuti pelajaran.
* * *
Pukul 04.00 Pm.
Tak terasa jam pelajaran telah berakhir kini waktunya kami untuk pulang ke rumah masing-masing, Seperti biasa aku selalu di hantar pulang oleh Muffy.
"Celia! apa kau tidak datang ke pesta ulang tahun Vina?" Tanya Kelvin.
"Aku? Oh, ya hari ini aku mau ke acara ulang tahun Vina apa kau juga diundang olehnya?" Balas ku balik bertanya.
"Hmm,,, bagaimana kalau nanti kita ke sana bareng-bareng? apa kamu mau?" Kata Kelvin mengajak ku.
"Ahmm,, sebelumnya aku berterimakasih atas ajakannya tapi aku sudah bersama dengan Muffy. Maaf ya bukan bermaksud untuk.." Ucap ku.
"Baiklah Cel! kalau begitu aku pulang." Balas Kelvin menuju ke mobil nya.
"Iya Muf?!" Balas ku berbalik dan Muffy sudah berada di dalam mobil.
"Ayo cepat naik!" Ucap Muffy.
Aku pun berjalan membuka mobil dan duduk di samping kursi pengemudi, setelah aku memasang sabuk pengaman Muffy pun melajukan mobil nya keluar menuju parkiran.
Tiba di rumah seperti biasa aku membantu nenek melayani pelanggan yang membeli kue bersama dengan Muffy. Sampai tidak terasa langit sudah berwarna merah yang menandakan sudah sore aku bersama Muffy pun menutup toko.
"Terimakasih ya cu!" Kata nenek.
"Iya nek! nenek tidak perlu berterimakasih." Balasku.
"Karena ini memang seharusnya." Sambung Muffy.
Nenek pun membalas dengan Memeluk kami.
Lalu menyuruh kami untuk mandi selesai mandi kami di minta turun untuk makan malam. Tetapi Muffy ingin makan malam terlebih dahulu karena perut nya sudah di minta untuk diisi.
Nenek pun tertawa dan mengajak kami untuk
makan malam. Kami pun melangkahkan kaki menuju ke dapur untuk memasak lalu makan.
__ADS_1
Selesai makan seperti biasa aku mencuci piring yang kotor bekas makan tadi tapi Muffy yang mengambil piring yang kotor ia hendak mencuci tetapi aku menolak, jadi nya kami berdua lah yang mencuci piring.
Karena pekerjaan yang dilakukan bersama-sama itu akan cepat selesai, bukankah begitu?
Selanjutnya selesai mencuci piring kami pun melangkahkan kaki menuju ke kamar ku untuk mandi secara bergantian.
Selesai mandi aku memakai baju yang baru ku beli di mall, yaitu satu set tie dy, gratis dengan cardigan yang aku pakai untuk ke pesta ulang tahun Vina dan tak lupa aku mengikat rambut ku seperti biasa di kicir.
Ceklek !
Bunyi pintu kamar mandi yang di buka tanda nya Muffy sudah selesai mandi dan begitu pun aku telah selesai berdandan.
"Celia, apa kau sungguh ingin memakai pakaian itu?" Tanya Muffy.
"Iya,, aku suka dengan pakaian ini! apa ada masalah dengan pakaian yang aku kenakan?" Balas ku bertanya.
"Hmm..Nanti aku jelasin di mobil." Kata Muffy.
Aku pun mengangguk dan menunggu Muffy berdandan sambil menaruh kado di tasku.
Beberapa menit kemudian.
"Sudah selesai?" Tanyaku ketika melihat Muffy telah selesai.
" Sudah, ayo!" Balas Muffy melangkahkan kakinya menuruni anak tangga menuju ke mobil nya.
"Mau kemana cu?" Tanya nenek bingung ketika melihatku keluar membawa tas selempang yang tidak biasa nya, aku berhenti melangkahkan kaki dan menoleh ke arah nenek.
"Oh, iya nek hampir Celia lupa ngasih tahu ke nenek. Jadi gini nek Lia dapat undangan dari temen sejurusan Lia. Undangnya ke acara ulang tahunnya. Lia mau minta izin ke nenek boleh Lia datang ke acara ulang tahunnya?" Balasku.
"Jadi begitu. Tentu, nenek mengizinkan tetapi pulang nya kamu harus bersama dengan Muffy. Mengerti?!" Kata nenek.
"Siap nek! Lia pamit ya nek" Balas ku sambil mencium tangan nenek bersama dengan Muffy.
Kemudian aku dan Muffy pun melangkah menuju ke mobil lalu naik dan memasang sabuk pengaman dan setelah terpasang Muffy pun melajukan mobilnya.
.
.
.
Bersambung.
Tunggu part berikutnya dengan sabar ya.
😍🌼🦋🍃 Terimakasih🙏🏻
__ADS_1