
Celiaa!! apa yang terjadi padamu? kenapa baju mu bisa basah kuyup begini. Ayo ceritakan kepada ku! apa yang sudah terjadi padamu." Kata Muffy ketika melihatku basah kuyup dan memberiku banyak pertanyaan yang bertubi-tubi.
"Aku terjatuh di kolam tadi Muf." Balas ku
"Bagaimana bisa? Hmm,, maksud ku ayo kita mengganti baju mu dulu!" Kata Muffy sambil memapahku menuju ke dalam mobil nya.
Setelah memasang sabuk pengaman dan Muffy sudah berada di dalam mobil ia pun melajukan mobilnya. Tiba di rumah aku langsung turun dari mobil bersama dengan Muffy.
"Ada apa dengan mu cu?" Tanya nenek khawatir ketika melihat baju ku basah kuyup.
"Panjang ceritanya nek, Muffy mau menghantar Celia ganti baju dulu." Jawab Muffy sambil memapahku menuju ke kamar.
Nek Tina terus melihat Celia sampai ia tidak ada.
"Bagaimana kalau aku buatkan sup? Baiklah!" Gumam nek Tina sambil berjalan menuju ke dapur.
"Arghh,, kenapa aku bisa lupa?!" Ucap ku sambil menepuk jidat.
"Kenapa Cel?" Tanya Muffy ketika melihat ku menepuk jidat.
"Aku melupakan pakaian tie dy ku di butik Muf." Jawabku.
"Oh, pakaian tie dy mu udah aku bawa. Niih!" Kata Muffy sambil memberikan baju tie dy ku.
"..Terimakasih Muffy!" Balas ku sambil mengambil baju tie dy ku, lalu aku langsung mengganti pakaianku.
Setelah mengganti pakaian aku mensisir rambutku di kaca.
"Cu,,ayo turun makan!" Pekik nenek dari tangga.
"Iya nek! kami segera kesana!" Sahut kami.
"Bagaimana cu? apa sup nya enak?" Tanya nek Tina ketika melihat Muffy dan aku lahap memakan sup.
"Yummy,,, enak banget nek!" Jawab kami bersama.
Setelah makan seperti biasa aku mencuci piring yang kami gunakan.
"Cu nenek mau nanya boleh?" Tanya nenek.
"Iya nek boleh!" Jawabku sambil menarik kursi lalu duduk.
"Hmm,,, cucu kenapa tadi basah kuyup?" Tanya nenek.
"Tadi Lia jatuh ke dalam kolam nek!" Jawabku sambil menunduk.
"APA?! bagaimana bisa jatuh ke dalam kolam? UHUKK,,,UHUKK!!" Tanya nenek kaget dan juga Muffy.
"...Jadi begini nek... Bla...blaa..bla." Jawabku menjelaskan kejadian yang kualami tadi di tempat pesta ulang tahun Vina.
"...Jadi begitu ceritanya." Kata nenek sambil mengusap dadanya.
"ISHHH... Tu cewek memang kurang ajar!" Kata Muffy sambil mendesis kesal.
__ADS_1
"Sudah Muffy! mungkin dia nggak sengaja." Balasku sambil tersenyum.
"Hmm,, syukur kamu baik-baik saja cu. Nenek khawatir sekali padamu cu." Kata nenek sambil tersenyum.
Aku pun mengangguk dan Muffy masih terlihat kesal.
"Yasudah, kalau begitu kalian tidur ya! nenek juga mau tidur. Selamat malam cucu nenek tidur nyenyak ya." Kata nenek sambil memeluk kami berdua, kami pun membalas dengan memeluk nenek.
"Malam juga nek! semoga nenek tidur nyenyak dan bermimpi indah juga." Balas kami dan langsung melangkahkan kaki menuju ke kamar untuk beristirahat.
"IBU?! apa itu benar ibu? Celia rindu kepada ibu. Hikss...hiks..."
"Ini benar ibu nak! sini peluk ibumu!"
....
"Ibu harus mempertanggungjawabkan perbuatan ibu karena telah membuat seorang anak kepala desa meninggal. Ayo ikut saya ke penjara!"
"TIDAKK!!! Jangan bawa ibu saya!"
"Celiaa,, tolong ibu nak!"
"TIDAKK!!! Jangan bawa ibu saya!!!"
"Cel..Cel..Celiaaa!"
"TIDAKK!!.. Hoamm"
"Celia apa yang terjadi padamu?"
"...Sungguh kau tidak merasakan?!"
"Tidak. Memangnya ada apa? Apa yang sudah terjadi padaku?!"
"Kau tadi berteriak sampai membangunkan ku. Kau tahu kau berteriak apa tadi, sehingga membangunkanku?!"
Celia menggelengkan kepalanya pertanda tidak tahu.
"TIDAKK!!! memangnya kamu bermimpi apa sih?"
Sambil mempraktekkan Celia mengigau.
"Benarkah? Tadi aku bermimpi tentang ibu ku. Kejadian waktu aku kecil berada dalam mimpi ku."
Tanpa Celia sadari air matanya menetes, Muffy yang melihat Celia langsung memeluknya, mencoba untuk menguatkannya.
"Sabar ya Cel! Aku berharap ibu dan ayah mu bisa berkumpul kembali, dan kau tidak perlu bersedih lagi."
"Kuharap begitu! terimakasih Muffy. Kamu sudah mau menjadi sahabat ku."
"Aku menerimamu sebagai sahabat karena apa adanya bukan ada apanya mengerti! jadi jangan berterimakasih padaku. Oke!"
"Ehh,,, sudah jam berapa ini?!"
__ADS_1
"Ya,, ampun tinggal beberapa menit lagi."
"Oh, tidak! ayo kita bergantian mandi!"
Setelah berkata demikian aku pun menuju ke kamar mandi dan Muffy masih merapikan tempat tidur sambil menunggu ku selesai mandi. Begitu selesai aku mandi Muffy langsung menuju ke kamar mandi.
Dengan langkah cepat aku memakai baju dan juga menyiapkan buku ku dan juga Muffy. Karena tadi malam aku sudah ketiduran.
"Ayo cepat Muf! tinggal beberapa menit lagi!" Pekik ku.
...
Selesai Muffy memakai pakaian aku dan juga ia pun melangkahkan kaki menuju ke mobil milik Muffy tetapi tiba-tiba nenek memanggil kami.
"Ayo cu sarapan dulu!"
Dengan segera aku melangkahkan kaki menuju ke meja makan untuk sarapan bersama dengan Muffy. Aku mengambil sebuah roti dan meminum segelas susu dengan buru-buru agar tidak terlambat masuk kuliah apalagi sekarang ada ujian.
"Maaf ya nek kami harus buru-buru soalnya kami sudah terlambat,, maafkan kami nek
"
"Iya tidak apa-apa cu! ayo buruan kalian berangkat nanti terlambat!"
"Iya nek! kami pamit dulu." Sambil mencium tangan nenek.
Kemudian melangkahkan kaki menuju ke mobil dan Muffy langsung melesatkan mobil nya menuju ke kampus setelah aku memasang sabuk pengaman dan juga Muffy tentunya.
"Hati-hati Muf!" Pinta ku karena Muffy melajukan mobilnya begitu cepat.
Muffy tidak menanggapi perkataan ku tetapi dia menurunkan kecepatannya sedikit.
Tiba di kampus Muffy langsung memarkirkan mobil nya di area khusus parkir mobil.
"Ayo cepat Muf!"
"Iya...iya sebentar!"
Hoshh..hoshhh.hoshh !!!
Dengan napas terengah-engah kami baru sampai di ruangan kelas dan syukur saja dosen belum datang.
Aku dan Muffy pun bernapas lega dan melangkahkan kaki menuju ke tempat duduk kami masing-masing dan bersiap-siap untuk menjawab soal ujian.
***
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1
🌼