The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.68~Coffeshop


__ADS_3

Sampai di sebuah coffeeshop mereka turun, lalu masuk dan menarik kursi untuk duduk.


"Coffeeshop?!"


"Hmm..Ayo!"


"Muffy, rasanya kamu tidak menyukai minum kopi. Tapi, bagaimana sekarang kau bisa suka?"


"Ahmm.. itu, aku baru suka Cel!"


"Permisi mba! silahkan mba mau pesan apa?"


Potong pelayan sambil menyerahkan menu.


"Ini! ini! Kalau kau Cel?"


"Ini saja mba, terimakasih!"


"Baik mba! kalau begitu saya permisi."


Beberapa menit kemudian akhirnya pesanan mereka datang. Setelah selesai meminum kopi, Muffy pun mengajak Celia untuk mengabadikan momen mereka dengan ber-selfie.


Selanjutnya Muffy mengajak Celia mengunjungi sebuah toko handphone untuk membelikan Celia handphone, karena ia tahu bahwa Celia tidak mempunyai sebuah handphone.


"Ayo Cel kamu mau pilih yang mana?" Tanya Muffy.


"Hmm..apa ini?" Balas Celia balik bertanya.


"Ayolah, pilih saja!"

__ADS_1


"Baiklah!"


Setelah beberapa saat memilih akhirnya Celia membeli handphone juga. Terkejut dengan harga handphone yang Fantastis membuat Celia ingin mengembalikan barang yang ia pilih tadi, namun saat ia ingin mengambilnya Muffy mencegah. Celia pun meminta izin kepada kasir untuk ia bicara dengan Muffy sebentar, karena tidak tahu barang apa yang ingin di belikan oleh Muffy Celia pun bertanya.


"Ada apa?"


"Kenapa harga barang itu mahal sekali? Dan apa itu?!"


"Jangan Cel! menurutku barang ini tidak terlalu mahal kok, tenang saja! Sebentar saja kau akan tahu kok."


"Muffy!! kalau begitu aku mau pulang saja?!"


"Ehh.. tunggu dulu Cel! Hmm.. baiklah akan ku beritahu! Tapi kau janji akan menerima nya, dan aku akan membiarkan kamu memilih barang itu dengan harga sesukamu."


"Oke! janji."


"Janji!"


Setelah mendengar penjelasan dari Muffy Celia pun akhirnya mau membeli handphone. Muffy memberi tahu bahwa handphone sangat penting jika suatu waktu keadaan mendadak.


***


Celia masuk ke dalam mobil milik Muffy setelah membeli handphone, selanjutnya Muffy menghantar Celia pulang ke rumah, mengingat hari sudah hampir gelap.


Tiba di rumah Celia langsung melangkah menuju ke kamar untuk membersihkan diri, lalu menuruni anak tangga dan menuju ke meja makan untuk menyiapkan nenek bubur dan memberikan nenek obat.


Selesai menyuapi nenek bubur Celia memberikan nenek obat, lalu ia melangkah menuju ke kamarnya untuk beristirahat.


Seketika Celia berkeinginan untuk melihat handphone yang dibelikan oleh Muffy. Celia mengambil handphone itu di atas meja, yang pertama ia lakukan adalah melihat no handphone nya.

__ADS_1


Saat ia melihat tiba-tiba saja no yang tidak di kenal menghubungi nya, ia pun ragu-ragu untuk menerima telepon itu. Tapi, jika tidak diangkat nanti penting gimana? Ia pun mengangkat telepon itu setelah tanya jawab dengan hatinya.


Celia menggeser warna hijau panggilan naik.


Celia 📞: Halo!? Kata pertama yang di ucapkan oleh Celia.


Muffy 📞: Celia, ini aku Muffy! Maaf aku lupa memasukkan no ku di hp mu. Ini no ku di save ya?! Balas Muffy lewat telepon.


Muffy📞: Apa kau suka dengan handphonenya Cel?


Celia 📞: Tentu! Aku sangat menyukai nya. Terimakasih Muffy. Jadi, sekarang aku baru menyadari begini rasanya mempunyai sebuah handphone.


Muffy📞: Xixix.. Begitulah Cel! Baiklah kalau begitu aku mau tidur. Good night Cel!


Celia 📞: Good night to Muffy, sweat dream!


Muffy📞: Bye! besok ingat! Aku nggak sabar lagi!


Celia 📞: Aku juga nggak sabar menunggu hari esok tiba!!


Celia dan Muffy pun mengakhiri telepon mereka dan bersiap untuk tidur dan menyambut hari esok yang spesial.


.


.


.


🌼

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2