
Beberapa hari kemudian...
Ujian telah usai di adakan dan hari ini merupakan hari yang ku tunggu. Dimana hari ini merupakan hari penentuan lulus tidak nya aku dan juga menentukan apakah aku bisa KKN di desa yang aku rindukan sejak lama.
Saat aku hendak menuju ke ruangan kelas mataku melihat segerombolan para mahasiswa yang membaca papan pengumuman dengan rasa penasaran aku pun langsung kesana untuk menghilangkan rasa penasaran ku.
Dan saat aku kesana seseorang tiba-tiba loncat kegirangan dan berteriak
"Aku lulus..aku lulus! Yeay!!" Ucapnya dengan kegirangan.
Aku pun mencoba untuk melihat ke papan pengumuman itu dengan jalan berdesak-desakan. Perjuangan ku ingin melihat papan pengumuman itu pun tak sia-sia aku berhasil masuk ke dalam kerumunan itu.
Dan saat aku melihat tulisan-tulisan yang terpampang di papan pengumuman itu aku menemukan nama ku dan aku pun langsung fokus melihat dan tertera tulisan di papan itu menyatakan aku "LULUS" Aku masih belum percaya dan aku melihat lagi dan benar aku telah lulus, sungguh aku merasa sangat bersyukur.
"Celia!"
"Muffy!"
"Apa kau lulus?"
"Kau? apa kau lulus?"
"Kau duluan!"
"Kau!"
"Kau!!"
"Iya-iya Lia duluan! Lia LULUS."
"Wahh,, sudah ku tebak kau pasti lulus. Sedangkan aku..."
"Apa? pasti kau lulus juga kan?!"
Muffy menangis dan memelukku aku pun kaget dan mengusap punggungnya.
"Ada apa denganmu Muf? kenapa kau menangis?!"
"Hikss.. hikss..Aku,, aku,,, aku LULUS Celia!!"
Tepat di telingaku, Muffy pun tertawa melihat ekspresi ku yang gugup dan juga sangat serius.
"Itu tidak lucu!" Kata ku sedikit kesal dengannya.
"Ewwww,, aku hanya bercanda...hahaha!!"
"Janganlah marah Celia! nanti cantiknya ilang lho."
__ADS_1
Sambung nya menggodaku sambil mencubit pipi ku.
"Ayo,, aku kita ke kantin?!"
"Ngapain?"
"Mau neraktir kau makan di kantin! ayo cepat keburu pikiranku berubah."
"Baiklah,,kau memang sahabat yang peka Muffy! tahu aja kalau aku lagi lapar hehe."
Aku dan Muffy pun melangkahkan kaki menuju ke kantin. Sampai di kantin aku melihat para mahasiswa yang sangat ramai berada di kantin.
Seperti biasa aku dan Muffy harus berdesak-desakan untuk memesan makanan ke ibu kantin.
"Fyuhh,,,akhirnya! Ibu aku pesan 1 jus stroberi."
"Iya dik! Tunggu sebentar ya!"
Aku pun mengangguk dan menunggu pesanan ku.
"Dik! Ini!"
"Iya? terimakasih buk."
Sambil membayar dan menerima pesanan, lalu aku mencari tempat duduk. Seraya menunggu Muffy aku meminum jus yang aku pesan tadi.
"Heii! kau curang, kau yang duluan!"
Aku menjulurkan lidah sambil menoleh Muffy.
. . .
Selesai meminum jus dan makan di kantin bersama dengan Muffy. Kami hendak menuju ke perpustakaan tetapi bunyi bel mengurungkan niat kami, dan kamu pun menuju ke ruangan kelas.
Tiba di ruangan kelas dosen sudah menunggu lebih awal aku dan Muffy sedikit terkejut dan tak lupa mengetuk pintu dan juga memberi salam kepada dosen.
Aku mulai berpikir yang tidak-tidak, aku merasa dosen akan memarahi ku. Tetapi feeling ku ternyata salah, dosen ternyata tidak memarahi ku dia malah tersenyum, baguslah.
Setelah semua para mahasiswa sejurusan ku masuk ke dalam ruangan kelas dosen pun memulai dengan mengucapkan salam terlebih dahulu.
"Selamat pagi adik-adik! hari ini kakak mau memberikan pengumuman kepada adik-adik bahwa dua hari lagi kita akan mengadakan KKN di desa Orbin, bagi yang sudah Lulus! Sebelumnya kakak mau bertanya disini siapa saja yang lulus?!" Tanya kakak dosen.
"Pagi kak!"
Aku,,saya,,,i'm, Vina, David...,...
"Baiklah! Bagi yang tidak lulus kakak mohon kepada kalian untuk belajar lebih giat lagi dan semangat... Bagi yang tidak lulus juga kalian mengulang lagi dari awal."
__ADS_1
"Baik kak!"
"...Nah, untuk yang lulus kakak mohon saat kkn mengumpulkan ....apa adik-adik?!"
"Tugas Skripsi kak!"
"Benar sekali Celia!"
"Seperti yang sudah dikatakan oleh dosen pembimbing kalian. Kakak dosen hanya memperingatkan dan memberikan pengumuman."
"Baik kak!"
"Dan untuk sekarang kalian boleh pulang! dan sekali lagi kakak ucapkan selamat kepada kalian dan semangat!"
"Semangat,,, semangat!! terimakasih kak."
Setelah berkata demikian kami pun melangkahkan kaki keluar dari ruangan kelas dan menuju ke parkiran seperti biasa Muffy selalu menghantar ku pulang ke rumah.
Tiba di rumah kulihat nenek tengah sibuk melayani para konsumen. Bergegas aku membantu nenek melayani para konsumen karena tidak biasanya para konsumen mengantri dan terlihat kesal.
"Nenek duduk dulu! biar Lia yang tangani mereka."
Nenek pun membalas dengan mengangguk.
Aku dan Muffy langsung melayani konsumen dengan baik.
* * *
Beberapa jam berlalu akhirnya konsumen sudah berkurang dan langit telah berganti warna menjadi merah, menandakan hari sudah sore.
Aku pun menutup toko dan melangkah menuju ke kamar untuk mandi bersama dengan Muffy. Selesai mandi kami pun melangkahkan kaki menuruni anak tangga dan menuju ke meja makan untuk makan.
Saat aku sudah berada di meja makan aku tidak melihat nenek, karena biasanya nenek yang sudah pertama kali berada di meja makan menunggu kami untuk makan malam bersama.
Tetapi hari ini tidak, tiba-tiba hati ku merasa cemas dan aku mencari-cari nenek di ruangannya, di gudang tempat tepungnya dan terakhir di kamar nenek.
"Nenek!" Panggilku.
"Nenek?! Tidak!!"
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1