The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.48~ Aku memenangkan Permainan


__ADS_3

"Nenek!" Panggil ku kepada nenek yang sedang mengupas buah apel segar. Nenek pun menghentikan aktivitas nya dan menatap ku, aku pun dengan segera menghampirinya.


"Iya kenapa cu?" Tanya nenek.


"Nek, Lia ijin jalan-jalan bersama Muffy ya nek boleh?" Tanya ku pelan sedikit gugup.


"Boleh cu! asalkan jangan jauh-jauh!" Pinta nenek mengizinkan.


"Baik nek!" Jawabku.


Seraya mencium tangan nenek. Lalu aku pun melangkahkan kaki ku keluar menemui Muffy yang aku rasa sudah lama menunggu ku.


"Sudah?" Tanya Muffy ketika melihat ku keluar dari rumah.


"Sudah!" Jawabku cepat. Muffy pun mengangguk dan langsung berjalan menuju ke mobil nya dan aku mengikutinya.


Di dalam mobil.


Tiba di taman Muffy memarkirkan mobil nya di tempat khusus parkir mobil lalu mengambil ponsel nya mencoba menelpon Kelvin. Dan terdengar dari balik telepon suara Kelvin yang meminta Celia dan Muffy untuk menunggu nya, karena ia sedang dalam perjalanan menuju ke sana. Muffy pun mematikan telepon dan mencari tempat duduk untuk menunggu Kelvin.


Tidak berselang lama Kelvin langsung menghampiri aku dan juga Muffy di taman dekat air mancur.


"Maaf telah membuat kalian menunggu lama!" Ujar Kelvin.


"Tidak apa-apa Kel! kami juga baru tiba disini." Kata ku.


"Tunggu apalagi ayo kita jalan-jalan?!" Seru Muffy yang sudah tidak sabaran.


Aku dan Kelvin pun mengangguk secara bersamaan dan mengikuti ke mana arah Kelvin melangkah. Dia melangkah menuju ke arah mobil nya aku pun masuk ke dalam mobil milik Muffy dan duduk di samping kursi kemudi sedangkan Kelvin membawa mobil nya sendiri dan melaju ia menyuruh Muffy untuk mengikutinya dari belakang.


"Kita mau kemana Muf?" Tanya ku penasaran sambil menatap Muffy.


"Aku juga kurang tahu Cel. Mungkin saja dia mau mengajak kita ke bioskop atau yang lainnya." Jawab Muffy sambil fokus menyetir. Yang juga kurang tahu ia hanya menerka-nerka.


Aku pun menatap ke depan dan beberapa menit kemudian Kelvin berhenti di sebuah tempat yang belum pernah kami kunjungi nama tempat nya adalah The Vide Gras.

__ADS_1


Kelvin yang sudah turun dari mobil dan kami pun turun dari mobil mengikuti Kelvin masuk ke dalam. Di dalam ruangannya sangat estetik pertama yang aku lihat adalah terdapat pengunjung yang meminum kopi.


Kelvin pun menawari aku dan Muffy untuk meminum kopi yang terkenal di tempat ini. Dan aku pun mengiyakan, aku penasaran bagaimana rasa kopi di tempat ini.


Kelvin memesankan kopi kepada kami dan aku ikut lalu kami pun duduk untuk menikmati kopi. Saat aku meminum nya rasanya memang berbeda. Kemudian setelah meminum kopi Kelvin mengajak kami untuk bermain di tengah pohon rumput yang seperti labirin.


Permainan nya itu kita harus bisa mendapat sebuah kotak yang ada di tengah labirin dengan masing-masing menempati tempat yang berbeda. Jika kotak yang ada di tengah labirin kita dapatkan maka kita akan dapat mengunjungi tempat ini secara gratis.


Permainannya pun dimulai aku melihat dari kejauhan labirin nya sangat luas. Kami pun memulai berjalan menuju ke tengah labirin. Aku merasa sedikit kesulitan karena banyak sekali jalan yang harus aku lalui. Aku pun berusaha mengingat jalan menuju ke tengah labirin karena sebelum kami memulai permainan kami diperbolehkan untuk melihat dari atas labirin dengan menggunakan dron yang hanya beberapa menit.


Aku pun melangkahkan kaki ku terus walau ku temukan jalan buntu dan aku mencoba jalan yang lainnya. Dan tak kurasa aku mencapai tengah labirin dan aku menemukan sebuah kotak hadiah dengan rasa senang aku langsung mengambil nya dan keluar dari labirin.


Saat berjalan di labirin kita tidak boleh bersuara ataupun berteriak karena itu peraturannya. Dan sesampainya aku di luar labirin seorang yang memulai permainan pun berseru yang artinya hadiah sudah di dapat.


Muffy dan Kelvin pun keluar dari labirin beberapa jam dan mereka langsung terkejut dia tak menyangka kalau aku yang orang pertama yang memenangkan permainan. Karena tidak ada satu pun orang yang berhasil menemukan kotak di hadiah di tengah labirin tersebut.


Orang yang memulai permainan pun terkejut sama dengan Muffy dan juga Kelvin.


"Selamat ya nak kamu menang! bapak tidak menyangka kamu orang pertama yang berhasil memenangkan permainan labirin ini." Kata bapak pemilik labirin tersebut memuji ku, sambil memberikan hadiah yang tadi.


Lanjut bapak pemilik labirin. Aku pun membalas dengan mengangguk dan tersenyum. Dan sekali lagi aku mengucap kan terimakasih kepada bapak itu dan juga bersyukur kepada tuhan.


Setelah bapak itu meninggal kan ku Muffy dan Kelvin pun menghampiri ku dan memberi selamat kepada ku. Lalu Kelvin mengajak kami lagi menuju ke mall yang ada di tempat ini.


Aku pun mengiyakan dan mengekor di belakang Kelvin. Sampai di mall aku melihat pakaian yang banyak tergantung dan juga tangga-tangga yang bertingkat. Tak hanya pakaian saja ada emas, makanan, permainan, dan lain-lain.


Muffy mengajak ku untuk membeli baju aku pun mengiyakan dan memilih beberapa baju yang kebetulan diskon. Setelah memilih baju aku dan Muffy menuju ke meja kasir untuk membayar, aku memilih baju tiedy set warna biru muda dan blazer untuk aku berangkat kampus karena mengingat musim dingin akan segera datang.


Saat di meja kasir setelah Muffy membayar baju nya aku pun gantinya dan ketika aku ingin membayar belanjaan ku dengan kartu hadiah yang ku dapat tadi mbak kasir itu langsung memberikan ku barang belanjaan tanpa membayar. Dan aku langsung kaget, aku pun langsung bertanya kepada mbak kasir dan baru aku mengerti. Ternyata ketika aku menang permainan di labirin itu aku boleh membeli apa di tempat ini dengan gratis.


Muffy yang melihat ku mendapat belanjaan gratis langsung saja menyuruhku untuk berbelanja sebanyak-banyak nya lagi mumpung gratis. Aku pun membeli barang-barang lagi, kartu ini hanya bisa di pakai sehari saja dan besok nya tidak makanya aku membeli barang seperlunya lagi yang bisa dikatakan banyak.


Setelah memilih barang yang aku butuhkan aku kembali menuju ke kasir bersama dengan Muffy. Mbak kasir langsung membungkus barang belanjaan ku dengan tas besar (paper bag).


Seusai membungkus belanjaan aku pun mencari Kelvin yang tengah bermain di dekat are mall. Saat Kelvin melihat ku dan juga Muffy ia terkejut karena melihat kami sangat banyak membawa barang-barang, karena ia tidak pernah melihat seorang wanita membawa banyak belanjaan. Maklum Kelvin tidak pernah mengikuti mama nya belanja bisa saja mama nya Kelvin bisa belanja lebih dari belanjaan Celia dan juga Muffy.

__ADS_1


Muffy yang melihat Kelvin melongo hanya bisa menggelengkan kepala dan aku pun bertanya kepada Kelvin tentang perjalanan kita selanjutnya. Ia pun mengajak kami lagi menuju ke sebuah kolam renang yang ada di tempat ini.


Tadi nya aku berpikir kenapa Kelvin menyuruh kami untuk membeli baju. Aku pun sekarang mengerti dan di tiba di kolam renang aku melihat ruangan nya lebih estetik lagi. Sepasang kekasih yang tengah meminum jus sambil duduk di kolam renang mereka tengah mengobrol, tidak hanya itu ada juga anak kecil yang bermain di kolam renang yang di khusus kan. Aku melamun melihat itu semua dan Kelvin juga Muffy menyadarkan lamunan ku.


"Hei, kita tunggu apa lagi?!" Tanya Kelvin.


"Gak tahu." Jawab Muffy.


Kelvin pun menepuk jidat nya dan aku langsung tersadar dari lamunan ku.


"Ayo kita berenang! tapi sebelum itu aku menaruh barang belanjaan dulu. Ayo Muf!" Ajak ku antusias yang sebelum itu aku menaruh belanjaan di tempat khusus terlebih dahulu agar tidak basah terkena air.


Muffy pun mengangguk dan mengikuti ku.


Setelah menaruh barang aku dan Muffy menuju ke kolam renang.


Byurr


Kelvin yang sudah melompat dari papan lompat ke dalam kolam membuat seseorang yang melihat nya kagum. Kelvin yang melihat seseorang itu kagum menatap nya sambil tersenyum bangga.


"Humpp..baru begitu saja sudah sombong sebaiknya kau lihat aku!"


***


"Aaaaaa ! "


"Tidak !! "


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


Siapa kah yang terjatuh?


__ADS_2