
Celia masih penasaran dengan pengumuman yang tadi dibacakan oleh kakak dosen. Ketika Celia di dalam mobil, Muffy melirik Celia sekilas yang tengah melamun Muffy pun memperlambat laju mobilnya dan memberanikan diri untuk bertanya.
"Cel, kamu sedang mikrin apa sih?" Tanya Muffy sambil menyetir.
"Eng...gak...enggak kok Muf, hehe aku gak mikirin apa. Cuman aku penasaran aja, siapa yang sudah mendaftarkan kita, padahal jelas-jelas kan kelas belum diskusi?" jawab Celia heran.
"Ehh...iya juga ya Cel, kenapa aku gak kepikiran juga?"
"Yaudah lah Cel, kita jalani saja dan berusaha semaksimal mungkin untuk kelas kita" Ucap Muffy memberikan semangat.
Yang membuat Celia penasaran, karena kelas belum berdiskusi dan tiba tiba saja ia sudah ditunjuk untuk mewakili lomba. Celia sangat bersyukur karena ia bisa mewakili lomba bersama Muffy.
~ ~ ~
Lama di perjalanan akhirnya Muffy pun sampai di toko nek Tina. Ia memarkirkan mobilnya sesuai dengan garis jalan yang sudah disediakan. Dirasa nya sudah terparkir dengan baik mereka pun keluar dari mobil dan memasuki toko. Rencananya mereka akan berlatih untuk persiapan lomba.
Ting ting.
Bunyi lonceng dari pintu masuk toko membuat Nek Tina bangun dari tempat duduk nya di tempat kasir. Hari ini di toko nek Tina sedikit pengunjung yang datang, entah kenapa seperti itu.
"Wahh... cucu nenek ternyata sudah pulang" Sapa nek Tina senang.
"Iya, nek" Ucap mereka bersamaan seraya mencium telapak tangan nek Tina.
"Kok tumben pulang awal?" Lanjut nek Tina
"Iya nih nek, aku sama Celia terpilih buat ngewakilin lomba dalam rangka ultah kampus. Jadinya kami pulang lebih awal deh" Jelas Muffy
"Oh.... begitu ya cu, kalau boleh nenek tau lomba apa itu cu?"
"Lomba buat kue nek, sesuai dengan lezat dan Sehat" Sahut Celia.
"Baiklah cu, mari ikut nenek!" Ajak nek Tina menyuruh Celia dan Muffy mengikutinya. Celia dan Muffy pun mengekor dari belakang untuk mengikuti nek Tina yang menuju ke kamarnya.
Bittt!!! (Bunyi Tombol)
__ADS_1
Nek Tina memencet tombol tersembunyi di dalam kamarnya, tombol itu berwarna sama persis dengan dinding sehingga sulit untuk menemukan. Celia kaget, karena sebelumnya ia tak pernah tahu kalau di dalam kamar nek Tina terdapat tombol padahal dia sering merapikan kamar nek Tina disela-sela liburnya.
"Wow, menakjubkan" Kata kata yang tiba tiba keluar dari mulut Muffy karena takjub melihat ... dari arah luar.
"Ayo kita masuk!" Ajak nek Tina yang menoleh ke arah Celia dan Muffy yang melongo. Melihat mereka berdua seperti itu membuat nek Tina sedikit tersenyum, dan memanggil mereka berdua.
"Cu, kalian sudah selesai melongonya?" Tanya nek Tina.
"Ahh,.. iya nek maafkan kami" Jawab Celia sambil berjalan masuk.
"Benar nek, kami tak pernah menyangka kalau nenek punya tempat rahasia" Timpal Muffy sambil berjalan masuk.
"Maafin nenek ya cu, tidak memberitahu kalian berdua mengenai tempat ini" Ucap nek Tina sambil berjalan masuk.
"Nah, akhirnya kita sampai" Ujar nek Tina.
Celia dan Muffy masih memandangi seisi ruang rahasia milik nek Tina yang sangat menakjubkan baginya ia berkeliling melihat-lihat ruangan tersebut. Di dalam ruangan tersebut tampak sedikit berbeda dengan toko kue milik nek Tina, pasalnya toko miliknya yang bernuansa ala modern sedangkan ruang rahasia nya yang seperti bernuansa ala tradisional. Ruangannya yang cukup besar mampu menampung alat alat untuk membuat kue serta pelanggan yang datang sepertinya muat kira kira 10 sampai 15 orang. Semua perlengkapan untuk membuat kue tersusun dengan rapi, bersih dan juga lengkap.
"Cu Muffy, dan cu Lia ayo kesini!" Seru nek Tina memanggil mereka berdua yang melihat seisi ruangan itu. Mendengar panggilan nek Tina Celia dan Muffy segera berbalik dan mengarah ke tempat nek Tina berada.
nek Tina's bakery.
"Kalian sudah siap cu?" Tanya nek Tina sebelum memulai mengajari mereka membuat kue. Celia dan Muffy menghembuskan napas ringan
"Siap nek" Jawab mereka berdua kompak.
"Baik, pertama-tama tolong ambilkan nenek bahan-bahannya tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, garam, santan, daun pandan pisang dan daun pisang" Ucap nek Tina meminta tolong.
Mereka pun mengambil bahan-bahan yang diminta oleh nek Tina dengan segera tanpa banyak bertanya, toh mereka juga akan tahu nantinya.
Beberapa menit berlalu akhirnya mereka sudah membawa bahan bahan-bahan yang diminta, lalu nek Tina pun memulai dengan mengambil bahan-bahan tersebut satu- persatu untuk di takaran secukupnya di dalam baskom.
200 gr tepung beras, 100 gr tepung tapioka, 150 gr gula pasir, 1/2 sdt garam, 800 ml santan, 3 lembar daun pandan pisang 3 buah dan daun pisang potong
Setelah menakar bahan-bahan tersebut nek Tina mencampur bahan bahannya sambil menjelaskan dibantu oleh Celia dan Muffy yakni langkah pertama. Tepung beras dan tepung tapioka. Lalu merebusnya dengan santan, daun pandan, gula pasir, dan garam. Kemudian mengaduknya hingga mendidih agar santan tidak pecah.
__ADS_1
Langkah kedua. Setelah santan mendidih, matikan api, buang daun pandannya, biarkan santan agak hangat.
Langkah ketiga. Masukkan campuran tepung, aduk hingga tepung tercampur.
Langkah keempat. Nyalakan api kecil, aduk-aduk adonan agar tidak bergerindil. Setelah kalis, matikan api
Langkah kelima. Ambil 1 sdm adonan, beri isian pisang, tambahkan adonan lagi. Lipat, tata dalam panci yang sudah diberi air, kukus 30 menit. Dan langkah terakhir tinggal menunggu kue matang.
* * *
Beberapa menit menunggu akhirnya kue pun matang. Nek Tina segera membuka tutup panci, tampak Celia dan Muffy sudah tidak sabaran lagi untuk melihat hasil kue buatan mereka.
"Wahh, aromanya wangi nek. Begitu pula rasanya pasti gimana ya?" Puji Celia.
"Jangan ditanyakan lagi Cel. Ini kan buatan dari nek Tina yang sudah berpengalaman dalam membuat kue" Sambung Muffy.
"...Oh ya nek, kue ini namanya apa?" Tanya Celia. "Sebelumnya Celia tidak pernah membuat kue ini bersama ibu makanya Celia nggak tahu hehe..."
"Ini namanya kue nagasari pisang cu" Sahut nek Tina sambil mengambil satu persatu kue nagasari.
"Daripada penasaran rasanya, ayo kita coba" Ajak Muffy.
Mereka pun menuju ke meja makan dekat ruangan itu untuk mencicipi kue.
"Cara makannya gimana ini nek?" Tanya Muffy kebingungan membuka kue nagasari, karena dibungkus dengan daun.
"Begini cu" jawab nek Tina menunjukkan cara membuka kue nagasari sambil menjelaskan.
•
•
•
Tunggu episode selanjutnya ya🙆😍❤
__ADS_1
Bersambung.