TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
JEBAKAN IBLIS part 2


__ADS_3

Panglima Ranapati Merasa Heran Karena tangannya Di cekal Oleh Abiyan,.


''Ada Apa Tuan? Bukankah Tuan Ratu sudah mengizinkan Kita masuk!? " Ujar Panglima Ranapati dengan mengangkat sedikit Alisnya Pertanda Bingung dengan Tingkah Abiyan,


"Panglima, Apa Baginda Ratu Saudara Kandungmu? " Abiyan Balik bertanya Pada Ranapati yang semakin Terlihat Bingung., Namun Dia hanya menjawab dengan Mengelang,.


"Saya Tidak Ada hubungan Apa-apa Dengan Baginda Ratu, Dia semata-mata hanya junjungan Saya Tuan!? " mendengar Ucapan Panglima Ranapati Abiyan mengulum senyum,.


"Panglima dalam Gubuk Hanya ada Baginda Ratu seorang Diri,. Dalam Hidup Bukankah lebih Baik untuk mencegah Dari pada mengobati!? " Ucapan Abiyan Semakin Membuat Panglima Ranapati semakin Bingung,.


"Sungguh Saya semakin Tidak paham dengan Apa yang Tuan Maksud, Dan Bukankah Baginda Ratu Sudah membolehkan Kita masuk, Dan Ucapan Baginda Ratu Adalah titah yang harus hamba Laksanakan!? " Mendengar Jawaban Panglima Ranapati Abiyan Semakin memperlebar Senyumnya Abiyan Sadar Untuk membuat Orang Awam mengerti Hampir Sama Ketika meyakinkan Ikan Air tawar Jika laut Bisa membunuhnya,.


"Di dalam Gubuk Baginda Raja Wardana Suami sebagai suami tidak ada, Yang Ada hanya Baginda Ratu Yang seorang Wanita sekaligus istri Sedangkan Kamu Panglima Ranapati seorang lelaki Yang tidak ada ikatan darah dengan Baginda Ratu, yang artinya Bisa menimbulkan pikiran orang yang melitnya bertanya-tanya apa yang sedang mereka lakukan dalam rumah,Lalu Fitnah akan bertebaran yang tidak bisa kamu hindari meskipun alasan kuat yang kamu kemukakan, Dan Bagaimana mungkin Seorang Wanita dan seorang lelaki berada dalam Ruangan Yang sama sedangkan mereka tidak memiliki ikatan Apa-apa,.Bisa kamu bilang baik-baik saja Sedangkan Iblis punya seribu satu cara Untuk menghancurkan Manusia.!?" Mendengar Ucapan dan Petuah Abiyan Seketika Langkah kaki Panglima Ranapati langsur Surut ke belakang,.

__ADS_1


"Sungguh Tuan Pikiran Saya tidak sampai kearah itu!? " Abiyan Menepuk Bahu Ranapati,.


"Misalnya Seperti Ini, Panglima Sedang berada di dalam gubuk Itu, Lalu Ada orang yang melihat Panglima Berdua Dengan Baginda Ratu Dan kebetulan Orang Yang melihat kalian berdua Tidak Suka Dengan Tuan Panglima Atau semacam dendam kesumat,. Lalu Orang tersebut Melapor kepada Baginda Raja Jika Panglima Dan Baginda Ratu Berbuat Yang Tidak-tidak,. karena Raja sadar meningalkan Permaisurinya seorang diri, Baginda percaya Atas laporan itu,. Makanya Islam sangat menjaga Umatnya dari tipu daya Iblis yang terkutuk!? " Mendengar Penjelasan Abiyan seketika Panglima Ranapati menjadi bungkam dan keringat dingin Membasahi Bajunya Badannya bergetar membayangkan jika hal itu benar Terjadi Dan seketika Ranapati Bersujud,.


"Terima Kasih Tuan, Tuan sudah menyelamatkan Saya dari kebodohan, Pikiran saya tidak menjangkau hal itu, Sungguh Tuan begitu bijak Dalam memberi pemahaman akan Hal yang belum terjadi Tuan Benar Lebih baik mencegah dari pada mengobati,.!? " Abiyan Hanya tersenyum Dan Menarik Tubuh Panglima Ranapati untuk berdiri,.


Baginda Ratu Yang lagi di dapur merasa Heran Karena Panglima Ranapati dan Juga Abiyan Tidak masuk dalam Gubuk,. Dengan kendi di tangannya Ratu Dewi Ningsih Kembali Ke pintu Utama Gubuk itu.,


"Panglima Ranapati, Tuan Abiyan Kenapa Masih di luar? " Tanya Ratu Dewi Ningsih.


"Tuan Abiyan saya sungguh merasa sangat malu dengan kebodohon saya yang hampir saja menjatuhkan kehormatan Baginda Raja Terima kasih Tuan Sudah memberi kami Ilmu yang sangat bermanfaat Untuk bekal di kemudian Hari, Dan dengan Ini pula nantinya akan menjadi Hukum di Kerajaan Jayagara untuk menghindari Masalah yang akan ditimbulkannya!? " Abiyan Hanya mengangguk pelan Tanda salut pada keputusan Sang Ratu begitu pula Panglima Ranapati.,


"Saya Sangat Setuju Baginda Ratu, Jika Aturan itu di buat kelak Di Kerajaan Jayagara tidak ada lagi menyeleweng dari pasangannya!? " Ujar Panglima Ranapati dengan semangat membara,.

__ADS_1


Beberapa Saat kemudian Abiyan berdiri dan menuju parit Lalu mengambil Wudhu pertanda Waktu Shalat Magrib Telah tiba,.


"Baginda Ratu, Panglima Saya Permisi sebentar Mau Shalat Magrib!? " Ujar Abiyan Yang hanya di jawab Anggukkan Oleh Mereka berdua Sambil mengikuti langkah Abiyan dengan Tatapan Mata yang tidak lepas dari semua hal Yang di lakukan Abiyan, Dan mereka hanya bungkam Tanpa mengeluarkan Sepatah katapun,. Hingga Abiyan Selesai Shalat dan kembali melangkah Mendekati panglima Ranapati, Ratu Dewi Ningsih sebenarnya ingin banyak bertanya tentang Apa yang barusan di lakukan Abiyan Tapi dia Bingung Harus mulai dari mana,


Dan beberapa Saat kemudian dari Arah Kaki Bukit terlihat seseorang melangkah mendekati Bukit Kian lama kian jelas terlihat Jika yang Datang adalah Baginda Raja Wardana Pulang dengan Wajah Datar dan Sama sekali Tidak menyapa Panglima Ranapati Yang bersimpuh Ataupun Abiyan Yang Berdiri dengan Tenang,. Dengan Tatapan penuh selidik,. Raja Wardana Langsung masuk kedalam Gubuk dan di sambut Hangat oleh Dewi Ningsih Permaisurinya,.


Next


Apa Sebenarnya yang terjadi Pada Raja Wardana?


Nantikan Kisah selanjutnya,


Jangan Lupa Like Koment And Vote

__ADS_1


*************Terima Kasih**************


__ADS_2