TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
KACAU


__ADS_3

Suara hiruk pikuk dan pertengkaran di mana-mana terdengar begitulah yang terjadi di Berbagai Wilayah Kerajaan Jayagara, di mana Nilai Koin emas,perak dan lainnya sama sekali tidak memiliki harga,Bahkan sekarung koin emas tidak bisa membeli sekantong beras ataupun se ekor ikan hasil tangkapan nelayan,Warga mulai panik karena harta berlimpah yang mereka miliki tidak mampu membuat dapur ngepul,.


Bukan tanpa Alasan semua terjadi karena Petani Tidak lagi menjual hasil panenya karena mereka telah memiliki Harta yang melimpah, dan begitupun sebaliknya para Nelayan ataupun yang lainnya Bahkan banyak prajurit yang lebih memilih keluar dari kerajaan karena telah memiliki banyak harta,.hingga di wilayah Kerajaan Jayagara tidak ada satupun yang miskin,Namun hal ini bukannya membuat kehidupan Rakyat Jayagara hidup senang,Malah menjadi bumerang buat mereka, Petani yang semula bertani menanam sebanyak mungkin dan menjual hasil panen yang mereka miliki, Kini mereka hanya bercocok tanam secukupnya untuk lebutuhan mereka sendiri, bgitu pula dengan yang lainnya,.


Bahkan harta melimpah yang mereka miliki sama sekali tidak memiliki arti apa-apa, dan bahkan ketika itu Setiap warga sanggup melakukan apapun demi memiliki segenggam beras,.


Keadaan semakin tak terkendali Hampir setiap hari ada saja yang mati terbunuh dengan persoalan yang sama yaitu Tentang isi perut, beras dan jenis lainnya,.Pihak kerajaan di buat berpikir keras menghadapi situasiyang mencekam,bagaimana tidak hal serupa juga di alami pihak kerajaan di mana yang biasanya petani membayar pajak dengan hasil panen,kini mereka membayar pajak dengan koin emas seperti yang lainnya kelaparan Mulai menghantui jajaran pihak kerajaan karena Persediaan Beras dalam gudang hampir habis,dan hal ini membuat sang Raja Darawanti mau tidak mau harus turun tangan,


"Maha ratu yang agung,Apa yang harus kita lakukan keadaan bukan bertambah baik,malah semakin buruk,ini semua karena Maha Ratu mengabulkan semua keonginan Rakyat Jayagara!?" Ratu Darawanti menyampaikan keluh kesahnya pada Ratu Zalitun,

__ADS_1


"Saya memahami gundahmu Raja,tapi bukankah ini yang mereka semua inginkan,Dalam setiap pilihan harus ada imbalan yang harus mereka bayar!?" Ujar Ratu Zalitun dengan sikap yang tenang dengan santai duduk manis di atas tahtanya,.Namun jawaban Sang penguasa kegelapan Semakin membuat Ratu Darawanti semakin panik,.


"Tapi,Dengan begini bahaya kelaparan sudah pasti akan segera terjadi,meskipun dalam gudang emas menumpuk tapi sama sekali tidak bisa memberi dampak apa-apa,karena Tidak ada satupun petani yang mau menjual hasil panen mereka pada siapapun termasuk pada pihak kerajaan!! Apakah saya harus membuat peraturan baru untuk mewajibkan pajak,dari setiap Warga bukan lagi berupa Koin Emas, tapi di ganti dengan Hasil panen para warga!?" Ratu zalitun Tertawa mendengar ucapan Raja kerajaan Jayagara,.


"Biarkan saja seperti itu Ratu,Mulai besok umumkan pada semua rakyat kerajaan Jayagara, Jika semua Hewan yang berkeliaran di Wilayah kerajaan Jayagara adalah milik Kerajaan, dan tidak ada seorangpun yang berhak atas Hewan-hewan itu,.!?" Ucapan ratu semakin membuat Ratu Darawanti semakin bingung,dengan apa arti hewan dan bahaya kelaparan yang mengancam Rakyat kerajaan jayagara,.


"Ampun Yang Mulia Ratu agung, tapi sungguh saya tidak mengerti dengan maksud Tuan ratu yang maha agung,bagaimana caranya hewan-hewan itu bisa mengatasi bahaya kelaparan yang menghantui Kerajaan Jayagara ini!?" Ratu Zalitun semakin melebarkan senyumnya.


"Sungguh,Saya tidak pernah meragukan keputusan Ratu yang agung!?" Ujar Ratu Darawanti dengan pelan takut menyinggung Sang penguasa Alam semesta,

__ADS_1


"Saya,paham kegundahanmu Darawanti,Setelah keputusan itu kamu ambil, Sembelihlah beberapa Ekor hewan-hewan itu,dan barang siapa yang ingin menikmati gurihnya Daging, mereka bisa menikmati denngan menukarnya menggunakan Hasil pane mereka dan dari hasil pertukaran itu? Tuan Ratu bisa menyelesaikan Bahaya kelaparan yang bakal terjadi karena semua pihak akan di untungkan dengan hasil itu.,


"Sungguh Ratu, saya semakin tidak mengngerti!!?".,


"Lakukan saja,seperti apa yanv sudah saya katakan,.!!?" Titah Ratu zalitun dengan tenang.


Ratu Darawanti tidak berani membantah keputusan sang Ratu kegelapan.


Next

__ADS_1


Apa yang akan di lakukan Ratu Darawanti,?Akankah semua berjalan sesuai dengan apa yang dia pikirkan.,


__ADS_2