TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
JEBAKAN IBLIS part 8


__ADS_3

Ratu Dewi Ningsih Yang belum mengerti Dengan apa yang telah terjadi yang sesungguhnya Mengapa dia tiba-tiba terbangun Di tempat lain padahal Jelas-jelas Sebelum ingatannya Hilang dia sedang menjamu Suaminya Raja Wardana, Namun melihat Sikap Suaminya Biasa Saja Dewi Ningsih mengurungkan Niatnya untuk bertanya Lebih Jauh,.


Suasana hangat tiba-tiba menjadi Tegang ketika di depan Pintu berdiri Seorang Yang membuat Semua Terbelalak Tak percaya dengan Apa yang ada di hadapan Mereka,.


"Dewi Ningsih, kenapa kamu meningalkan aku Tidur sendirian Di Gubuk!? " Ujar Lelaki itu Yang ternyata Adalah Raja Wardana,. Dewi Ningsih Yang sedang memeluk Suaminya Langsung terperangah Tak percaya dengan Pandangannya, Sedangkan Raja Wardana Langsung berdiri dan menunjuk Kearah Raja Wardana,.


"Kamu Siapa!? Berani mengaku sebagai Raja Wardana!!? " Umpat Raja Wardana dengan Geram,.


"Saya Raja Wardana Penguasa kerajaan Jayagara, Seharusnya Saya yang bertanya Kamu siapa, Berani mengelabui Permaisuri Kerajaan Jayagara, Dengan menyamar menjadi Raja Wardana,!!? " Balas Raja Wardana mengumpat Raja Wardana membuat Dewi Ningsih langsung mundur beberapa langkah ke Arah Abiyan dan Panglima Ranapati


"Yang mana sebenarnya Raja Wardana yang Asli!? " Ranapati menyela perseteruan Dua Raja Wardana yang Sama-sama mengakui Kalau Salah satu dari mereka Adalah Asli,.

__ADS_1


"Saya Raja Wardana yang Asli,!!? " Jawab keduanya Berbarengan membuat Panglima Ranapati semakin bingung Karena keduanya Nyaris tak bisa di bedakan,.


"Tenang Saya bisa membedakan Mana Raja Wardana yang Asli dan mana yang Palsu, Paman Ranapala tolong Sediakan Saya dua kendi Air Putih!? " Ujar Abiyan yang ikut Menyela perdebatan ke dua Raja Wardana, Ranapala dengan segera mengeluarkan Dua kendi Berisi Air putih Dan dia letakan di atas meja,.


"Apa yang Akan Tuan Lakukan dengan Air putih ini!? " Tanya Ranapala Bingung dengan Tujuan Abiyan, Mendengar pertanyaan Ranapala Abiyan Hanya tersenyum lalu kembali menatap Kedua Raja itu,. Lalu Abiyan mengeluarkan Sekantung Serbuk dan mencampurkan serbuk itu kedalam kedua gelas itu,.


"Dalam Kendi Ini, Saya menuangkan Bubuk beracun, Seorang Raja yang Arif Rela mengorbankan Segalanya demi kehormatan, Siapa yang berani meminumnya Dialah Raja Wardana yang sesungguhnya dan perlu kalian Berdua ketahui Racun ini saya dapatkan dari penghuni Dunia Tengah, Dan keampuhan Racun Ini bisa membunuh Semua Mahkluk dengan Satu tegukan Saja,!? " Mendengar Ucapan Abiyan semua Yang ada di situ langsung tersentak kaget dengan keputusan yang di ambil Abiyan yang menurut mereka sangat berbahaya,.


"Apa kamu, Gila Anak muda mana mungkin dengan jalan kematian Kita harus membuktikan Mana yang asli dan mana yang palsu!? " Ujar Raja Wardana yang sedang berdiri di depan Pintu, sedangkan Raja Wardana yang sedang berdiri Di samping Kades Ranapala Hanya terdiam, Dan lebih memilih Mati di banding Harus dianggap Menjelma sebagai Raja Wardana palsu,.


"Bagaimana,!?Siapa Yang berani Minum duluan, Tenang Saja Racun ini, memiliki Penawar Yaitu kejujuran,!? " Mendengar Ucapan Abiyan Raja Wardana yang Berada di samping Ranapala Langsung bangkit Dan tanpa Ragu langsung meneguk Habis isi dalam kendi yang telah bercampur Racun,.

__ADS_1


Gluk,. gluk..gluk


Aghhhhhhhhhhhhhhhhh


Seusai menegak habis isi dalam kendi itu, Selang beberapa saat kemudian Raja Wardana Seketika Memegang tengorokannya, Membuat semua yang berada di situ menjadi semakin Panik karena melihat Raja Wardana langsung Rubuh dan terbaring tak bergerak,.


"Lihat Dia tidak jujur sehingga Meminumnya langsung Mati, Ini semua membuktikan Kalau saya adalah Raja Wardana yang sebenarnya, Jadi tidak perlu saya Meminum Air dalam kendi Itu karena jawabannya Sudah pasti sayalah Raja Wardana yang Asli!? " Mereka Semua yang berada di situ sungguh tak percaya dengan Apa yang telah terjadi, Ternyata mereka telah di kelabui Oleh orang yang menyerupai Raja mereka, Sedangkan Abiyan Hanya tersenyum dan Menatap lekat Raja Wardana yang berdiri di ambang pintu.,


"Dewi Ningsih, Mari kita pulang!? " Ujar Raja Wardana Sambil melirik Pada semua yang ada di situ karena Dia berhasil membuktikan jika Dirinya Adalah Raja Kerajaan Jayagara yang Asli,. Dengan perasaan campur Aduk Dewi Ningsih Melangkah hendak Menuju Di mana Raja Wardana berdiri.,


"Tunggu,Ratu Permainannya belum Selesai!? " Ujar Abiyan sontak Menghentikan langkahnya,.

__ADS_1


Next,


Jangan Lupa Like coment and Vote,


__ADS_2