TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
JEBAKAN IBLIS Part 5


__ADS_3

Dari dalam gubuk keluar Seorang Gadis Anggun Laksana Bidadari, Raja Wardana dan Panglima Ranapati Tersentak karena yang keluar dari dalam Gubuk Bukanlah Dewi Ningsih Permaisuri Sang Raja,.


"Apa yang sudah terjadi? Di mana Istriku!? " Ujar Raja Wardana dengan Panik,.


"Istri Baginda Raja, Di tempat Yang Aman, Sesungguhnya Tuan Sudah terpedaya Dengan Iblis Yang bernama Gholum, Biar Tidak bingung Saya Akan menceritakan Apa yang sebenarnya sudah terjadi Pada Tuan, Entah di mana Tuan bertemu dengan Iblis itu Tapi yang jelas Tuan menyetujui Syarat yang Iblis itu Berikan,. Dan Kalau tidak salah Pastinya Tuan Baginda Melakukan semacam ritual pemujaan,. yang membuat Iblis itu dengan mudah mempengaruhi Alam Bawah Sadar Baginda Raja, Sesungguhnya Yang Pulang Kerumah Saat matahari Terbenam Bukanlah Baginda Raja, Tetapi Gholum Dengan meminjam Rupa Raga dan wajah Tuan,. Untuk menyamarkan Perbuatannya Di membuat Ilusi Pada pikiran Tuan Seakan-akan Tuanlah Yang Pulang Pada Malam itu, Syukur Alhamdulillah Allah SWT Masih Melindungi Baginda Raja dari Segala keburukan Tipu daya Iblis itu,Hingga Allah menuntun Saya dan Panglima Ranapati Untuk melindungi Ratu Dewi Ningsih, Dari Gholum, Saya sudah menaruh curiga Dari Bau yang keluar dari Tubuh yang menjelma menjadi Baginda Raja, Makanya Saya menukar Ratu Dewi Ningsih dengan Maasauth Salah Satu Raja Jin Yang Alhamdulillah sudah memeluk agama Islam!? " Ujar Abiyan Yang seketika Wanita Cantik Bak Bidadari itu berubah Menjadi Jin Maasauth Yang langsung Dengan Cepat berpindah Posisi Tepat berada Di belakang Abiyan,. Yang membuat Kedua Orang itu semakin tersentak,.


"Bagaimana Mungkin Tuan Abiyan, Sedangkan Semalaman Sejak datang kemari sampai Pulang Dengan Jelas Saya Melihat Ratu Dewi Ningsih, Masuk dan Menutup Pintu, Dan setelah Itu kita berdua Pulang Dan sejak Saat itu Tuan Abiyan tidak Pernah K Mana-mana!? " Ujar Panglima Ranapati semakin Bingung karena Sama sekali dia Tidak melihat Ada perubahan Ataupun ada gerakan Yang menurutnya Aneh, Satu-satunya yang Terlihat aneh pada malam itu Hanyalah perubahan Sikap Raja Wardana,

__ADS_1


Raja Wardana mulai Menata pikirannya Membayangkan Setiap kejadian yang telah di laluinya Dari rumah mencari Perlengkapan Yang tiba-tiba muncul begitu saja, Perapian yang masih menyala, Jika memang benar dia yang Pulang, Bagaimana mungkin dia Sanggup mengabaikan Orang Yang sudah memberinya Hidup kedua,.


"Panglima Ranapati, Sesungguhnya Kehendak Allah SWT seringkali Tak terduga dan Sulit diterka Oleh akal sehat ,Terkadang Kita tidak bisa melihat Dengan Mata kepala kita Namun mata bathin kita Melihat kebenarannya, Sama Seperti Udara kita Bisa melihat Bahkan mengengamnya tapi kita bisa merasakannya Begitulah Tanda kecil dari Keberadaan Allah Serta Kuasanya dan Semua yang Sudah Terjadi Adalah semua Atas kehendaknya!? " Mendengar penjelasan Abiyan Membuat Panglima Ranapati semakin Yakin Untuk mengikuti keyakinan Abiyan Yang begitu nyata Yang sudah sejak Lama di carinya,. Dan hari ini dia mendapatkan Jawabanya Sedangkan Raja Wardana, Langsung Luruh ketanah, Setelah semua Pikirannya kembali Jernih,.


"Bagaimana Mungkin, Saya tega Menyerahkan Mahkota Permaisuri Untuk di nikmati Orang Lain yang bukan Suaminya, Penguasa Jagad Ampuni kesalahan Hamba yang begitu bodoh terpedaya dengan Tipu daya Setan,.!?" Ujar Raja Wardana dengan Air mata Yang langsung Tumpah dari sudut kedua Bola matanya,


"Kita Hanya Manusia,Yang punya Nafsu Yang akan terus menuntun Kita pada Kesalahan., Tapi Percayalah Allah Maha Pengampun, Tidak Perduli bagaimana Cara kamu menyembahnya, Allah SWT pasti Akan memberi petunjuk Pada mereka Yang selalu Bersyukur, Dan memohon hanya kepada Dia Yang Satu, Tidak Beranak dan tidak di peranak Dialah maha Pencipta Langit dan bumi Beserta seluruh yang Ada si dalamnya!? Mendengar Ucapan Abiyan Tangis Raja Wardana makin dalam dia bersujud Pada Bumi yang selama ini Hanya Di pijaknya saja,.Raja Wardana Bersujud bersyukur Dia melakukan gerakan Itu hanya Sebagai Naluri namun Lain halnya Yang berada dalam pikiran Panglima Ranapati, Itu Semakin Membuatnya tambah Yakin dengan Apa yang pernah Tuan Abiyan Bahas Sebelumnya.,

__ADS_1


"Tuan Pangeran, Tugas saya Sudah Selesai,. Saya pamit Undur Diri Asalammualaikum!? " Pamit Masauth Lalu menghilang dari tempat itu, Dan itu pula yang membuat mereka semakin Terperanjat,.


"Waalaikum'salam!? " Jawab Abiyan dengan Bibir tersenyum dan mengangguk pelan, Merestui kepergian Raja Masauth,.


"Tuan, Istri Saya Ada Di mana!? " Ujar Raja Wardana dengan suara Yang sendu.,


"Tempat Ini Sudah tidak Aman Untuk Baginda Raja dan Permaisuri, Istri Tuan Ada Su rumah Kepala Desa Ranapala, Sebaiknya Tuan segera menemuinya Sebelum Ratu Bangun Dari Tidurnya,.!? " Ucapan Abiyan sontak Membuat Panglima Ranapati Geleng-geleng kepala Sungguh dia Seperti berada dalam Alam mimpi. Dan hanya bisa bungkam dengan Apa yang Sudah terjadi dalam waktu yang terlalu singkat,.

__ADS_1


__ADS_2