TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
DARAH


__ADS_3

Peti yang membelenggu Ratu Zalitun belum juga bisa terbuka berbagai upaya sudah diakukan oleh Mahapatih Tantra namun semuanya gagal lalu dia teringat tentang pedang yang di beri nyi wilarang.


"Mungkin Peti ini yang di maksud penguasa hutan hujan abadi? " Mahapatih Tantra berguman sambil mengambil pedang titipan Suta Aji dan menghunus nya Cahaya terang keluar dari pantulan Sinar pedang itu, Jelas terlihat jika pedang itu begitu sangat tajam dan juga kokoh. Semua orang yang berada di tempat itu berdecak kagum melihat keindahan pedang yang berada di tangan Mahapatih Tantra.


Whusssssssaa


ctasssss!!!


Dwuarrrrr!!!!


Ayunan pedang yang di genggam Tantra menghantam tali pengikat Peti itu dan menimbulkan suara Ledakan yang teramat Dasyat Hingga membuat Benda-benda yang berada di sekelilingnya berhamburan karena gelombang kekuatan yang di timbulkan pedang itu. Tantra begitu yakin jika pedang itu telah berhasil memutuskan tali pengikat peti itu,. Terlihat jelas dengan senyuman yang terukir di bibirnya, Namun lagi-lagi Tantra terke siap karena Pedang sakti yang di gengamnya sama sekali tidak bisa membuat goresan pada tali itu,.


Sementara itu Jauh dalam hutan belantara Suta Aji Alias Nyi wilarang sudah merasakan hal yang aneh sedang terjadi,


Cek lek!!!


Duarrrrr!!!!

__ADS_1


Petir menyambar menghantam Kolam darah hingga percikan nya menyembur kemana-mana,.


"Suta Aji, Sepertinya Pedang Triloka sedang di gunakan Apakah penguasa kegelapan telah muncul kepermukaan!? " Ujar nyi wilarang yang hanya bisa di dengarkan oleh Suta Aji karena suara itu bermain dalam benaknya,.


"Bukankah kita sudah mengingatkan pada Tantra jika kelak dia menemukan seperti apa yang telah diramalkan kenapa sampai saat ini dia tidak memberi Kita laporan!? " Belum Kering bibir Suta Aji alias Nyi wilarang berujar dari jauh terdengar suara memanggilnya,.


"Nyi datanglah saya, sungguh tidak mengerti dengan kekuatan yang di miliki Pengikat peti ini!" Suara itu terdengar dalam Bathin Suta Aji yang langsung tertawa dan seketika menghilang dari tempatnya duduk yang hanya menyisakan para gundiknya yang hanya melongo kebingungan,.


"Mahapatih Tantra, Apa yang membuatmu memanggilku kemari!? "


"Ampun, Nyi Mungkin peti ini yang Nyi maksud tapi, Tebasan pedang yang Nyi berikan pada saya sama sekali tidak berhasil memotong tali pengikat peti itu, apa ada yang salah!? " Mendengar jawaban Mahapatih Tantra Nyi wilarang sedikit mengernyitkan dahinya lalu meraih pedang Yang di genggam Oleh Tantra, lalu dengan memusatkan separuh tenaga dalamnya dalam pedang itu dan dengan Segera mengayunkan nya,.


Whussss!!!


Ctasssss?!!!


Duart!!!

__ADS_1


hempasan pedang itu menghantam Peti hingga kembali menimbulkan ledakan dasyat, Namun Tali itu sama sekali tidak tergores membuat Nyi wilarang terke siap,. Lalu dia mencoba kembali menyalurkan semua tenaga dalam yang di miliki nya dan langsung mengayunkan kembali dengan kekuatan Penuh,.


Whussss!!!!!


Duarrrrr!!!!


Ledakan besar kembali terjadi di mana Orang-orang yang berada di tempat itu menjadi terdorong ke belakang karena dasyatnya ledakan yang di timbulkan Gesekan pedang Triloka itu, Namun kembali Nyi wilarang dan Sura Aji terkesiap karena sama sekali Tebasan pedangnya tidak memberi dampak apa-apa,.


"Soca Kencana sepertinya Salah akan kekuatan pedang ini, Buktinya hanya untuk memutuskan seutas tali Pedang ini sama sekali tidak sanggup!? " Ujar Suta Aji sambil memperhatikan tiap sisi pedang yang ada dalam genggamannya,.


Whussssssss!!!!!


Angin tiba-tiba bertiup kencang bersama munculnya sesosok makhluk berkepala Harimau bertubuh manusia. Yang membuat semua yang berada dalam ruang istana menjadi begidik ngeri.,


"Pedang itu, Butuh darah mereka yang masih suci., darah mereka dapat membuat pedang itu Menjadi sangat sakti!? " Ujar Mahluk Aneh yang tiba-tiba muncul itu.


"Darah! suci? " Gumam Nyi wilarang

__ADS_1


"Yah darah Suci!? Darah dalam kolam yang kamu ciptakan masih kurang sembilan jadi untuk membuka Aura kehebatan pedang Triloka itu kalian butuh sembilan Darah suci.!? " Ujar Mahluk itu dengan suara mengema


__ADS_2