
Gema Azan pagi berkumandang memecah keheningan Alam,. Suara merdu dan lembut melantunkan Ayat-ayat yang tersirat dalam Al-quran membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi Terhipnotis akan kemerduan dan keindahan lantunan yang keluar dari bibir Abiyan.,
"Galang Apa yang sedang Tuan Abiyan kerjakan, Gerakannya begitu indah dan lantunan kalimat yang dia ucapkan meskipun tidak Saya pahami tapi mampu membuat jiwa saya bergetar, Sungguh Ini hal pertama yang saya lihat dan Rasakan sepanjang Hidup Saya,?" Ujar Martapura Dengan suara berbisik pada Galang yang terlihat mematung menyaksikan Apa yang sedang Abiyan Kerjakan,.
"Shutttt, Kita lihat saja nanti Apa kamu tidak merasa Aneh Dengan Sunyinya Alam, Seakan Angin berhenti Berhembus Bahkan Suara kokokan Ayam jantan Sama sekali Tidak terdengar? " Ujar Galang dengan suara yang tak kalah pelan Dari Suara Martapura, Yang langsung bungkam dan Hanya ikut mematung seperti yang lainnya menunggu hingga Abiyan menyelesaikan Kegiatannya,.
"Asalamualaikum warahmatullah" Abiyan Menoleh ke Kanan.,
"Asalamualaikum warahmatullah" Dan Abiyan menoleh ke kiri, Sontak
Kukuruyuk... kukuruyuk.. kukuruyuk
terdengar suara kokokan Ayam Jantan saling bersahutan seakan Semangat menyambut pagi yang cerah,.
Setelah Selesai Berzikir memuji keagungan Sang Pencipta Dan Berdoa Untuk terhindar dari segala tipu daya Setan yang terkutuk., Abiyan bangkit dan melangkah mendekati Ke lima orang yang nampak menatapnya penuh tanda Tanya,.
"Apa yang tadi Tuan kerjakan, Apa yang tadi Tuan Baca adalah semacam mantra Atau apa Tuan!? " Abiyan tersenyum simpul mendengar pertanyaan Panglima Ranapati yang memang sejak semalam Sudah penasaran dengan Abiyan,.
__ADS_1
"Tadi, Saya Sedang mengerjakan Shalat, Salah satu Hukum Wajib Dalam Islam!? " Ujar Abiyan Singkat.,
"Apa itu Shalat Tuan? " Cecar Galang yang tak kalah penasaran,.
"Shalat Adalah bentuk Rasa syukur kita kepada sang Pencipta,. Allah berfirman dalam ayatnya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS al-Ahzab: 56) Namun, apa maksud dari Allah SWT bershalawat untuk Nabi? Ternyata, makna shalawat di sini ialah rahmat dan kasih sayang. Meski dalam bahasa Indonesia shalat dan shalawat memiliki makna yang berbeda, tetapi dalam bahasa Arab mereka berdua memiliki arti yang sama. Bedanya shalat adalah bentuk tunggal, sementara shalawat bentuk mashdarnya.!? " Ujar Abiyan dengan sabar memberi penjelasan kepada mereka yang belum mengenal Tuhannya.,
"Ampun Tuan Bukanya Saya lancang, Saya ingin bertanya pada Tuan, Siapa Tuhan Yang Tuan Sembah!? " Tanya Martapura dengan mimik Serius karena selama ini mereka menyembah Alam beserta seluruh apa yang menurut mereka layak di sembah seperti Gunung Laut bahkan pada Angin.,
"Allah SWT Yang menciptakan langit Dan Bumi beserta isinya, Apa kalian tidak merasakan betapa kuasanya Allah SWT berfirman dalam Al-quran Surat Ar Rum Ayat 30 "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." Fitrah insani yang kerap kali tampa sadar kita lakukan yang lmmengakui eksistensi Allah. Tiada yang menyimpang dari fitrah yang suci ini melainkan orang yang telah mengikuti bujuk rayu setan. Pengaruh setan menyebabkan seseorang terhalang untuk mengikuti fitrahnya yang suci.
Setiap orang merasakan dalam fitrahnya, bahwa ia memiliki Tuhan pencipta dan ia merasa sangat memerlukan pertolongan-Nya dalam kondisi terjepit. Kedua tangan tertengadah, hati tertuju dan mata mendongak ke langit memohon bantuan dari-Nya" Ujar Abiyan membuat Kelima orang yang Ada di hadapannya diam-diam mengakui semua hal yang kerap kali mereka lakukan ketika menghadapi beban yang sangat berat, Atau sedang Menghadapi Masalah,
"Kebenaran Hanya milik Allah SWT, kita hanya manusia, Yang hanya bertumpu Pada Apa yang terkandung Dalam Al-Quran dan Al-Hadis Nabi Besar Baginda Rasulullah Muhammad SAW,.!? "
Dari kejauhan Terlihat Bayangan Hitam berkelebat Meninggalkan Gubuk Tatapan mata Bathin Abiyan mampu menangkap jelas Mahluk itu telah pergi meninggalkan Gubuk,. Abiyan Hanya mengulum senyum,.
"Martapura, Kalian Selesaikan, melanjutkan pekerjaan Ini, Saya dan Panglima Ranapati hendak mengunjungi Baginda Raja di gubuknya!? " Ujar Abiyan Sambil berdiri Dan melangkah pergi di ikuti Oleh Panglima Ranapati yang penasaran dengan Apa yang terjadi selanjutnya.,
__ADS_1
Selang beberapa Saat kemudian Mereka telah Sampai Di depan sebuah Gubuk di kaki bukit Lintang,. Gubuk itu nampak sepi Tidak terdengar Suara orang yang beraktifitas dalam Gubuk itu, Padahal Mentari Sudah mulai menampakan Sinarnya,.
"Apa Ratu Dewi Ningsih belum bangun!? Kenapa sepi sekali!? " Belum Sempat Abiyan Menjawab Dari Arah bukit kecil Gunung Lintang Terlihat seorang lelaki dengan Wajah Lesu melangkah pasti berjalan ke arah mereka berdua,.
"Ranapati,. Dan Kamu Tuan Penolong? Apa. kalian Sudah Lama sampai kemari, Kenapa Kalian tidak Masuk bukankah di Dalam Ada Istriku Dewi Ningsih!? " Raja Yang sama sekali belum menyadari Apa yang terjadi sebelumnya,.
"Ampun Tuan Baginda Raja, Apa semalaman Tuan tidak Pulang!? " Mendengar Pertanyaan Panglimanya Raja Wardana semakin Bingung sebab menurut Ingatannya semalam dia pulang Tidur Di samping Dewi Ningsih istrinya,.
"Saya Semalam Pulang, Namun Karena letih Saya langsung Tertidur dan terbangun di puncak Gunung Lintang, Sebenarnya Apa yang terjadi!? " Ujar Raja Wardana dengan kebingungan,
"Tuan melangkah Sudah terlalu jauh membiarkan Iblis mengendalikan pikiran Tuan!?'' Ujar Abiyan dengan tenang
Lalu Pintu Gubuk Tiba-tiba terbuka Dan seorang wanita keluar dari dalam Gubuk seketika Baginda Raja Wardana dan Panglima Ranapati langsung tersentak,.
Next,..
Apa yang membuat mereka Berdua tersentak?
__ADS_1
Jangan lupa Like Coment and Vote