
Angin berhembus semilir membelai dedaunan, mengantarkan langkah ratusan Warga yang menyelinap menghindari kejaran pasukan Kerajaan Jayagara,
"Mahapatih, saya jelas melihat mereka kearah sini, tapi aneh mereka seperti menghilang dalam kegelapan!? " Ujar Tariq sambil menujuk satu arah dan mengibaskan belukar yang menghalangi langkah mereka.
"Apa kamu yakin? sepertinya mereka tidak lewat sini, lihatlah belukar yang lebat itu seperti tak tersentuh,mana mungkin mereka lewat di situ!? " Ujar Mahapatih Tantra dengan penuh keyakinan.
"Tapi Mahapatih saya jelas melihat seseorang menyelinap lewat sini! " Ujar Tariq bersikukuh, membuat Tantra sedikit merenung karena dia tau jika Tariq fidak mungkin salah melihat, namun jika melihat dari jejak sama sekali tidak terlihat.,
"Kamu mungkin benar, kalau begitu kita memutar untuk menghadang mereka!? " Ujar Mahapatih Tantra dan langsung, melangkah di ikuti Beberapa prajurit dan dua Bawahannya Tejo dan Tariq,
Setelah memutari hutan hasil yang mereka peroleh tidak membuahkan hasil, mereka sama sekali tidak menemukan apa-apa.
__ADS_1
"Aneh, mereka sama sekali tak terkejar. Coba kalian susuri bagian dalam hutan itu? saya yakin mereka pasti bersembunyi diantara semak belukar itu!? " Titah Mahapatih Tantra memberi perintah pada seluruh pasukan yang di bawanya, dan dengan segera mereka semua menyebar menelusuri hutan mencari keberadaan Warga yang mencoba melarikan diri dari Kerajaan Jayagara.,
Selang beberapa saat kemudian,
"Ampun Tuan Mahapatih, semua tempat kami tah susuri namun hasilnya kosong!? " Lapor sLah seorang prajurit, begitu pula dengan Tejo dan Tariq yang baru keluar dari dalam semak belukar dengan wajah yang penuh tanda tanya,.
"Mereka pasti belum jauh, cepat cari dengan lebih teliti, jangan sampai lolos kalau ketemu langsung habisi saja jangan kasih ampun!? " lanjut titah Mahapatih Tantra dengan sajah geram, membuat seluruh pasukan yang dia bawa tidak ada satupun yang berani bersuara bahkan Tejo dan Tariq, langsung bergegas mengejar para warga yang melarikan diri itu,.
Bukan tanpa sebab Banyak warga yang lebih memilih kabur dari Desa mereka yang berada di bawah titah kerajaan Jayagara, semua karena mereka yang memiliki pikiran jernih, tidak setuju dengan peraturan baru yang di keluarkan pihak kerajaan Jayagara, Yang mengharuskan Rakyatnya membayar pajak lebih besar dari sebelumnya, di tambah lagi pihak kerajaan mendukung, Pemerkosaan Mahluk kasat mata sebagai titisan penguasa semesta,
"Apa sebenarnya yang telah terjadi dengan hutan ini, Rasanya hutan ini menjadi begitu asing!? " Celoteh seorang prajurit yang ikut mengejar Penduduk yang melarikan diri padahal sejak kecil dia sudah akrab dengan hutan yang mereka masuki, Sedangkan Mahapatih hanya terdiam dan merenung memikirkan kejanggalan itu,
__ADS_1
"Hari hampir gelap sebaiknya kita kembali ke kerajaan Jayagara sekarang dan perintahkan kepada seluruh pasukan untuk memperketat penjagaan Tiap Sudut wilayah kerajaan jangan sampai kejadian ini terulang kembali!? " Titah Mahapatih Tantra pada seluruh pasukan yang dia bawa, dan merekapun kembali membawa kegagalan.,
"Tuan Guru, Pengungsi datang terus menerus, apa yang harus kita lakukan saya takut kita kekurangan Stok makanan dalam gudang!? " Ujar Martapura yang ikut berdiri melihat para Rombongan pengungsi yang terus berdatangan,
"Paman tidak perlu kuatir Allah tidak akan membiarkan Hambanya Mati dengan begitu mudah, perbanyak berdoa Allah pasti memberi kita jalan keluar Untuk masalah yang kita hadapi saat ini, dan yakinlah Allah SWT itu maha kaya, Biarkan mereka menikmati Tiap tetes anugrah yang kuasa,.!? " Ujar Abiyan dengan tenang dan bibir yang mengulum senyum,.
"Asalamualaikum Tuan Guru, Di gudang persediaan Gabah dan Ubi hanya cukup untuk malam ini saja, Apa yang harus kita lakukan Tuan Guru!? " Ranapati Tiba-tiba datang melaporkan keadaan gudang yang hampir kosong, Namun Abiyan hanya menanggapi dengan senyuman Manis dan sikap yang tenang,.
"Waalaikum salam Paman Ranapati, Bersabarlah Allah pasti punya cara tersendiri untuk bisa menolong kita, Percayalah Allah itu Maha Kuasa, Maha Kaya perkara mudah baginya untuk masalah sekecil ini!? " Ujar Abiyan yang mampu membuat Ranapati dan Martapura sedikit tenang, mereka berdua Percaya jika abiyan pasti punya jalan keluarnya,.
"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali engkau yang menjadikannya mudah. Engkaulah yang menciptakan kesulitan ketika engkau berkehendak mudah. Semoga masalah yang menggelayuti kita semua bisa segera hilang, berganti dengan kebahagiaan. Amin!? " Doa Abiyan dan Juga di aminkan oleh Ranapati dan Martapura yang kebetulan mendengar doa yang di lafaskan Abiyan.
__ADS_1
Langit tiba-tiba bergemuruh petir menyambar Silih berganti, angin berhembus dengan kencang daun-daun berguguran Seluruh warga dan pengunsi menjadi Panik namun Abiyan tetap berdiri dengan tenangtenang, .
Next