
Gholum yang berdiri tepat di belakang Abiyan yang menghalangi Serangan Somali,. Gholum yang Baru saja di selamatkan dari serangan mematikan Somali Bukannya berterima Kasih malah mengambil kesempatan dalam Kesempitan,. Karena merasa memiliki Peluang Besar untuk dapat menyerang Abiyan Secara diam-diam, Akan memberinya kesempatan untuk membalas Sakit Hatinya karena semua rencananya Gagal total Karena Abiyan ikut campur dalam Semua Urusannya,.
Somali Yang sempat melihat Gerak gerik Gholum yang Terlihat mencurigakan berusaha Mengingatkan Abiyan Agar berhati-hati, Namun Belum sempat Somali melakukannya, Gholum Sudah melancarkan serangan Dengan Tujuan langsung membunuh Abiyan.,
"Awas Tuan!!! " Pekik Somali. Ketika melihat dengan Jelas Gholum mengeluarkan Jurus mautnya,.
Hiyaaaaaaaaa
Whuuuuuuut
Shrettttttttt
crackkkkkkkk
__ADS_1
Aghhhhhhh!!!
Gholum yakin serangannya Tidak akan bisa di hindari Abiyan,. Somali Menatap tak berkedip begitu Juga dengan Panglima Ranapati dan Kades Ranapala Menahan Nafas melihat Apa yang di lakukan Gholum,.
Namun Semua di luar dugaan, Tiba-tiba kedua Kepalan Tangan Gholum di tangkap dengan mudah oleh Abiyan dan Mengacaukan Seluruh Sistem Sirkulasi dalam aliran darah Gholum, Membuat dia kehilangan seluruh Kekuatannya,.
"Aghhhhhh Apa yang Tuan Lakukan pada saya kenapa Tubuh saya seperti ini Saya seperti kehilangan Segalanya!? " Ujar Gholum Yang langsung tersungkur luruh ketanah,.
"Gholum, Terkadang Ada yang lebih buruk dari sebuah kematian, Yaitu hidup serasa mati, mereka yang Sering merasakan Seperti itu karena mereka kurang mensyukuri Nikmat Sang Pencipta semesta, Dan ketika Ujian Tiba Mereka merasa dunia Runtuh, dan Resapilah Jika apa yang terjadi pada diri kita Hari ini adalah sebuah proses untuk menuju Ke Arah jalan yang Di ridhoi Oleh Allah SWT, " Ujar Abiyan sambil mengelus punggung Gholum Tanpa dendam sedikitpun,. sedangkan Panglima Ranapati Merasa heran karena Tiba-tiba Gholum langsung Hilang begitu saja dari pandangan Mereka, Dan mendengar dan melihat Abiyan Berbicara Menasehati Gholum yang Sudah kehilangan kesaktian hingga dia tidak bisa menampakan diri Kepada Manusia,.
"Astaghfirullah Hal lazim, Saya hanyalah Seorang hamba, Dan sesungguhnya semua ini Atas izin dari Allah SWT yang telah memberi saya sedikit Pandangan yang bisa menembus dimensi Ruang dan waktu,." Ujar Abiyan yang hanya bisa di dengar oleh Gholum dan Somali Karena Abiyan mengunakan Suara Ghaib, Gholum hanya tertunduk Lesu dan pamit pergi seraya Bergegas Melesat Terbang Ke arah Gunung Lintang,
"Tuan Abiyan, Apa Yang Sebenarnya terjadi, Kemana Gholum menghilang,!?" Ujar Panglima Ranapati yang tidak bisa menahan rasa penasarannya,. Sambil menatap bergidik pada Mahluk Aneh Yang berada di samping Abiyan,.
__ADS_1
"Dia telah kembali ke asalnya, Menjadi Seekor Ular Di Puncak Gunung Lintang,!? "Jawab Abiyan dengan Sikap tenang,.
" Maaf Tuan, Lantas Siapa Makhluk aneh di samping Tuan,!? "Lanjut Panglima Ranapati bertanya,
"Saya Makluk Yang di ciptakan Allah SWT dari Api, Sesungguhnya Allah SWT punya Tujuan yang Hanya dia yang Maha Tau Kenapa Rupa Tubuhku seperti Ini!? " Ujar Somali menimpali Pertanyaan Ranapati sedangkan Abiyan Hanya tersenyum mendengar penjelasan Bijak Somali,.Ranapati yang mendengar Jawaban Somali Hanya menganggukan Kepala,.
"Tuan Abiyan, Bagaimana Dengan Nasib Baginda Raja, Apakah dia benar Telah Meninggal!? " Ujar Ratu Dewi Ningsih Sambil menahan Aliran Bening dari kedua bola matanya Menahan keharuan,.
"Owh, Baginda Raja Hanya tertidur, Sesungguhnya Yang di minum Baginda Raja bukanlah Racun tapi Ramuan Aswaganda,!? " Ujar Abiyan sambil melangkah mendekati Raja wardana yang terbaring tak bergerak Mirip Orang Mati, Dengan berlahan Abiyan mengusap Wajah Raja wardana dengan Ucapan Bismillah, Seketika Raja wardana langsung Terbangun Dari Tidurnya Hal serupa yang pernah Abiyan Lakukan Pada Ratu Dewi Ningsih,.
"Tuan Abiyan, Maaf Saya ketiduran entah mengapa Rasa kantuk datang Begitu hebat hingga Saya tidak bisa mengendalikannya,Mana Orang yang menyamar menjadi Diriku tadi!? " Ujar Raja wardana yang langsung bergegas Bangun dan disambut pelukan Dewi Ningsih dengan Tangis Haru yang membuat Raja wardana sedikit kebingungan,.
"Dia Sudah menerima Ganjarannya, Sudah tidak Usah di pikirkan, Semua yang terjadi Hari ini adalah gambaran kecil jika Allah SWT yang telah mengatur semuanya!? " Namun Raja wardana tiba-tiba Mundur beberapa langkah bergabung dengan Ranapala dan Yang lainnya ketika melihat Makhluk Aneh yang Berada di belakang Abiyan,.
__ADS_1
"Tuu.. tuan Siapa Makhluk Yang berada di belakang Tuan Abiyan!? " Ujar Raja wardana sambil Menatap penuh Waspada,.
"Makhluk Ciptaan Allah SWT, Yang Allah ciptakan Untuk Beribadah Kepada Allah Sama Seperti Halnya kita Sebagai manusia Yang Allah SWT ciptakan dari Tanah, Sedangkan Somali Mahluk Aneh Yang Baginda Raja maksud Allah Ciptakan Dari Api,!? " Ucapan Abiyan Membuat Raja wardana sedikit lega, Berbeda Halnya dengan Cempaka Putri Bungsu Ranapala dan Hindun Istrinya., Yang sejak Awal sudah Mengagumi Ketampanan Abiyan hanya Bisa mencuri-curi Pandang dari Balik Tirai Kamarnya, Dadanya Berdebar Kencang Ketika Melihat senyum yang terpatri di bibir pemuda Tampan Yang menurutnya Sangat Sempurna, Hindun Yang melihat tingkah Aneh putrinya Dia menyadari jika Putrinya Jatuh Cinta pada Abiyan, Hingga membuat Hindun Hanya tersenyum kecil Sebab Belem tentu Abiyan yang begitu hebat Mau menerima Putrinya yang hanya terlahir Biasa-biasa saja, .