
Mentari pagi mengintip dari celah Bukit Lintang yang menjulang Tinggi Nyanyian Burung terdengar merdu bersahutan, Hembusan Angin sepoi membelai Dedaunan Membangunkan Tubuh-tubuh Yang terlelep setelah berkutat dengan Mimpi yang mungkin indah ataupun Buruk,.
Suasana desa Makmur yang damai tiba-tiba di buat Heboh Oleh kehadiran Empat orang Rampok yang berkeliaran di dalam Desa,.
Tok!!!!! tok!!! tok
"Pak Kades!!! Pak Kades!!! Masalah Gawat pak, Rampok Cobra dan Anak buahnya Masuk ke dalam desa pak!? " Ujar Wiran Ketika Pintu Rumah kepala Desa Makmur terbuka dan dari dalam muncul Dua orang Yang tak lain Pak Kades sendiri dan Panglima Ranapati,. Mendengar Rampok Cobra yang terkenal Sadis Kades Ranapala berteriak dengan Panik.,
"Hindun!!!!! Cepat Sembunyikan Cempaka Di bawah balai, Bisa gawat jika mereka melihat putri kita!!!? " mendengar teriakan Suamianya Hindun langsung membangunkan Cempaka putrinya dan menyuruhnya dengan panik untuk bersembunyi Di bawah Ranjang bambu dengan Wajah ketakutan,. siapa yang tidak kenal komplotan Rampok Cobra Setan Selain sadis mereka juga gemar Memperkosa wanita Gadis ataupun istri orang,.
"Ayo kita kesana!? " Ujar Panglima Ranapati sambil menghunus pedangnya,.
"Mereka Pasti Akan kemari!?" Ujar Kepala Desa Ranapala dengan Suara bergetar,. Belum kering Bibirnya Berucap Rombongan Rampok Cobra setan Telah Sampai di kediamannya,.
"Tuan Desa Kami belum Panen Tuan, Sungguh tidak Ada apa-apa yang bisa kita berikan Untuk menyambut Tuan berempat,.!? " Ujar Ranapala dengan bergetar karena takut, Hal serupa pula yang di rasakan oleh Panglima Ranapati, ketika mengetahui Rombongan Rampok yang mereka maksut Adalah Rampok yang Hampir saja membunuh mereka bertiga di dalam Hutan,.
"Pak Kades benar Tuan,. Kami sunguh Belum panen!? " Ujar panglima Ranapati ikut menimpali Ucapan Ranapala Namun keempat Rampok Itu hanya celingak Celinguk Seperti mencari sesuatu.,
__ADS_1
"Ranapala, Istrimu Kemana? " Seketika lutut Ranapala gemetaran Rasa takutnya mulai menguasai jiwanya,.
"I.. i.. Ist.. ri Saya Lagi ke.. kota Raja Tu.. tuan!? " Jelas Cobra bisa melihat jika Ranapala berbohong soal itu,.
"Ranapala, Saya hanya ingin meminta tolong pada istrimu Untuk Memasakkan kami Sesuatu, Kami kelaparan dari kemarin belum makan, Ternyata dunia ini sempit kita ketemu lagi di sini, Kamu pasti penduduk baru di sini? " Ujar Cobra Sambil melirik ke arah Panglima Ranapati,.
"Benar Tuan, Istri saya benar lagi ke Kota Raja,!? " Ujar Ranapala mencoba meyakinkan Pasukan Rampok itu,.
"Lantas Siapa Dua wanita yang bersembunyi Di bawah Dipan itu? Jangan Buat Saya berkata Dua kali Ranapala!? " Ujar Martapura dengan Suara sedikit di tekan.,
"Kami Hanya butuh Makan Ranapala, Jadi tolong cepat jangan buat kesabaran saya habis,.!? " Ranapala di bantu Panglima Ranapati langsung masuk kedalam rumah dan istri dan anak pak kades langsung keluar dari Balik dipan dan dengan cekatan menyiapkan hidangan untuk di santap Para Rampok itu,.
"Tuan Hidangannya sudah siap!? " Ujar Ranapala sambil mempersilahkan keempat Rampok Itu Masuk,. Martapura tidak sedikitpun menoleh kepada Putri dan Istri Ranapala yang terbilang sangat Cantik mereka berempat Hanya fokus pada hidangan Di atas meja,.
"kenapa Kalian Tidak ikut makan? Semua Duduk dan kita makan bersama!? " Tidak Ada yang berani membantah Ucapan Martapura, Mereka Langsung ikut duduk dan menyantap hidangan Diatas meja dengan Hening Hanya suara mulut yang mengunyah saja yang terdengar, Semua bungkam Hingga suapan Terakhir,.
"Terima Kasih Atas jamuannya Ranapala, Putrimu Sangat Cantik. Jaga dia Saya melihat sinar putih mengitarinya!? " Sebaliknya mendengar Cobra menyebut Putrinya Jantung Ranapala seketika berhenti berdetak Akankah putri dan istrinya akan menjadi sasaran kebejatan mereka berempat,.
__ADS_1
"I.iya Tu Tuan, Terima kasih juga sudah mampir? "
"Mana Pasangan Suami Istri yang kemarin Bersamamu? " Sambil menoleh Pada Panglima Ranapati yang wajahnya seketika Pucat pasi,.
"Kami berpisah di ujung kampung Tuan,. Saya tidak bertanya ke mana tujuan mereka!? " Martapura mengangguk pelan seolah percaya padahal dia sangat yakin Pasangan Suami istri itu pasti berada di sekitar tempat itu,.
"Ranapala, Apa Di desa ini Ada Tamu seorang pemuda Memakai Penutup kepala, Wajahnya putih bersih,! " Mendengar Pertanyaan Cobra Ranapala teringat Akan Seorang Yang mengaku Petualang Dan Numpang nginap Di tepi Hutan gubuk milik seorang warga yang sudah si tinggalkan pemiliknya, Namun untuk Memberikan jawaban itu Dia sungguh tidak tega akan nasib yang menimpa pemuda itu,.
"Sepertinya Ciri-ciri Pemuda Yang Tuan cari Tidak Ada di desa ini Tuan,.!? " terlihat Martapura berpikir keras untuk memaksa dengan kekerasan dia sudah berjanji untuk tidak Kembali mengulangi perbuatannya yang Sudah-Sudah. "tapi Kalau hanya sekeder ucapan Tidak masalah sepertinya" Ujar Martapura Dalam Hati,.
Next
Apa Yang Akan Martapura rencanakan,.
Bagaimana Nasib Anak dak Istri Ranapala?
Jangan Lupa Like coment dan Vote Untuk kisah selanjutnya,.
__ADS_1