
Suara Azan subuh berkumandang, membangunkan Tidur pulas Raja wardana dan Permaisurinya yang habis terlelap di buai mimpi indah, Dengan mata yang masih terlihat sayu Raja Wardana beranjak dari pembaringannya sambil menikmati lantunan Azan yang terdengar indah dari ujung Kampung, Dengan langkah yang mantap Raja Wardana mengajak Istri dan juga Kepala Desa bersama Istri dan juga Putri bungsunya Cempaka yang sudah kelihatan Sangat Rapi dan Nampak terlihat sangat anggun mereka berjalan beriringan Menuju Surau tempat Abiyan Melaksanakan Shalat., Ketika mereka sampai di Surau Itu Nampak Abiyan dan Lima orang yang sedang menjadi makmumnya, Yang membuat Raja Wardana sedikit tersentak ketika melihat Salah satu makmum yang ikut Shalat subuh tak lain Adalah Panglima kepercayaannya,
"Panglima Ranapati, Ternyata telah mendahului kita, Akh Saya kalah cepat dengan Dia!? " Ujar Raja Wardana Dengan wajah sedikit terlihat muram,
"Wajar Baginda, Bukankah Panglima yang terus ikut mengiringi kemana Saja Abiyan pergi bersama Empat orang yang hampir membuat kita celaka!! " Ujar Ratu Dewi Ningsih, Namun dengan sikap yang jelas sudah tidak menaruh kebencian pada keempat Mantan Rampok yang hampir saja menodainya,.
"Ampun Tuan Baginda Raja, Sebenarnya Apa maksud Tuan Baginda mengajak Kami sekeluarga kemari!? " Tanya Ranapala Bingung dengan maksud Tujuan Baginda Raja Wardana mengajak mereka ikut ke Surau tempat Abiyan melakukan ibadah,
__ADS_1
"Ranapala, Saya mengajak kalian kemari Untuk menjadi saksi jika Saya Raja kerajaan Jayagara Resmi memeluk Islam, Dan Saya juga membebaskan Untuk semua Rakyat kerajaan Jayagara Bebas memilih keyakinan Mereka,.!? " Ujar Raja Wardana dengan Mantap yang di jawab dengan Anggukan Oleh Ranapala,.
"Maaf Tuan Baginda Raja, Ada apa gerangan Di pagi buta ini menyambangi Surau ini, Nampaknya ada sesuatu hal yang penting? Mari silahkan duduk" Tanya Abiyan yang menghampiri Mereka ketika Selesai melaksanakan Shalat, Sedangkan Ranapati Tidak berani menatap Mata Baginda Raja karena Takut tidak Izin ketika hendak mengikuti Ajaran Agama Abiyan,. Hal serupa juga yang di lakukan Cempaka yang Sama sekali tidak Mengangkat kepalanya Dia hanya tertunduk dengan dada yang bergemuruh mendengar Tutur lembut Suara Abiyan,.
"Entah Saya harus memulai dari mana, Tapi Saya Berniat Masuk dan Belajar tentang Islam!? " Ujar Raja Wardana Ketika Telah duduk di hadapan Abiyan,.
"Baiklah kalau begitu,Yang perlu Baginda Raja ketahui sebagai orang Islam kita meyakini bahwa Islam adalah agama yang paling benar di sisi Allah. Artinya, Islam satu-satunya agama yang direstui Allah SWT dan satu-satunya jalan keselamatan di hari akhirat kelak. Meski demikian, kita tetap dianjurkan untuk menghargai keyakinan orang yang tidak memeluk agama Islam, Karena Islam tidak memaksa mereka yang belum menemukan Hidayah!? " Ujar Abiyan membuat Rapala dan Hindun istrinya saling berpandangan entah Apa yang mereka berdua pikirkan,
__ADS_1
"Sekarang Baginda, Sebab jika Niat sudah Ada harus segera di segerakan Sebab bujuk Rayu Syetan dan Iblis Terkadang di luar Kuasa Manusia,!? " Ujar Abiyan
"Apa tidak ada persiapan khusus atau Sejenisnya!?" Lanjut Tanya Raja Wardana
"Islam Tidak pernah mempersulit Setiap Hambanya,.Ketika Hidayah datang kepada Mereka yang Allah kehendaki Makan Allah SWT Akan mempermudah Segala Urusan Mereka!?" Ujar Abiyan tegas.
"Maaf Tuan Abiyan, Saya melihat Tuan Abiyan Shalat 5 Kali dalam Sehari semalam Apa itu juga kewajiban? " Tanya Ranapala menimpali Ucapan Abiyan
__ADS_1
"Betul Itu hukumnya Wajib, Dan Sholat merupakan ibadah yang paling dicintai Allah SWT karena aktivitas Sholat dapat mendekatkan diri kepada-Nya. Tidak hanya untuk mendekatkan diri pada Allah, Sholat juga bermanfaat untuk menenangkan hati, menyehatkan mental dan fisik secara keseluruhan, bukankah kita butuh Tubuh yang sehat dan hati yang kuat untuk memulai sesuatu, Dunia hanyalah tempat persingahan sementara Dan Akhirat tempat kelak kita kembali,. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan sholat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya" Ujar Abiyan membuat Ranapala tersentuh,.
"Bimbinglah Kami, Ajarkan kami mengenal Maha pencipta,!? " Ujar Raja Wardana setelah berembuk dengan Ranapala membuat Abiyan tersenyum, Selanjutnya Abiyan Menjelaskan Tata Cara memeluk Islam yaitu dengan mengucapkan kalimat syahadat dan semua Ketentuan Bagi seorang muslim yang di dengarkan secara seksama oleh seluruh Orang yang berada di tempat itu,.