TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
KEBANGGAAN


__ADS_3

Keadaan penduduk Kerajaan Jayagara semakin kacau,Di mana pola hidup sebagian Rakyatnya semakin Aneh,pengaruh buruk yang di Bawa oleh Ratu Zalitun Sudah mulai mendarah daging,Bahkan pengikut setia Ratu kegelapan kian hari semakin bertambah banyak,.


"Tariq,ada apa wajahmu terlihat sangat muram,seperti orang yang habis kalah pasang tarahan!?" Sapa Tejo pada sahabatnya yang terlihat duduk melamun dengan wajah yang kusut,.yang membuat Tariq tersentak kaget karena tidak menyadari kehadiran Tejo yang muncul dengan tiba-tiba.


"Ahk! Sialan kamu Tejo,Ini lebih buruk dari sekedar kalah taruhan,benar benar Sial,Istri-istriku tidak ada satupun yang bisa membuat saya merasa bangga sebagai seorang laki-laki,Sungguh sangat memalukan!! Hingga saat ini tidak ada satupun dari mereka yang melahirkan Anak laki-laki,Ingin rasanya saya memenggal kepala mereka.?" Mendengar ucapan Tariq,Tejo tersenyum Bangga sambil menepuk pundak sahabatnya.


"Usahamu saja yang kurang maksimal,coba lihat saya meskipun hanya punya Satu istri tapi dia Berhasil memberiku empat orang putra sekaligus,!?" Ujar Tejo sambil menepuk pelan dadanya dengan penuh Rasa Bangga,Sebaliknya semakin membuat Tariq semakin gusar,.


"Kamu hanya sedang beruntung saja,Sudahlah Mungkin sebaiknya saya berusaha mencari istri lagi yang bisa memberi saya seorang putra.,Eh Tejo!Apa kamu masih ingat tentang seorang Gadis cantik yang dulu pernah kita lihat Di pasar kota Raja,Saya dengar kabar Dia berasal dari desa Makmur!?" Tejo sesaat merenung sambil mencoba menginngat kembali tentang Wajah gadis cantik yang pernah menyita perhatian mereka berdua,.


"Tentu,saya tidak akan pernah melupakan pesona gadis itu,Tapi Desa Makmur adalah desa yang mustahil bisa kita masuki!?,Apa kamu lupa ketika kita mengikuti gadis itu diam-diam dari belakang dan laksana di telan bumi dia menghilang begitu saja,.!? Kita berdua bahkan tidak mendapatkan jejaknya sedikitpun juga!"

__ADS_1


"Pasti,Ada jalan yang sengaja di sembunyikan dengan ilmu ghaib,saya yakin pasti ada celah untuk bisa masuk ke Desa itu!?"


"Sudahlah,tidak usah menghayal yang tidak-tidak lagi pula bukankah Sang Ratu Junjungan kita Melarang kita Untuk mendekati Desa itu!?"Tariq Sejenak Terdiam namun hanya beberapa saat sedetik kemudian Wajahnya menyungingkan senyum,


"Ratu,Hanya melarang tapi Tidak dengan ancaman hukuman Hanya sekedar larangan biasa saja,yang dalam artian kita bebas melanggarnya,.Tuan Ratu hanya tidak berani berbenturan dengan penguasa Dua Alam,Yang menurut saya,sama sekali tidak beralasan,Sudahlah pokoknya kita harus bisa masuk dan mendapatkan Gadis Cantik itu!?" Melihat tekad temannya yang begitu kuat dengan terpaksa Tejo setuju dengan Usulan Tariq untuk mencari celah Agar bisa masuk le dalam Desa Makmur. Lalu Tariq membisikan Rencana yang dalam pikirannya pasti berhasil dengan ide yang di buatnya.Sedangkan Tejo manggut-manggut tanda mengerti dan senyum penuh rasa yakin yang tersungging di bibirnya.


Begitulah yang terjadi pada hampir seluruh penduduk kota Raja,Dimana Punya seorang Putra adalah kebanggaan tersendiri,dan sebaliknya Anak perempuan Hanyalah sebuah Aib yang hanya di jadikan mesin pencetak anak,Dimana ketika seorang wanita tidak berhasil memberikan keturunan seorang Putra, Dengan mudah di singkirkan dan kemudian Mencari Wanita Yang baru lagi,.dan tidak jarang ketika seorang ayah Tidak sanggup menahan malu,dia tidak segan-segan menghabisi Bayi Perempuan yang baru lahir.,


Bulan Bersinar begitu Terang lingkarannya yang bulat begitu sempurna Hingga Kerlip bintang tak satupun yang terlihat,Dua sosok bayangan Hitam terlihat mengendap-endap di balik pepohonan,


"Saya yakin betul,disinilah gadis itu nenghilang,Buka mata bathinmu,Perhatikan saja setiap gerakan yang ada!?"

__ADS_1


ssssssst


"Lihat di balik pohon itu,seperti ada Bayangan yang keluar,Tidak salah lagi itu pasti pintu masuknya?"


Tejo dan Tariq kembali menyamarkan diri mereka dan kemudian keduanya mengunakan ilmu Menghilang yang bangsa Jin sekalipun tidak akan bisa melihat mereka berdua,. Dan benar saja bayangan yang mereka lihat adalah penduduk desa Makmur yang hendak Pulang kerumah,Yang tanpa di sadarinya jika dia sedang di awasi Dua Pasang mata yang langsung menghilang ketika melati semak yang.lebat itu.,


"Aneh saya tidak bisa melihat,Apa yang tersembunyi di balik Semak itu!?"


"Iya Saya juga tidak bisa melihat apa yang tersembunyi di Baliknya Namun Saya merasakan kekuatan Dasyat tersembunyi di baliknya,Apa tidak sebaiknya kita hentikan saja!?" Ujar Tejo mencoba memperingkatkan Sahabatnya Tariq yang terlihat makin bersemanngat.,


"Apa Kamu takut!!?"

__ADS_1


"Sama sekali tidak sedikitpun,tapi apa kamu tidak merasakan keanehan yang terjadi di tempat ini!?"


"Sudah tidak usah di pikirkan,Hal seperti ini hanyalah sebuah permainan anak kecil.," Ujar Tariq dengan sigap terus melangkah memasuki Batasan yang sengaja di buat Oleh Abiyan.


__ADS_2