
"Tuan Izinkan kami berempat Ikut dan belajar memeluk Islam seperti yang tuanku Yakini!? " Ujar Martapura ketika mereka telah sampai di Bangunan Sederhana yang telah Rampung yang sengaja di buat untuk Abiyan, Abiyan yang sedang duduk menanti Waktu Azhar sejenak tersenyum menatap wajah tulus keempatnya,.
"Baiklah kalau begitu sekarang kalian mandi yang bersih dan kenakan Pakaian yang terbaik yang kalian punya!? " Ujar Abiyan dengan lembut,
"Tuan Kita mau masuk islam bukan bepergian, Kenapa harus Berhias dengan pakaian yang terbaik!? " Tanya Martapura dan di angguki keempatnya,
"Ketika kalian Akan menghadap Baginda Raja di istananya tentu kalian tidak ingin terlihat lusuh, Apalagi hendak menghadap Sang Pencipta yang kuasanya Jauh lebih besar ketimbang Seorang Baginda Raja,!? " Ujar Abiyan dengan Bibir yang tidak pernah lepas dari senyuman membuat mereka berempat seketika Bungkam dan mengangguk mengerti, Dan langsung bergegas berlari ke arah Sungai untuk mandi, Panglima Ranapati yang hendak masuk ketika mendengar Penjelasan Abiyan langsung berbalik dan ikut Martapura dan yang lainnya membersihkan diri di sungai dan segera mengenakan Pakaian yang terbaik yang mereka punya,.
Abiyan tersenyum ketika melihat Panglima Ranapati Ikut gabung bersama Martapura dan yang lainnya,.
"Baiklah Syarat Islam ini tertuang dalam kitab Al Ghunyah, yaitu sebagai berikut: "Pertama, melafalkan dua kalimat syahadat, la ilaha illallah muhammadar rasulullah (tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah). Berlepas diri dari agama selain Islam. Meyakini dalam hatinya keesaan Allah SWT, Dan sekarang Ikutilah Apa yang Saya Ucapkan!? " Lalu Abiyan melafaskan kalimat syahadat yang di ikuti kelimanya yang sekaligus menjadi pemeluk Islam pertama di Kerajaan Jayagara, Setalah itu Abiyan mengajarkan mereka tentang Tata cara sholat dan apa yang mereka lakukan sebelum Sholat,
"Bacalah Doa ini, Untuk menyempurnakan keimanan kalian, Allahummaghfirli, warhamni, wahdini, wa 'afini, warzuqni.
Yang Artinya:
__ADS_1
"Tuhanku, ampunilah dosaku, kasihanilah aku, berikan petunjuk untukku, selamatkanlah aku, dan berikan anugerah-Mu untukku." Ujar Abiyan yang Di ikuti kelimanya kemudian Abiyan mengucapkan Alhamdulillah,
Waktu Sholat Ashar telah tiba Abiyan lalu mengumandangkan Azan yang membuat mereka terpaku dengan lantunan nya, Lalu Abiyan menginstruksikan kelimanya untuk mengikuti setiap gerakan yang dia kerjakan, Dan merekapun Sholat dengan penuh kekhusyukan,.
Sementara Itu Raja wardana yang masih di bayang bayangi garis keturunan terlihat semakin gundah,
"Apa tidak sebaiknya kita coba sampaikan kesusahan kita pada Abiyan, Siapa tau dia punya Solusi untuk masalah yang kita hadapi, Sepertinya dia bisa membantu kita!!? " Ujar Dewi Ningsih yang paham atas kegundahan Raja wardana, Sejenak Raja wardana menatap Istrinya dengan lembut dia sedikit tersentak Karena kurang memperhatikan hal sebesar itu, dengan keyakinan penuh Raja wardana Melangkah keluar dan menuju Rumah sederhana yang telah di bangun untuk Abiyan tinggal dan Beribadah pada Tuhannya Yang di ikuti Dewi Ningsih yang setia menemani langkah Suaminya,.
Ketika mereka sampai Di kediaman Abiyan Raja wardana sedikit tertegun ketika menyaksikan Abiyan, Panglima Ranapati dan Keempat Mantan Rampok sedang Melakukan kegiatan yang baru pertama kali di lihatnya, Dan hatinya bergetar mendengar lantunan Ayat-ayat Suci Al-Quran yang baru pertama kali di dengarnya,. Dengan Sabar Raja wardana menunggu hingga mereka selesai melaksanakan Shalat Ashar,.
"Tuan Baginda Raja, Mari silahkan Masuk Apa ada yang menganggu pikiran Baginda sampai Rela menyusul sampai di kediaman sederhana saya ini!?" Ujar Abiyan ketika melihat siapa tamunya,.
"Maaf kalau kedatangan saya kurang tepat!? " Raja wardana menjawab sedikit lesu,. Abiyan hanya tersenyum menanggapi ucapan Raja wardana,
"Tuan Baginda, Waktu selalu tepat karena waktu tidak pernah kembali, Apa gerangan yang membuat Tuan Baginda Raja terlihat gundah!? " mendengar pertanyaan Abiyan sejenak Raja wardana terdiam dengan Sedikit canggung karena masalah yang dia hadapi adalah masalah keluarga, Sejenak dia mengedarkan pandangannya lalu menghela Nafas berat dan menghembuskannya berlahan,
__ADS_1
"Abiyan, kamu Tahukan kenapa Saya sampai terjebak pada Iblis itu yang menjanjikan Saya akan memberikan garis keturunan, Dan hal inilah yang sampai sekarang terus menghantui pikiran saya!? " Abiyan hanya menanggapi gundah Raja wardana dengan senyuman,
"Mintalah Pada Sang Pencipta, dengan penuh keikhlasan!? " Ujar Abiyan seadanya,.
"Abiyan Semua hal sudah saya Lakukan bahkan sampai melakukan Tapa!? " Mendengar ucapan Raja wardana Abiyan mengerutkan dahi,
"Cobalah Tuan Baca Doa yang pernah di lafaskan Nabi Allah SWT Ibrahim Allaihi Salam, untuk meminta keturunan yang sholeh,Dan Doa yang beliau panjatkan ketika Meminta keturunan yang sholeh yaitu: “Rabbi hab li minas-saalihiin.” artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh.” Cobalah Tuan Baca sebanyak 1000 Kali setiap kali Tuan Baginda Raja Akan mengauli Permaisuri InsyaAllah, Masalah Tuan Baginda Raja dengan cepat bisa mendapat jalan keluar!? " Ujar Abiyan dengan Wajah serius,
"Tapi Abiyan, Saya bukanlah Seorang yang Beragama Islam!? " Ujar Raja wardana sambil menatap Abiyan penuh Pengharapan,.
"Tuan Baginda Raja, Keyakinan Soal hati amalkan saja dulu dan yakinlah Allah melihat hambanya yang ikhlas, Meminta pertolongannya,.!? " Mendengar Ucapan Abiyan Raja wardana langsung Bungkam karena terpesona dengan Keyakinan yang di bawa Abiyan yang tidak mengekang,.
Next
Apa yang akan Terjadi selanjutnya!?
__ADS_1
Jangan lupa Like coment and Vote