TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
JEBAKAN IBLIS Part 6


__ADS_3

Raja Wardana yang Langsung melangkah menuju Kediaman Kepala Desa Makmur Ranapala,. Dan Abiyan dan Panglima menyusul mengikuti Belakang Raja Wardana Yang melangkah Seperti Di kejar Hantu,. Hingga Akhirnya Mereka Sampai Di Depan Rumah Kades Ranapala., Yang ternyata kehadiran mereka Telah di tunggu Oleh penghuni Rumah,.


"Silahkan masuk Baginda Raja Wardana yang Agung, Baginda Telah di tunggu dari semalam oleh Permaisuri Raja Yang sekarang Sedang Tidur Dikamar Putri Saya Silahkan Tuan Baginda menemui Permaisuri Ratu Dewi Ningsih,." Ujar Ranapala ketika melihat Raja Wardana berdiri Di ambang Pintu,.


"Di Mana Kamarnya Ranapala!? " Ujar Singkat Raja Wardana Sedangkan Rannapala Hanya menunjukkan sebuah Kamar yang langsung membawa langkah Kaki Raja Wardana Memasuki kamar Itu,. Raja Wardana menatapi Wajah polos istrinya yang terlelap Tidur si buai mimpi, Berlahan Raja Wardana merebahkan Tubuhnya Di samping pembaringan Dan mengusap lembut Pipi Dewi Ningsih, Yang membuat seketika Sang permaisuri Mengeliat dan Berlahan Membuka Kedua bola matanya,.

__ADS_1


"Kanda Sudah Bangun!? Maaf saya kesiangano, Apa ada Yang Kanda butuhkan Biar saya Siapkan!? " Ujar Ratu Dewi Ningsih Sambil hendak Bangkit dan menuju Dapur, Namun Kedua bahunya di pegang oleh Raja Wardana sehingga Dewi Ningsih, Menghentikan Gerakannya dan menatap Lekat Wajah Suaminya dengan Tatapan Lembut,.


"Maafkan Saya Sayang, Sungguh saya. Hampir saja membuat Kamu celaka Oleh perbuatan Iblis itu!? " Ujar Raja Wardana sambil Memeluk Erat Tubuh Dewi Ningsih dengan Erat, Sungguh dia Tidak sanggup membayangkan Bagaimana jadinya Jika. istrinya Berhasil Di Nodai Iblis terkutuk Itu,. Sedangkan Dewi Ningsih yang masih belum mengerti dengan Apa yang sebenarnya terjadi menjadi heran dengan Sikap Suaminya


"Apa Yang sedang Kanda Bicarakan,. semalam sikap Kanda kenapa begitu, mengabaikan Tuan Abiyan Yang sudah menyelamatkan Nyawa kita dari Rampok dan Juga Panglima Ranapati,! ? " Mendengar Ucapan Istrinya Semakin Erat Raja Wardana memeluk Permaisurinya Tanpa mampu Ia tahan Cairan bening mengalir dari sudut Matanya Yang langsung Di seka Oleh Dewi Ningsih dengan lembut,.

__ADS_1


"Kemarin Sebelum Matahari Terbenam, Tuan Abiyan datang berkunjung Bersama Panglima Ranapati, Namun Ketika saya meminta mereka Masuk, Tuan Abiyan Menolak Dengan Alasan Kanda Tidak Ada di Rumah, Dan Mereka Tidak Ada ikatan Darah dengan Saya, Yang bisa mendatangkan Fitnah Atau Cerita Yang dibuat-buat, Meskipun Hari hampir gelap mereka masih di luar dan Tuan Abiyan juga melarang saya Menemani mereka,. Dan ketika Abiyan baru selesai melakukan Shalat Kanda Pulang dengan Tatapan Datar Dan Tidak menyapa Tuan Abiyan ataupun Panglima Ranapati,. Bahkan Kanda meminta saya menyuruh mereka pergi,. Dan ketika itu Tuan Abiyan Bilang hendak memberi Saya Hadiah, Lalu semuanya Hilang,. Oh iya Apa Tuan Abiyan dan Panglima Ranapati Masih ada Di luar!? " Mendengar Cerita dan pertanyaan Dewi Ningsih Raja Wardana hanya mengangguk pelan sedangkan. Dalam Bathinnya bergejolak Sungguh Penguasa Alam semesta masih Mengasihinya Hinga dia di pertemukan Dengan Orang sebaik Abiyan, Ratu Yang keluar Dari dalam kamar merasa heran Karena Dia baru menyadari jika berada Dalam tempat yang berbeda, Dan Lebih Terkejut lagi ketika dia berpapasan Dengan Seorang Gadis Cantik yang langsung Memberi Hormat,.


"Ampun Tuan Ratu Hamba Cempaka Putri Kepala Desa Makmur, Semalam Tuan Ratu,. Terlihat kelelahan Di depan Rumah Jadi Ibu Hamba Meminta Tuan Ratu Masuk, Karena Tidak tega melihat Tuan Ratu yang terus menguap menahan kantuk Jadi Hamba meminta Tuan Ratu Beristirahat Di kamar Hamba Sambil menunggu Baginda Raja menjemput Tuan Ratu,Da.Semoga Tidur tuan Ratu nyenyak!? " Ucapan cempaka semakin membuat Ratu Dewi Ningsih menjadi Semakin Bingung apa yang sebenarnya yang telah Terjadi,


"Terima Kasih Cempaka, Semalam Saya Tidur sangat Nyenyak, Hmmm Baginda Raja Semalam Datang Jam berapa!? " Tanya Ratu Dewi Ningsih penuh selidik,.

__ADS_1


"Baginda Raja, Pagi Ini baru kesini Tuan Ratu,. Kami menunggu Baginda Semalaman Tapi, Sampai Ayam jantan Berkokok. Baginda Raja. Be!? " Ucapan Cempaka Terhenti Ketika Baginda Raja Keluar Dari dalam Kamar,.


Dan langsung Merangkul Istrinya Dan di Tuntunya KE Ruang Tengah Di mana Abiyan, Panglima Ranapati serta Tuan Rumah Telah menunggu Mereka di sana., Permaisuri Ratu Dewi Ningsih Serta Raja Wardana Terperanjat Ketika Melihat, Empat Orang Yang Berdiri Di ambang pintu Dengan wajah Sangar Namun mereka Hanya diam Ketika melihat Raja Dan Ratu itu menatap mereka dengan Ketakutan,.


__ADS_2