
Suasana desa sampur yang tenang tiba-tiba menjadi gempar dengan teriakan warga mendapati kuburan yang baru Putri Pak Yoto terbongkor hingga para warga dan pak Yoto sendiri ikut berlari menuju pemakaman Umum,.
"Gimin,?Apa kqmu tidak salah lihat,Siapa juga yang mau menggali kuburan baru!?" Ujar Pak Yoto ketika langkahnya tepat berada di belakang Gimin salah seorang warga yang melihat peristiwa makam terbongkar itu.,
"Sungguh Pak! Mata saya belum buta saya melihat jelas jika makam Anak Bapak Sudah berantakan dan Mayatnya menghilang entah kemana!!?" jawab Gimin tanpa sedikitpun mengurangi kecepatan langkah kakinya
Seluruh warga yang ikut menuju perkuburan Tersentak ketika menyaksikan yang telah terjadi lalu mereka mulai menebak-nebak mencari Penyebab kasus terbongkarnya dan menghilangnya Mayit Putri Pak Yoto dari Makamnya,
"Menurut jejak yang di tinggalkan sepertinya binatang buas yang melakukan semua ini, coba perhatikan garis-garis bekas galian itu?tidak kelihatan jika manusia pelakunya!?" Ujar Pak Jalun selaku Kepala Desa mencoba berspekulasi melihat bekas cakaran yang masih terlihat jelas di sekitar pemakaman,.
"Jika memang binatang buas,bagaimana mungkin tidak ada sedijitpun jejak darah atau kain kafan yang tercabik-cabik,atau jangan sampai Siluman yang melakukan semua ini.,Sebab empat hari yang lalu kerbau milik Pak Jajang Juga hilang hanya tersisa Talinya saja dan jejak yang di tinggalkan sama persis seperti ini!?" Ujar salah satu warga menyela ucapan Kepala desa .,
"Apapun yang melakukannya yang jelas pasti sangat besar dan ganas.,Dengan begini keadaan desa kita sudah tidak aman, kejadian ini pernah terjadi sekitar 5 Tahun lalu di mana Makam Putri Pak Sorana juga di Gali Mahluk aneh dan Mayatnya juga tidak kelihatan hingga saat ini, dan setelah kejadian itu banyak Gadis dan Anak kecil yang Menghilang, jika benar Mahluk yang sama pelakunya Berarti memang benar desa kita ini sudah tidak aman"
"Apa tidak sebaiknya,kita laporkan masalah ini pada pihak kerajaan?mengingat mahluk ang kita hadapi pasti sangat berbahaya setidaknya Kerajaan mengirimkan kita beberapa Prajurit terlatih untuk membantu kita berjaga!?" Ujar Pak Yoto menimpali ucapan Kepala Desa.,
"Saya rasa tidak perlu! Kondisi kerajaan saat ini lagi kacau menginggat Raja Wardana telah tewas di bantai seseorang dan sekarang Kerajaan lagi peralihan kekuasaan,Kumpulkan Semua jawara kampung mulai malam ini kita perketat penjagaan di setiap sudut kampung!?" mendengar ucapan kepala desa seluruh warga yang berada di tempat itu manggut-manggut tanda setuju dengan Ucapan kepala Desa mereka.,
Karena kejadian itu Seluruh warga yang memiliki sedikit Ilmu kedigdayaan ikut turut serta menjaga keamanan Desa mereka dengan mengalakan sistim ronda Siang dan malam hingga penyebab dari menghilangnya Mayat Anak Pak Yoto mereka ketahui penyebabnya,. Rusli sang Jawara kampung yang di segani di Desa Sampur turut ambil bagian dari kegiatan itu,.
__ADS_1
"Jika ketemu siapa pelakunya Dengan golok ini Saya akan menebas leher Makhluk itu!!?" Ujarnya Jumawa sambil mengibaskan goloknya menebas ranting kecil yang ada di depannya,
"Kamu benar Tuan pendekar?kami juga tidak akan segan-segan menghabisinya!?" Timpal yang lainnya,
Sudah hampir satu purnama mereka berjaga di setiap sudut Desa sampur namun keadaan mencekam sama sekali tidak terjadi bahkan situasi desa berjalan sebagai mana mestinya tanpa ada kejadian-kejadian aneh terjadi,. Hingga suatu malam yang sunyi,Gerimis mulai turun membasahi bumi Ringkik suara ternak terdengar bersahutan seakan sadar akan adanya sesuatu yang tidak mereka inginkan,.
"Malam ini terasa aneh!? Sepertinya ada sesuatu yang bakal terjadi, kalian pasang mata dan telinga kalian, Awasi setiap pergerakan yang mencurigakan, dan jangan lupa hati-hati! sekarang kita berpencar ingat jangan bertindak gegabah sepertinya yang kita hadapi ini bukan mahluk sembarangan" Ujar Rusli sambil mulai menghunus pedangnya dan mulai mengendap-endap diantara rimbunnya pepohonan meskipun hujan semakin deras menguyur tubuh mereka namun demi keamanan mereka yang di sayangi hawa dingin tak menyurutkan langkah mereka untuk menangkap biang masalah Desa mereka.,
tak,...tak.....tap!
kretaak!!
"Randu,saya yakin benar mendengar suara langkah kaki di depan kita, tapi begitu cepat dia menghilang?" Ujar Rusli dengan suara berbisik.
"Saya juga mendengarnya, Mahluk itu pasti ada di sekitar sini? kita jangan lengah, bisa jadi mahluk itu juga sedang bersembunyi?"Jawab Randu yang juga berbisik sambil terus mengawasi tempat terdengarnya Suara langkah kaki itu.,
tap..tap..tap..
Kembali terdengar suara langkah kaki dari arah belakang mereka berdua, membuat keduanya dengan cepat menoleh kebelakang, lagi-lagi hanya genangan air yang terlihat.
__ADS_1
"Gila cepat sekali pergerakan mahluk itu?" Ujar Rusli berbisik sambil memberi isyarat pada Randu unguk mengikuti langkahnya dengan mengendap-endap.
Tp...tap..tap..tap..
Kembali terdengar langkah dari balik semak dan menghilang tepat di belang Rumah Salah seorang warga , Dengan cepat Rusli dan Randu berlari dengan cepat hendak menyergap Makhluk itu yang menurut mereka berdua dari suara langkahnya bersembunyi di Kandang milik Warga, Rusli memberi isyarat pada Randu untuk mengumpulkan Para warga yang ikut meronda untuk mengepung Mahluk yang menurutnya sedang bersembunyi di dalam kandang sapi milik Pak Kirno, Dengan cepat Randu berlari mencari warga lainya sedangkan Rusli mengintai pergerakan dalam kandang,.
tap...tap...tap...
moo..moo..moo..
Suara langkah dan ringkik sapi membuat Rusli yakin jika targetnya tengah berada di dalam kandang, Selang beberapa saat kemudian Randu muncul dengan para warga yang masing-masing telah siap dengan pedang terhunus, Atas aba-aba Dari Rusli mereka mengepung kandang Sapi milik Pak Kirno dari segala Arah dan dengan satu komando mereka bergerak secara bersamaan masuk menerobos Area kandang secara bersamaan namun lagi-lagi mereka sama sekali tidak mendmukan Siapa-siapa di tempat itu, Hanya tali ikat sapi yang masih mengantung sedangkan Sapi jantan yang terikat di kandang itu ikut hilang bersama suara langkah.,
"Sepertinya mahluk yang kita hadapi bukan sembarangan, gerakannya begitu cepat, Sebaiknya untuk malam ini saya rasa cukup,.Dan kita semua juga dalam keadaan basah kuyup,.besok kita berkumpul kembali untuk kembali mencari solusinya,!?" Ujar Kepala Desa yang merasa sia-sia berjava selama ini jika akhirnya dengzn mudah mereka dapat di perdaya oleh mahluk itu., karena Rsa dingin dan kegalan para wargapun Bubar dan kembali kerumah masing-masing dengan rasa penasaran,.
Next..
Mahluk apakah yang dihadapi Warga Desa sampur!?
Nantikan terus kisah Titisan langit,. Jangan lupa like,coment dan vote. Jangsn lupa pula sedikit Hadiah agar Author semangat menulis kisah selanjutnya, Wasallam..
__ADS_1