TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
PENASARAN


__ADS_3

Dengan Mudah keduanya melewati Pagar Ghaib yang di buat Abiyan, Dengan penuh rasa bangga keduanya terus berjalan memasuki Desa Makmur yang masih terlihat Ramai di mana terdengar Suara lantunan ayat-ayat Suci Alqur'an yang terdengar di lafaskan oleh Anak-anak kecil penduduk Desa Makmur dan tidak jarang terdengar cekikan tawa bahagia dari para penduduknya yang terasa sangat beda dengan suasana Kota Raja yang begitu gemerlap dengan Bunyi gendang dan tarian erotis para gadis-gadis,.


Keduanya terus melangkah dengan penuh percaya diri,Hingga langkah mereka terhenti Pada Sebuah gerbang yang terlihat dua orang pemuda yang duduk di sisi kanannya dan sedang bersenda gurau,Karena yakin dengan ilmu menghilang yang telah mereka berdua gunakan dengan langkah santai mereka berdua berjalan hendak melewati gerbang dengan santai,.


"Permisi,Tuan-tuan,Maaf Saya baru melihat Tuan berdua?Kalau boleh Tau Tuan Berdua ini hendak ke mana?"


Degh!!!!


Jantung keduanya seperti berhenti berdetak,bagaimana tidak,kedua pemuda itu dengan jelas bisa melihat wujud mereka berdua.


"Eh,Anu,itu,eh um.. Anu kami berdua tersesat,ka..kalau boleh tau Apa benar ini Desa Makmur!?" Ujar Tariq dengan gelagapan dan tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya,.


"Benar Tuan,Ini Desa Makmur,memangnya Tuan berdua dari Mana dan hendak bertemu siapa!?" Ujar pemuda itu dengan sopan,.


"Saya,..Anu..ehh..itu .mau bertemu ehh!!itu Samijan!?" Ujar Tariq Asal menyebut Nama yang membuat kedua pemuda itu saling pandang.


"Maaf Tuan,Saya baru mendengar nama yang tuan sebutkan tadi,Kami berdua asli penduduk sini dan sepertinya orang yang tuan maksud tidak ada di tempat ini!?" Ujar Salah seorang pemuda itu dan mulai curiga dengan tingkah kedua orang Asing itu yang terlihat mencurigakan,Hingga pemuda yang seorang lagi langsung berdiri dengan sikap siap siaga.

__ADS_1


"Maaf Tuan,Orang yang Tuan cari tidak ada di tempat ini,Apa perlu saya panggilkan Tuan Panglima Ranapati siapa tau Orang yang Tuan cari ada dalam Padepokan yang Tuan Guru Abiyan yang kebetulan sedang tidak ada di tempat!?"


Mendengar Orang yang di anggap murid penguasa Dua alam sedang tidak ada di tempat wajah tegang keduannya berangsur-angsur hilang tariq menoleh pada tejo dengan senyuman penuh Arti.


"Owh tidak perlu,Mungkin Saja kita berdua memang salah desa mencarj dia,.Kalau begitu maaf,Kami pergi saja dari sini!?" Ujar Tariq sambil memainkan mata pada Tejo yang langaung mengerti dengan maksud sahabatnya.


Tejo berpura-pura berbalik namun,.


Hiyaaaaaaaaa


whussss!!!


Tidak berhenti di situ saja,Tejo dan tariq yang merasa tidak terima dengan serangannya yang gagal langsung mengeluarkan Jurus andalannya,.


Hiyaaaaaaaaa


trackkkkk

__ADS_1


Bughhhhhh!!!


Serangan kembali di lancarkan Tejo dan tariq namun serangan mematikan keduanya sama sekali tidak memiliki efek apa-apa,bahkan serangan keduanya terlihat seperti pukulan yang tidak berguna sama sekali,.


"Cukup Tuan,kalau tuan hendak membuat onar di tempat ini,sepertinya tuan salah tempat,sebaiknya tuan segera tinggalkan tempat ini,Sebelum kami berdua mengambil tindakan tegas!?" Mendengar Ucapn kedua pemuda itu seketika membuat mental keduanya menciut,.Bagaimana tidak di hadapan kedua pemuda itu,mereka tak ubahnya dua orang Amatiran yang baru belajar Nakal.,karena tidak ingin mengambil resiko keduanya langsung berbalik dan berlari ke arah Mereka pertama masuk, dan ketika itulah mereka menyadari jika semua ilmu kanuragan yang mereka miliki Hilang begitu saja,Pantas saja mereka berdua dengan mudah dapat di kalahkan,.Sedangkan kedua pemuda yang berjaga itu sama sekali tidak mengejar keduanya.


Keanehan kembali terjadi ketika Tejo dan tariq telah keluar dari batas ghaib yang telah di buat oleh Abiyan,dengan kesal Tejo memukul pokok pohon yang berada di hadapannya meluahkan Perasaan muak karena dengan mudah mereka berdua dapat di kalahkan bahkan Tanpa perlawanan sedikitpun,Dan aneh


Duarrrrrr


Brrrrrrrrrrr


bragh!!!


Dentuman pukulan dasyat Tariq merobohkan pohon besar yang berdiri kokoh,Mwmbuat matanya terbelalak,.


"Apa sebenarnya yang telah terjadi!?"

__ADS_1


"Itulah Akibat karena kalian berdua tidak mengindahkan larangan yang sudah saya katakan pada kalian semua!," Mendengar Ucapan Sang Ratu kegelapan Junjungan mereka Tariq dan Tejo.seketika bersujud dan memohon pengampunan


__ADS_2