TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
JIWA MURNI


__ADS_3

Abiyan berdiri di atas lembah dan memandang jauh kedepan, tatapannya seolah mencari sesuatu yang hilang,


"Asalamualaikum Tuan" Sapa Masauth Sang Raja Samudra,


"Waalaikumsalam, !? " Jawab Abiyan tanpa menoleh kearah Masauth yang muncul dengan tiba-tiba,


"Saya, Dengar kabar Tantra ada Di Wilayah kerajaan Jayagara,Dan mulai berulah di wilayah ini, Apa perlu saya yang Akan menghadapi Tantra dan anak buahnya!?" Mendengar permintaan Masauth, Abiyan langsung menoleh dengan berlahan.,


"Saya datang ke pulau ini, Untuk menyebarkan Islam, sebagai agama Rahmatan lil alamin, Bukan untuk memulai peperangan, atau menciptakan perang hingga membangun permusuhan yang berkepanjangan, Mudah bagimu menyingkirkan Tantra, Namun Dia hanya Bagian kecil dari Bencana yang akan tercipta nantinya.!? "


"Maafkan saya Tuan tapi saya sungguh tidak mengerti, Bukankah dalam Al-quran ayat 5 surat At-Taubah Yang berbunyi[“Apabila sudah habis bulan-bulan mulia itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang] Bukankah dalam ayat ini sangat jelas perintah Allah SWT.


"Paman, Dalam memahami ayat jangan setengah-setengah nanti kamu bisa salah mengartikannya, Sekilas ayat ini menunjukkan perintah yang sangat tegas untuk memerangi orang-orang kafir, orang yang tidak seiman, siapa pun itu. Pokoknya dianggap kafir, berlainan agama, maka semuanya wajib diperangi dan dibunuh. Tentu konsekuensi pemahaman sekilas seperti ini sangat berbahaya, Jika semua Umat manusia punya pemahaman seperti itu percayalah saat ini paman tidak berada di tempat saya berdiri saat ini!? "


"Apa maksud Tuan!? " Tanya Masauth Semakin tidak mengerti,.

__ADS_1


"Ayat 6 Dari surat At taubah [ Dan jika di antara kaum musyrikin ada orang yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar ia dapat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu karena sungguh mereka adalah kaum yang tidak mengetahui.] Dalam ayat ini dengan sangat jelas menyatakan, bila ada orang kafir yang meminta perlindungan—meski dalam suasana konflik Peperangan maka tetap harus dilindungi dan dijamin keselamatannya. Andaikan ayat 5 memang merupakan perintah memerangi semua orang kafir, niscaya orang yang meminta perlindungan tidak boleh dilindungi dan tetap harus diperangi,Lalu Ayat berikutnya 7 dan 8 apa Paman tidak memahaminya!? " Abiyan menjelaskan secara terperinci dengan sabar,. Namun Masauth terlihat masih kebingungan,.


"Tuan Sungguh Ilmu agama saya. masih sebesar butiran debu!? " Ujar Masauth seolah pasrah.,


" Sangat wajar bila dalam Al-Quran terdapat ayat-ayat perang yang memerintah memerangi orang-orang kafir yang mendeklarasikan permusuhan dan peperangan terhadap umat Islam dalam konflik komunal tempo dulu. Namun tidak berarti ayat-ayat perang itu memerintahkan umat Islam untuk memerangi siapa saja yang berlainan keyakinan, kapan saja dan di mana saja. Bukankah misi utama Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam adalah untuk menjadi rahmat bagi alam semesta? Bukankah di Madinah beliau juga hidup berdampingan dan bahkan menjamin keselamatan nyawa orang yang berlainan agama dengannya? Karenanya, ayat-ayat perang dalam Al-Qur'an niscaya harus dipahami dalam konteks sebenarnya, Percayalah Paman Jika saya juga sama memahami Ayat 5 itu , Saya sudah membunuh Paman ketika Pemahaman yang kita Anut berbeda ketika pertama kali kita di pertemukan!? " Mendengar Ucapan Abiyan Masauth langsung, tertunduk Malu,.


"Astaghfirullah Hall azim, Lalu apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan perbuatan terkutuk mereka,.!? " Melihat Masauth yang mulai tenang Abiyan tersenyum simpul,.


"Pergilah ke kota Raja, Awasi kedua bawahan Tantra, Ingat jangan bertindak terlalu jauh, " Mendengar titah Abiyan, Masauth kembali bersemangat


Dengan menyamar sebagai Orang Tua renta Masauth mengitari kota Raja mencari keberadaan Kedua bawahan Mahapatih, Namun sama sekali tidak dia temukan,


"Aneh Padahal dia hanya manusia biasa, bagaimana mungkin Begitu susahnya mencari keberadaan keduanya, " Guman Masauth sambil terus melangkah menyusuri tiap sudut Kota Raja yang begitu Ramai.


Langkah Masauth terhenti di sebuah kedai Minuman keras, ketika matanya Melihat Tantra yang sedang asik Minum bersama dua Anak buahnya yang tak lain Tejo dan Tariq, Mereka bertiga terlihat sangat menikmati minuman yang memabukkan itu, Sedangkan Masauth hanya mengawasi mereka bertiga dari jauh,.

__ADS_1


"Tuan? Apa tuan pernah mendengar Seorang pendekar berjuluk penguasa Dua Alam!? " Seketika Tantra berhenti tertawa dan menatap tajam pada Tejo yang barusan menyinggung penguasa Dua alam,.


"Dia Bukan pendekar tapi lebih menakutkan dari pada itu, Dia Yang membuat Raja dan ratu kegelapan bertekuk lutut tak berdaya, Dan hampir seluruh penghuni Hutan mati pergi dari sana karena tidak sanggup menghadapi Seorang Pemimpin Berjuluk Sultan Di tanah Sanggula!? " Penjelasan Tantra sama persis seperti penjelasan Nyi wilarang terkait penguasa Dua alam itu,.


"Tuan, tulang-tulang serasa remuk, Saya pamit sebentar hendak meregangkan otot yang kaku!? " Tantra paham dengan maksud ucapan Tejo yang hendak mencari mangsa baru, untuk menyalurkan hasratnya,. Tantra hanya mengangguk sedangkan Tariq hanya mengedipkan mata,.


Melihat Tejo keluar seorang diri dari dalam kedai, Masauth diam-diam mengikuti Tejo yang berjalan menuju Sebuah pohon, Masih jelas di lihat oleh Masauth ketika Tejo, balik kiri dan kanan matikan semuanya aman dan sedetik kemudian, Masauth yang sejak tadi tidak melepaskan pandangannya menjadi kelabakan karena, Dia kehilangan Tejo yang entah pergi ke mana., Masauth yang menyadari jika Orang yang dia ikuti mampu menghilang dengan cepat bahkan dari pandangan bangsa jin sekalipun, Tentu dia tidak mau ambil resiko dengan segera berubah ke bentuk semula dan langsung melesat pergi menuju desa Makmur Untuk menemui Abiyan melaporkan apa yang sudah terjadi,.


"Bagaimana Paman!? " Ujar Abiyan ketika Masauth tiba-tiba berdiri di belakangnya,.


"Anak Buah Tantra memiliki ilmu menghilang, Bahkan dari kami bangsa Jin, tidak bisa melihat wujudnya,!? " Lapor Raja Masauth,.


"Itulah Paman, dan Saya hanya bisa menghentikan mereka, ketika mereka mengusik Jiwa yang Murni!? " Masauth manggut-manggut Mulai paham mengapa Abiyan tidak bisa membantu mereka satu persatu dari ulah Tejo dan Tariq,.


Next.,

__ADS_1


Jangan Lupa Like, coment and Vote


__ADS_2