
Panglima Ranapati, yang masih belum habis pikir dengan keberanian yang di tunjukan sang Permaisuri mendiang Raja Wardana.
"Ampun Tuan Ratu, Saya sungguh tidak menduga Tuan,ratu begitu berani menentang penguasa kegelapan di hadapan para pengikutnya,padahal Tuan Ratu Tahu Punggawa kerajaan jayagara adalah Pengawal Ratu kegelapan dan tidak perlu di pungkiri jika kehebatan yang mereka miliki,Sungguh sangat hebat!?" Ujar Panglima Ranapati ketika mereka telah memasuki pekarangan Padepokan yang di dirikan Oleh Abiyan
"Jujur Panglima Ranapati,Demi Allah penguasa jagat Raya ini,saya sungguh sangat ketakutan meskipun Tuan Guru sudah berjanji akan melindungi kita berdua Namun,Siapalah kita berdua jika di bandingkan dengan Para punggawa bengis yang tidak punya hati itu, Telat sedikit saja nyawa kita melayang,!?" Ujar Ratu dewi ningsih dengan tatapan menerwang jauh.,Sambil mengngenang kembali Ucapan Tuan Guru Abiyan,.
Flash back
"Tuan guru,saya dengar kabar burung, Di Istana Jayagara ada,Seorang yang mengaku dirinya pencipta dan mampu mengabulkan keinginan setiap orang yang menyembahnya!?"Abiyan hanya menyungingkan senyum Tipis,.
"Iya Zalitun Namanya, Namun hal ini bukan pertama kali terjadi,dan akan terus terjadi selama dunia ini masih berputar pada porosnya!?"Ujar Abiyan mengantung.
"Apa tuan guru juga tau siapa Orang itu!?,Lalu Jika dia benar bisa menghidupkan Orang telah lama meninggal,bukankah itu level sang pencipta?" lagi-lagi ucapan gundah Ratu Dewi ningsih membuat abiyan tersenyum namun kali ini senyumannya penuh arti,.
"Ratu,Ketika nyawa terlepas.dari tubuh yang fana ini,hanya Allah yang mampu,mengembalikan ataupun mengendalikan setiap Roh Mahluk ciptaanya,dan Roh Raja Wardana hanya atas izin Allah yang menciptakan semua mahluk dan membangkitkannya.,"
__ADS_1
"Sungguh tuan Guru ucapanmu,tak bisa saya pahami,jujur saya ingin membuktikan Apakah benar adanya jika penguasa kegelapan itu mampu membangkitkan mendiang baginda Raja Wardana!?"
"Ratu,Iblis punya seribu satu cara untuk menyesatkan Umat manusia,Terlebih lagi Umat Nabi besar muhammad solaullahu alaihi wassalam,Namun apa Tuan Ratu berani mengungkap yang sebenarnya ketika Tuan Ratu Tahu yang sebenarnya!?" Sebaliknya mendengar pertanyaan Abiyan, Dewi Ningsih mengeryitkan dahinya pertanda semakin bingung.
"Apa maksud Tuan guru!?"
"Saya akan membantu Tuan Ratu dengan mata yang mampu melihat wujud yang sebenarnya dari mahluk yang di ciptakan oleh Zalitun!?" Ujar abiyan yang semakin membuat Dewi Ningsih semakin.tidak mengerti,.Namun ketika mendengar Abiyan akan melindunginya dengan cepat dia menyanggupinya karena merasa yakin dengan kehebatan yang Abiyan miliki.
"Jika Tuan Guru,ada dan menjaga keselamatan saya,tentu tidak ada satu halpun yang membuat saya takut Di dunia ini,!?" Ujar Dewi Ningsih penuh keyakinan.,Abiyan hanya menggeleng dengan senyuman tipis.
Ingatlah, jangan pernah kamu menggantungkan sebuah harapan kepada manusia karena bisa membuat kecewa. Berharaplah hanya kepada Allah karena rencana Allah itu indah pada waktunya dan tidak pernah membuat kecewa hamba-Nya. Janganlah menggantungkan harapan kepada manusia lagi karena berharap kepada manusia adalah salah satu seni menyakiti diri sendiri. Jangan berharap kepada manusia, sebab itulah sumber kekecewaan dan aneka kepahitan hidup. Janganlah mengandalkan dan berharap kepada manusia untuk menolong kita. Sering kali kita terpukau dengan kehebatan seseorang sehingga kita terjebak dan melihat orang tersebut layaknya Tuhan. Tetap berusaha dan berdoa, maka Tuhan akan melapangkan hidup kita,Yakin saja Allah akan selalu melindungi tujuan mulia kita!?" ujar Abiyan
Dewi nigsih terpukau dengngan penjelasan Tuan guru Abiyan yang seketika membuatnya tersadar.,
"Astagfirullah,Semoga Allah selalu merahmati kita semua dengan pengampunan atas semua salah yang baik sadar maupun secara tidak sadar yang telah kita lakukakan Aamiin!?,Jadi apa yang akan Saya lakukan Tuan Guru?"Tanya Ratu Dewi Ningsih kemudian
__ADS_1
"Datanglah ke sana Sampaikan niat yang sekarang mengganjal dalam benak Ratu,Satu hal Akan membuat Tuan ratu terpukau karena mahluk yang menjelma menjadi Mendiang Raja Wardana mengetahui Semua Hal tentang Raja Wardana bahkan hal terkecil sekalipun,Dan hal ini yang akan membuat kerinduan kamu sedang di uji,Tataplah dengan hati dan kamu pasti menemukan kebenaran!?"
Back
"Tuan Ratu,Apa yang kamu lamunkan Sampai saya seperti berbicara kepada diri sendiri!?" Ujar Ranapati ketika melihat Ratu Dewi ningsih melamun entah apa yang sedang di pikirkannya.,
"Eh iya,.Ada apa Ranapati,Namun syukur Alhamdulillah kita berdua berada dalam lindungan Allah Swt." Jawab Ratu Dewi ningsih sekenanya membuat Ranapala tersenyum sambil manggut-manggut dan langsung mempercepat langkahnya, Memasuki gerbang padepokan,.
"Asalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh!?" Ujar Ranapati ketika Sampai di samping Martapura yang lagi berdiri di samping Surau Sambil menatap jauh ke arah pegunungan yang menghijau,.
"Waalaikum salam,Eh Ranapati bagaimana dengan tugas yang di berikan Tuan Guru,Lancar?"
"Alhamdulillah,Semua berjalan lancar atas izin Allah swt,.Oh iya Tuan Guru mana!?" Tanya Ranapati kemudian sambil mengedarkan pandangannya keseluruh arah mencari sosok Tuan Guru,.
"Sampai Dua hari kedepan,padepokan ini di serahkan pada kita berdua untuk menjaga dan melindungi seluruh jamaah yang mengantungkan hidupnya di padepokan ini,Namun Tuan Guru tidak menjelaskan dia hendak kemana dan apa yang akan dia kerjakan dan sayapun enggan untuk bertanya!?" Mendengar Jawaban Martapura,Ranapati hanya Manggut-manggut yang pastinya jika dia berada di posisi Martapura diapun tentu tidak akan berani bertanya,.
__ADS_1