TITISAN LANGIT

TITISAN LANGIT
JEBAKAN IBLIS Part 9


__ADS_3

"Apa maksud Kamu Tuan Abiyan, Belum selesai Bukankah Baginda Raja Palsu Sudah mati terbunuh!? " Ujar Ratu Karena merasa Aneh dengan permainan yang di mainkan Abiyan,.


"Tidak Bagus jika hanya Satu Baginda Raja Wardana Yang minum Air Ini Bukankah Sebaiknya Keduanya juga Harus minum Boleh Jadi diantara kedua Baginda Raja Wardana, Sama-sama Palsu,!?" Ujapan Abiyan membuat Raja Wardana Murka,


"Apa kamu meragukan Keasliannku Abiyan!!? " Ujarnya dengan Sedikit Nada Tinggi,.


"Baginda lah Yang meragukan Keaslian Baginda Raja, Lantas Apa yang membuat Baginda Ragu Jika Tuan Baginda Adalah Raja Wardana yang Asli!?" Ujar Aryo sambil menyerahkan Kendi pada Raja Wardana,. Nampak jelas terlihat kebimbangan. Raja Wardana ketika menerima Kendi itu,. Dia tau betul bagaimana Kehebatan Racun Dunia Tengah Yang sama sekali Tidak ada penawarnya,.


Prankkkkkkkk


Ctasssssss


Brakkkkk


Raja Wardana langsung membanting Kendi itu,.


"Abiyan Apa kamu pikir Saya Bodoh Sampai saat ini racun buatan Dunia tengah belum ada penawarnya,.Kamu hendak menipuku, Atau jangan-Jangan kamu menginginkan Tahta kerajaan ku dan juga permaisuri Kerajaan Jayagara!?" Mendengar ucapan Raja Wardana Abiyan tersenyum dan berhasil mengelabui Sang Raja Palsu Alias Iblis yang Bernama Gholum,.


"Dunia.Tengah terletak Jauh Di ujung tenggara Dan setau Saya Tidak Semua orang mengetahui Prihal keberadaan Mereka, Dan Racun Yang Baginda maksud memang benar Adanya, Namun Sayang keberadaan Racun Itu di Simpan Rapat-Rapat Oleh Iblis Agar tidak menyebar, Yang Paling paham tentang Kehebatan Racun Itu Hanya Bangsa Iblis, Karena Racun itu juga Bisa membunuh Bangsa Iblis Sendiri,.Gholum, Kamu bisa Menipu Siapa Saja mereka Yang suka mengejar Kenikmatan Dunia, Namun dengan Izin Allah SWT Saya mampu mencium Aroma Iblis dari Jarak seribu Tombak!?" Karena kedoknya Sudah terbongkar Dengan Satu gerakan Gholum yang menjelma menjadi Raja Wardana Segera Bertindak dengan Melesat Cepat hendak Menyandra permaisuri,.


Hiyaaaaaaaaaaa


Whusssssssssaa


Shebbbbbbbb


Brakkkkkkkk


Sedikit Lagi tangan Gholum Mencengkeram Tangan Permaisuri Dewi Ningsih, Satu Sentakan berhasil Menghalau Tangan Gholum, Hingga Cengkrannya Hanya mengapai Tiang Penyangga Rumah yang Langsung patah,


"Tuan Abiyan Serahkan Saja Raja palsu ini pada kami!? " Ujar Martapura Sambil Memasang Jurus Andalannya Karena dia menyadari Lawannya Bukanlah Bangsa Manusia.,

__ADS_1


Pertempuran Empat Lawan Satu tidak bisa Di elakkan, Namun Kehebatan Martapura Hanya berlaku kepada Sesama Manusia Hingga. semua serangan Yang dia Arahkan hanya Mengenai Tempat kosong, Hingga Akhirnya.,


Hiyaaaaaaaaaaa


Brakkkkk


Bughhhhh


serangan Gholum Yang Begitu Cepat Tepat menghantam Tubuh Martapura dan Ketiga Rekannya Hingga Mereka mental Beberapa Tombak dan menghantam Meja dan Kursi,.


"Hahahaaha, Dasar manusia Bodoh Kalian Pikir, Bisa mengalahkan Gholum penguasa Gunung Lintang, Hari Ini kalian Sudah berani merusak Semua kesenanganku maka dengan Senang hati saya Akan membunuh Siapa saja yang menghalangi Saya untuk membawa Dewi Ningsih pergi dari tempat ini!? " Ujar Gholum sambil menatap Tajam Abiyan yang Berdiri tenang di depan Ratu Dewi Ningsih dan juga Ranapala dan Istrinya Yang berdiri ketakutan,.


"Iblis, Merasa diri Seperti Tuhan Hingga bisa menentukan Takdir hidup Umat manusia yang sejatinya milik Allah, Dan Sesungguhnya dialah yang berhak memutuskan Hidup dan mati Seoarang Hamba!? " Gholum Semakin Murka dan dengan Penuh Kemarahan Gholum Melancarkan Serangan Mematikan Dengan Cakar yang keluar dari Kuku Jarinya, Gholum Melancarkan serangannya mengincar Batok kepala Abiyan yang tetap Tak bergeming dari Tempatnya Berdiri,.


hiyaaaaaaaaaaa


Singgggggggg


Brakhgh


Gedhebhughhhhh


Aghhhhhhhhh


Serangan secepat kilat dengan Kuku tajam Siap meremukkan Batok kepala Abiyan, Yang belum juga bergerak Dari tempatnya berdiri, Namun Dengan satu gerakan yang di luar perkiraan Gholum Sebuah Pukulan Langsung bersarang menghantam pergelangan Tangannya,. Hingga tubuhnya terhuyung Kebelakang, Gholum mengerang kesakitan Wajahnya seketika Panik ketika mengetahui Kehebatan Pemuda Yang Masih sangat muda Untuk Ukuran kehebatan Kanuragan yang di miliki nya,.


"Jangan Senang Dulu Anak muda Itu baru sebagian Kecil dari kekuatan Yang Saya miliki," Lalu Gholum Membaca Sebuah Mantra Terlihat jelas mulutnya Komat kamit,.


Blap


wuisssssssa

__ADS_1


Grrrrrrrrrrrrrr


Sihhhhhhhhhhhhhhh


Tiba-tiba tubuh Gholum berubah Menjadi Seekor Ular Besar Berkepala delapan, Hingga Membuat Seluruh orang yang berada di tempat Itu menjadi panik, Warga yang berada Di sekitar kediaman Kepala Desa Langsung Berlari menjauh menyelamatkan diri dari Amukan Ular Berkepala delapan,.


"Akhirnya Saya menemukanmu Gholum Setelah sekian Lama mencarimu, Pucuk di cinta ulampun tiba, Kali ini kamu sudah Tidak bisa lolos lagi dariku!? " Ujar Mahluk Aneh Berbentuk Ular Berkaki Empat dan memiliki Kepala Seperti Burung Elang,


"Somali!!" Nampak terlihat jelas Gholum Iblis Ular itu Sedikit Mundur beberapa langkah karena terkejut melihat Somali Yang tiba-tiba muncul Di tempat itu,.


"Tuan Abiyan,Urusan Gholum Serahkan Pada Saya, Dia punya Urusan yang belum kelar Sama Saya, Dia harus mengembalikan Mustika Ular yang dia curi dari saya, Sesungguhnya 2000 Tahun yang lalu Gholum Adalah murid saya namun, Setelah mencuri Mustika Ular yang sengaja Saya kubur dalam Gua kematian Dia melarikan diri dan berbuat Onar sesuka hatinya,!?" Ujar Somali meminta izin Abiyan dan juga menceritakan Keburukan Sifat Gholum,. Abiyan hanya nengangguk Dengan senyum yang mengembang di bibirnya,.


Whuss whusss whusss


Kepakan Sayap Somali membahana Melesat terbang dengan cepat mematok dan mencegkram Kepala-kepala Ular jelmaan Gholum


Crakkkkk


Bunyi Tulang Remuk, Tidak membutuhkan Waktu lama Untuk Mengalahkan Wujud Ular Gholum Hingga Dia Kembali kewujud Semula dengan Darah yang menetes Dari sela-sela bibirnya,.


"Ampun Tuan, Tolong Jangan Bunuh Saya, Saya melakukan Semua Itu karena lelah terus tidak di anggap Oleh seluruh Bangsa Iblis, Saya selalu menjadi Nomor dua, Tuan tolong Maafkan Saya,!? " Ujar Gholum yang sudah tidak berdaya,. memohon pengampunan Namun Somali yang telah di kuasai Emosi Langsung menukik Hendak menghancurkan Tubuh Gholum berkeping-keping, Namun Sebelum Cakarnya Mencapai Tubuh Gholum, Abiyan dengan sekali sentakan Menarik Tubuh Gholum Dan menaruhnya di belakangnya Hingga Somali Langsung memutar Serangannya Dan menghantam Tunggak kayu yang ada di samping Abiyan Hingga remuk berkeping-keping,.


"Cukup, Islam Tidak mengajarkan Sesama hamba Saling membunuh, Tugas kita hanya menyadarkan bukan mengambil Alih Tugas Maha pencipta,. " Mendengar Ucapan Abiyan Seketika Somali langsung Luruh ketanah,


"Astaghfirullah, Maafkan Saya Tuan!? " Ujar Somali dengan Tulus berbeda Halnya dengan Gholum Yang baru saja di selamatkan Bukannya Berterima kasih Malah mengambil Kesempatan dalam kesempitan.,


Next


Apa Yang akan Dilakukan oleh Gholum yang baru saja terbebas dari kehancuran!?


jangan Lupa Like Coment And Vote agar Author semakin Semangat UP

__ADS_1


**********Terima Kasih*******


__ADS_2