Trapped My Cruel Lecturer

Trapped My Cruel Lecturer
Dipertemukan oleh takdir ?


__ADS_3

Seorang pria menatap tidak percaya siapa yang berada di depannya saat ini. Bahkan beberapa kali dia mengucek matanya pun yang ada di depannya sama sekali tidak berubah. Teman dosennya dan mahasiswinya sendiri terlihat tengah duduk sebangku di depannya. Sebelumnya dia melihat sendiri bagaimana kedua orang yang paling tidak mungkin bersama itu tengah berbelanja bersama. Belanja bersama tidak mungkin tidak ada sesuatu kan diantara keduanya?


Beberapa kali Aerith menggaruk pelipisnya yang tidak gatal sama sekali. Dia bingung harus bicara apa disituasi saat ini. Tadi saat dia sudah selesai memilih bahan-bahan yang akan dimasak untuk nanti oleh Ryuzaki, ketika dia berbalik ke arah suaminya itu, dia melihat ada dosennya disana. Ingin kabur pun juga percuma karena dosennya sudah melihat semuanya.


Kini mereka bertiga, ralat berempat dengan istri dari dosen Aerith tengah duduk di restoran yang ada di Mall itu. Namun Ryuzaki meminta pihak restoran untuk mengosongkan tempat itu hingga hanya tersisa empat orang inilah tamunya. Orang kaya mah bebas, satu restoran dibooking semua.


" Ada yang bisa jelaskan pada ku yang sedang terjadi disini?" tanya Satoru san.


" Dia istri ku..." jawab Ryuzaki terkesan sangat santai sekali.


" What???? Kau serius??" pekik Satoru san begitu terkejut.


" Ck... Hilangkan kebiasaan mu berteriak seperti itu.. Telinga ku sakit mendengarnya.. Dan ya,, serius dia istri ku.." terang Ryuzaki.


Bahu Satoru san langsung lemas mendengar apa yang dikatakan oleh Ryuzaki tentang hubungannya dengan Aerith. Tidak bisa lagi ditutupi karena seperti yang diucapkan tadi, berbelanja bersama dan dijadikan satu troli jika tidak ada sesuatu itu rasanya tidak mungkin. Jadi daripada terus-terusan dikejar pertanyaan dari Satoru san, lebih baik mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, dan memintanya untuk merahasiakan hal ini ketika di kampus.


Satoru san sungguh terkejut sekaligus tidak percaya dengan apa yang dia dengar dan lihat saat ini. Kedua orang dihadapannya ini bahkan tidak saling memiliki urusan satu sama lain. Lagi, keduanya tidak pernah saling bersinggungan selama ini, lalu bagaimana ceritanya kedua orang ini menikah. Apakah dirinya ketinggalan sesuatu yang penting disini?

__ADS_1


" sejak kapan kalian menjalin hubungan? Aku bahkan tidak pernah melihat kalian berinteraksi ketika di kampus, lalu sekarang kalian sepasang suami istri, aku harus percaya begitu?" tanya Satoru san terlihat tidak percaya sama sekali.


" Ceritanya panjang dan akku sedang tidak ingin bercerita saat ini. Lagi, aku tidak peduli kau percaya tidak yang aku tahu tutup mulutmu rapat-rapat dan rahasiakan pernikahan kami. Jika ada seseorang di kampus yang tahu tentang kami, maka kau yanng akan aku cari pertama kali. Dan lihat saja apa ayang aku lakukan kepada mu.." Ryuzaki memberikan ultimatum sebelum Satoru san salah langkah dengan membocorkan apa yang terjadi diantara Ryuzaki dan Aerith.


" Ehmmmm .... Sekarang aku tahu kenapa kau bersedia menggantikan ku selama aku bulan madu dengan istri ku.. Ternyata ada udang dibalik tahu ya..." Satoru san menaik turunkan alisnya bermaksud menggoda Ryuzaki.


" kau sudah bosan hidup ya.."


Gluk....


Aerith merasa tidak enak pada dosennya sendiri. Ryuzaki mungkin biasa karena Satoru san adalah temannya di kampus, tapi Satoru san itu dosen Aerith, lalu apa yang harus Aerith lakukan. Bertindak biasa saja seperti sebelumnya juga tidak bisa karena Satoru san sudah tahu semuanya.


Keempat orang ini akhirnya menghentikan pembicaraan tentang pasangan pengantin baru itu, kemudian berganti membicarakan masalah kampus yang sebentar lagi akan merayakan hari jadinya yang ke 65 tahun. Satoru san begitu bersemangat karena selama satu minggu sebelum hari H, akan diadakan berbagai macam kegiatan salah satunya adalah bazaar.


Terlihat Aerith dan Satoru san begitu antusias membicarakan apa yang akan kelas mereka lakukan untuk memeriahkan bazaar dan juga acara demi acara yang nantinya akan diselenggarakan. Ryuzaki sesekali hanya menyimak tanpa ingin ikut membicarakan masalah itu. Ryuzaki setiap tahunnya memang sangat jarang ikut acara hari jadi kampusnya itu. Terlihat sejak enam tahun lalu, sepertinya hanya sekali saja dia mengikuti acara itu.


" Ryuzaki san, nanti kelas anda akan mengadakan bazaar apa?" tanya Aerith begitu senang.

__ADS_1


" Entah... " Ryuzaki mnegendikkan bahunya saja.


" Percuma saja kau tanya padanya.. Dia itu paling anti ikut acara yang seperti itu. Acara bulanan kampus saja baru kemarin dia datang, padahal sudah menjadi dosen lebih dari enam tahun." ujar Satoru san.


Aerith menatap tidak percaya apa yang dikatakan oleh dosennya ini. Acara bulanan kemarin berarti adalah hari dimana mereka akhirnya bisa bersama, maksudnya adalah hari dimana Aerith melakukan penjebakan dan Ryuzaki adalah yang masuk dalam jebakannya. Takdirkah yang membawa mereka bersama? Bolehkah jika Aerith beranggapan seperti itu.


Karena sudah hampir malam, Ryuzaki pun mengajak Aerith pulang ke unit kondominium mereka. Meladeni Satoru san hanya akan membuang-buang waktu karena pria itu sangat tidak tahu waktu jika sudah mengobrol. Menghindari meginap di restoran yang ada di mall itu, Ryuzaki pun mengajak Aerith pulang.


Selama perjalanan pulang hingga sampai di unit milik Ryuzaki, satu kata pun tidak keluar dari mulut Aerith. Entah apa yang wanita ini tengah pikiran, Ryuzaki jadi sedikit penasaran karena sebelumnya di restoran tadi istrinya ini masih baik-baik saja.


" Kau ada masalah?" tanya Ryuzaki ketika mereka tidak sengaja bertemu di dapur setelah sama-sama masuk kamar untuk membersihkan diri.


" Tidak ada... Memangnya ada apa pak?" tanya Aerith. Dia tidak memiliki masalah, tapi pikirannya sedang banyak saja karena memikirkan ketidaksengajaan yang membawanya menikahi pria di depannya ini.


" Kau melamun sejak tadi.. Ya sudah jika memang tidak ada masalah.. lekas tidur dan jangan begadang.. !!" ujar Ryuzaki kembali lagi masuk ke kamarnya.


Aerith masih duduk di dapur memikirkan semuanya, salah satu yang mengganggu pikirannya adalah jika sampai mereka berpisah, apa yang akan Aerith lakukan. Pasalnya entah sejak kapan dan dimana, tapi hati Aerith sering bergetar karena keberadaan suaminya. Inikah yang disebut jatuh cinta, karena sampai sekarang Aerith belum pernah merasakannya.

__ADS_1


__ADS_2