
Hatake Mitsuki, adalah seorang pebisnis yang bergerak dibidang bangunan. Sebagai seseorang yang sudah berkecimpung di dunia ini lebih dari tiga puluh tahun, semua menghormati pria ini dan menjadikannya sebagai panutan. Namun, yang menjadi panutan hanyalah peringai pria ini di dunia bisnis, tapi tidak dengan dunia pribadinya yang terkenal paling suka sekali menyewa wanita untuk menemaninya.
Menurut apa yang pernah Daigo cari tahu, Hatake Mitsuki ini adalah pelanggan paling sering dilayani oleh Aerith. Jadi jelas pasti akan sangat menyenangkan jika mempertemukan mereka berdua seperti sebuah reuni. Daigo ingin melihat bagaimana nanti adik kembarnya itu akan bersikap.
Benar saja, tak lama setelah asisten Daigo pergi karena menjalankan perintah darinya. Terlihay Hatake Mitsuki itu benar-benar mendekati arah tempat dimana Aerith dan Ryuzaki berada. Daigo pun dapat melihat dengan jelas bahwa iparnya itu terlihat ketakutan dan gugup melihat salah satu pelanggannya.
" Let' s play the game... " seringai Daigo.
Ryuzaki merasa sedikit sakit ketika Aerith mencengkeram lengannya dengan erat. Kuku Aerith yang panjang itu menusuk kulitnya meski Ryuzaki mengenakan setelah jas dengan kain terbaik sekalipun. Ryuzaki juga merasa ada sesuatu aneh dengan istrinya yang terlihat lebih gugup dari saat pertama kali memasuki ruangan ini. Apakah ada sesuatu yang terjadi dan dia tidak tahu.
Aerith sendiri bingung harus berbuat apa, karena jika dia tetap berada disini dia hanya akan membuat malu keluarga suaminya, tentu juga mempermalukan suaminya sendiri.Pasalnya yang kini tengah terlihat olehnya adalah pria yang selama ini pernah menjadi pelanggan tetapnya di club mami Starla dua tahun yang lalu.
" Tamat sudah riwayat ku kali ini... " batin Aerith menjerit takut.
" Ada apa? " tanya Ryuzaki yang juga menatap adanya seorang pria yang mendekati mereka. Bahkan pria itu tersenyum mesum menatap Aerith, dan entah kenapa Ryuzaki tidak suka melihat itu.
" Ehm... Pria itu... Pria itu.... " Aerith tergagap karena takut dengan tanggapan Ryuzaki nanti tentangnya.
__ADS_1
" Salah satu orang yang pernah menyewa mu? Apa dia yang mengambil virgin mu? " tanya Ryuzaki tanpa sedikit pun merasa canggung.
" Iya... Dan bukan... Bukan dia yang mengambil virgin ku tapi dia termasuk pelanggan paling sering menyewa ku untuk menemaninya dalam beberapa kegiatan bisnisnya dan menemaninya minum.. " Aerith tertunduk lesu. Sedikit banyak dia jadi paham kenapa diminta datang ke acara ini. Rupanya Daigo sudah mengetahui masa lalunya.
" Hm.. " Ryuzaki menanggapi dengan deheman saja.
Pria tua bernama Hatake Mitsuki itu benar-benar berdiri di depan Aerith saat ini. Dengan wajah yang tersenyum mesum, pria itu mengambil tangan kiri Aerith dan mengecup punggung tangannya. Ada sedikit rasa tidak nyaman di hari Ryuzaki melihat pemandangan di depannya saat ini. Dari dalam dirinya ingin sekali dia menghajar pria yang ada depannya ini, tapi Ryuzaki masih bersabar karena ini acara yang dibuat oleh keluarganya.
" My Girl... Lama tidak bertemu.. Dimana diri mu selama ini? Aku dengar ada seseorang pria yang membeli mu, apa pria ini orangnya... " tanya Mitsuki san dengan sangat santai tanpa peduli jika ucapannya menyakiti Aerith.
" Mitsuki san.. Lama tidak bertemu... Hahahaha,, saya tidak dibeli oleh siapapun, tapi saya berhenti menjadi lady escort karena kuliah.. " ujar Aerith sopan. Meski pria di depannya ini tidak sopan, tapi Aerith tahu betul bagaimana sikap dan sifat pria ini. Aerith tidak ingin keluarga suaminya mendapatkan hal buruk karena pria di depannya ini.
Terus terang Ryuzaki sangat tidak menyukai cara bicara pria di depannya ini karena jelas tidak melihat sedang ada dimana saat ini. Ryuzaki masih harus bersabar karena dia menjaga dua hal saat ini, nama baik keluarganya dan martabat dari sang istri. Jika Ryuzaki bertindak nekat, maka jelas rahasia kelam sang istri akan terkuak dan itu buruk untuk keluarganya juga. Di posisi seperti ini, Ryuzaki benar-benar muak sekali.
Tidak tahan lagi dengan pembicaraan menyakitkan telinga dan membuatnya panas, Ryuzaki langsung mengajak Aerith pergi dari sana secepat mungkin. Jika berlama-lama lagi di tempat itu, dia yakin pasti akan kelepasan dan berakhir membuat kacau acara yang sudah dibuat oleh Daigo.
" Sialan kau Dai... Jadi ini yang tengah kau rencanakan, dengan kata lain kau sudah mengetahui siapa Aerith.. Sialan... Sialan. " Ryuzaki kesal sekali sekarang ini.
__ADS_1
Dia mengantar Aerith ke ruangan pribadi milik keluarganya dan pamit keluar untuk bertemu dengan seseorang. Aerith pun mengerti jika suaminya saat ini tengah marah, jadi dia diam saja dan hanya menjawab dengan anggukan ketika Ryuzaki pamit pergi sebentar. Dan disinilah Ryuzaki berada sekarang, di depan pria yang menjadi biang kerok acara ini.
" Jadi kau sudah tahu? " ujar Ryuzaki bukan berupa sebuah pertanyaan tapi lebih ke pernyataan.
" Wanita seperti itu yang kau jadikan istri, kau sudah gila ya? Latar belakang apapun boleh, tapi tidak dengan wanita yang bahkan tidak lebih baik derajatnya dari seorang pelacur.. " sentak Daigo marah.
" Kenapa tidak boleh? Wanita baik-baik, dari keluarga baik, tidak menjamin akan berkelakuan baik.. Wanita yang kau anggap derajatnya rendah itu, adalah wanita yang mampu membuatku melupakan masalalu ku.. Kau pikir aku akan menikahi seseorang yang tidak bisa berbuat apapun untuk menguntungkan diri ku.. Kau salah besar Dai.. " sentak Ryuzaki. Lebih baik dia lampiaskan saja kekesalannya pada Daigo daripada pada Aerith atau orang lain.
" Kalau begitu katakan pada ku alasan ku menikahinya, kau tidak mencintainya dan aku tahu itu, jadi jangan mengatakan ini semua karena cinta. Dan lagi, apa kau tidak curiga kalau wanita itu adalah spy yang dikirim musuh keluarga kita... " akhirnya Daigo mengutarakan ketakutannya.
" Jika soal spy aku jamin dia bukan karena aku tahu dia berasal dari mana dan aku mengatasinya dua puluh empat jam. Jika kau tanya alasan aku menikahinya.... " Daigo nampak melihat Ryuzaki dengan intens karena penasaran dengan perasaanya Ryuzaki.
" Alasan aku menikahinya..... Akan aku katakan di bab selanjutnya... "
EEEAAAAAA......
Pada udah nunggu ya....
__ADS_1
Tunggu bab berikutnya ya... 😘😘😘