Trapped My Cruel Lecturer

Trapped My Cruel Lecturer
Berita menghebohkan


__ADS_3

Di kampus Aerith, pagi ini dihebohkan dengan foto-foto tentang Aerith yang terlihat memasuki sebuah hotel bersama dengan seorang pria yang wajahnya diburamkan. Foto-foto ini terpasang di papan mading yang ada di setiap fakultas. Semua tentu saja heboh melihat foto itu, meski bukan rahasia lagi jika Aerith memang wanita yang bekerja di dunia malam. Tapi melihat langsung bukti tentang pekerjaan Aerith membuat semua orang di kampus benar-benar merasa terkejut.


Kelas yang dulu menjadi jelas Aerith menjadi heboh dengan berbagai macam hinaan dan cemoohan yang dilontarkan oleh teman sekelas Aerith tentang berita itu. Apalagi ketika Nanako memasuki ruang kelas, suara teman sekelas Aerith semakin dibuat keras dengan sengaja agar Nanako mendengar ucapan mereka.


" *Ish.. Malu-maluin kelas kita aja si Aerith itu.. Mestinya juga nggak perlu sampai semua orang dikasih tahu kan pekerjaannya yang menjadi simpanan om-om.. "


" Bener banget.. Sok kecantikan sih, jadinya mau aja dijadiin simpenan om-om, kan yang penting dapat uang ya... "


" Dapat uang juga nggak perlu pakai cara itu kalo.. Malu-maluin kelas kita aja.. Pasti kita ikut dibicarain sama yang lain gara-gara sekelas sama ayam kampus... "


" Eh... Sssstttt... Jangan kenceng kenceng ngomongnya.. Tuh temen baiknya udah dateng, nanti kita bisa dilaporin ke orangnya lho.. Kan malu-maluin kalau kita berantem sama si ayam kampus itu*.. "


Nanako mengepalkan kedua tangannya kesal karena ucapan-ucapan temannya yang seenak jidatnya sendiri menghakimi Aerith tanpa tahu apa yang sebenarnya dialami oleh Aerith. Rasanya ini tidak adil untuk Aerith, dia tidak merugikan teman-temannya dengan pekerjaannya, lagi pula hanya satu pria yang menjadi sugar daddy Aerith. Tapi anehnya Aerith justru dianggap sebagai pelacur.


" Kalian kalau nggak tahu gimana hidup Aerith nggak usah ikut komentar apalagi ngomong seolah kalian nggak ada salah dan dosa sama sekali.. Masih mending Aerith jujur dengan apa yang dia lakoni, beda sama kalian yang sok suci nyatanya nggak jauh beda sama Aerith.. " sarkas Nanako menatap teman sekelas nya satu per satu.


" Ingat.. Apa yang terjadi pada Aerith hari ini, pasti juga bisa terjadi pada kalian.. Semoga saja kalian kuat jika harus menghadapi hinaan dan cacian seperti Aerith. " setelah mengucapkan itu Nanako langsung keluar kelas karena kesal. Percuma mengikuti pelajaran saat ini karena isinya juga pasti bikin dia emosi.


" Huuuu.... Dibayar berapa sih kamu, sampai segitunya sama Aerith.. Wanita nggak jelas aja kamu belain.. " celetuk salah satu teman sekalas Nanako yang masih bisa didengar Nanako. Tapi kali ini ucapan ini sangat keterlaluan sehingga Nanako geram dan langsung menghampiri mahasiswi yang bicara keterlaluan itu.

__ADS_1


" Kalau punya mulut itu disekolahin biar nggak asal ngomong aja.. Kelihatan banget kamu bukan mahasiswi pintar, karena kalau kamu pintar kamu itu akan tutup mulut pada apa yang menurut kamu nggak patut kamu untuk ikut campur.. " sarkas Nanako memaki teman sekelasnya.


Begitu selesai melampiaskan emosinya, Nanako benar-benar pergi. Dia akan menemui Ryuzaki untuk menanyakan perihal masalah ini. Pasalnya bukan hanya di kampus saja foto itu dipajang, melainkan di media sosial milik pribadi dan juga media sosial kampus. Pokoknya masalah ini benar-benar heboh, tidak hanya di kalangan mahasiswa tapi juga dosen.


**********


Para dosen tengah melakukan rapat darurat perihal masalah tentang foto-foto Aerith di luar kampus. Sebenarnya bagaimana kehidupan mahasiswa di luar kampus bukanlah hak kampus untuk ikut campur. Tapi karena masalah ini sampai menjadi buah bibir satu kampus bahkan ada di media sosial juga, sehingga nama kampus ikut masuk ke dalam berita miring itu. Akhirnya kampus harus ikut campur dalam masalah ini.


Ryuzaki sedang dalam suasana hati yang buruk saat ini. Selain karena masalah ini menimpa sangat istri yang tengah dalam kondisi lemah karena kehamilannya, dia juga kesal karena di foto-foto itu terlihat bagaimana Aerith dan seorang pria nampak mesra dan juga keluar masuk hotel. Saat ini sungguh Ryuzaki ingin sekali memakan orang karena kesalnya.


Selama rapat Ryuzaki sama sekali tidak mendengarkan apa yang tengah dibahas oleh rektor dan para dosen. Pikirannya berkelana ke tempat dimana Aerith yang semoga saja belum tahu mengenai kabar ini. Tapi dicegah pun sudah terlambat karena berita ini menyebar dengan sangat cepat karena diposting di media sosial juga.


" Ryuzaki san.. Bagaimana pendapat anda? " tanya rektor, tapi Ryuzaki hanya diam dengan tatapan kosong ke depan.


Dug..


" Berhenti melamun dan lihat rektor sedang bertanya pada mu..!! " Satoru san menendang kaki Ryuzaki membuat pria ini tersadar dari lamunannya.


" Menurut saya kita perlu menyelidiki tentang siapa yang menyebarkan berita ini.. " ucap Ryuzaki. Beruntung tadi dia ke dengar pertanyaan yang dilontarkan rektor karena semuanya juga ditanya seperti itu.

__ADS_1


" Lalu bagaimana menurut anda tentang mahasiswi yang dimaksud.? Perlukah kita DO saja mahasiswi ini atau anda punya ide lain? " rektor kembali bertanya pendapat Ryuzaki.


" Bukankah ini masalah pribadi mahasiswi itu.. Lalu kenapa jadi kita yang memberikan penyelesaian? Masalah pribadi bukan tempat dimana kita bisa ikut campur, jadi menurut saya tidak seharusnya kita ikut campur. Dan kalau tidak salah, bukankah mahasiswi ini sudah mengajukan kuliah offline.. Benarkah Madoki san? " Ryuzaki melemparkan pertanyaan pada dosen di fakultas Aerith selain Satoru san.


" Benar.. Dia memang sekarang kuliah offline karena alasan kesehatannya.. " Madoki san mengiyakan ucapan Ryuzaki.


" Bukankah itu sudah cukup menjawab pertanyaan kalian semua. Dia mahasiswa yang tidak aktif di kampus, laku kenapa jika dia digosipkan? Bukankah seharusnya itu tidak menjadi masalah untuk kampus.. " ujat Ryuzaki memang benar adanya.


" Jadi menurut anda tindakan apa yang akan kita ambil? " tanya rektor.


" Biarkan saja.. Ketika kita tidak menanggapi masalah ini, lama kelamaan juga akan hilang dengan sendirinya. Lain cerita jika kita menaruh perhatian, karena sudah pasti berita ini akan semakin disorot.. " ucap Ryuzaki memberikan keputusannya.


***********


Di kondominium milik Ryuzaki, Aerith yang tengah melakukan pembelajaran secara offline tiba-tiba dikejutkan dengan banyaknya pemberitahuan di media sosial dan juga group kelasnya di kampus. Rasanya tidak biasanya hal seperti ini terjadi. Dan betapa terkejutnya Aerith ketika melihat foto-foto dirinya dengan pria yang dia tahu siapa, telah tersebar di kampus.


" Ya Tuhan... Apa-apaan ini? " gumam Aerith kaget.


" Siapa yang melakukan ini dan kenapa daddy diam saja? Bukankah tidak baik untuknya jika muncul pemberitaan seperti ini... Apa yang terjadi? " gul Aerith mulai panik.

__ADS_1


Aerith menggigiti jari-jarinya memikirkan langkah apa yang harus dia ambil. Setahun Aerith, sugar daddy nya akan mengikuti pemilihan walikota Kyoto dalam beberapa hari lagi. Tapi kenapa bisa foto ini muncul, bukankah akan mempersulit pria itu dalam pencalonan nanti.


Aerith pun memutuskan untuk menghubungi sugar daddy nya untuk bertanya perihal ini berdampak pada pencalonannya atau tidak. Meski takut karena Aerith tidak pernah menanggapi pria itu, selama beberapa waktu ini setelah Aerith menikah dengan Ryuzaki. Harapan Aerith hanya satu semoga saja daddy nya tidak marah padanya karena mengabaikan nya..


__ADS_2