Trapped My Cruel Lecturer

Trapped My Cruel Lecturer
Orang yang menjadi tuan Aerith


__ADS_3

Sejak hari dimana dia bertemu dengan Ryuzaki di resto bento setelah lima tahun lamanya, Rena terus uring-uringan tidak peduli apa yang dilakukannya. Semuanya dimatanya salah, baik dari kru pemotretan sampai asistennya pun terkena dampak dari moodnya yang buruk itu. Tidak adanya kabar dari Ryuzaki setelah pertemuan itu membuatnya merasa marah. Apa sepenting itu, wanita murahan yang dinikahi Ryuzaki sampai membuatnya lupa padanya.


Rena sudah geram sekali rasanya, dan dia pun harus segera melancarkan rencananya untuk memisahkan Ryuzaki dengan Aerith. Entah cara apa yang nantinya akan digunakan, yang jelas keduanya harus berpisah. Ketika Rena berada di pikiran buntu tanpa tahu apa rencana selanjutnya. Ena Watson, managernya datang membawakan sebuah berita menggembirakan untuk nya.


" Apa kau bilang? " pekik Rena sangat terkejut.


" Aku sudah mendapatkan alamat tempat club dimana wanita itu dulu bekerja. Dan dari apa yang aku dengar, dia bahkan tinggal di sana selama tiga tahun. " ujar Ena mengulang pernyataannya tadi.


" Darimana kakak tahu info ini? " tanya Rena tidak percaya. Kenapa jika managernya ini yang mencari tahu, semuanya terasa mudah untuk diketahui.


" Banyak orang yang tidak suka padanya.. Tinggal menawarkan uang dan sedikit kosakata kebencian, maka mereka dengan senang hati bercerita.. Ayo, kita ke tempat dimana wanita itu berasal.. " ajak Ena.


" Manager ku memang luar biasa hebat.. Tidak perlu diragukan lagi.. " Rena memberikan dua jempol untuk sang manager.


Entah apa maksud dari manager Rena sampai ria pun ikut campur dalam urusan pribadi Rena. Karena seharusnya ini bukan ranah pekerjaannya. Untuk solidaritas kah atau kekeluargaan, sebenarnya keduanya juga sedikit tidak masuk akal. Tapi biarlah, toh Rena sangat terbantu dengan campur tangan sang manager dalam menghadapi wanita yang merebut posisinya.

__ADS_1


Di kawasan ramai di daerah Selatan Kyoto, ada sebuah club malam besar yang sudah berdiri disana puluhan tahun lamanya. Menurut cerita orang di sekitarnya, pemilik yang sekarang mungkin sudah generasi ke 20 atau ke 30, tidak ada yang tahu dengan jelas. Tapi karena pemiliknya saat ini, club ini menjadi besar hanya dalam jangka waktu dua tahun dia mulai memimpin.


Rena dan Ena sudah berdiri di depan pintu club, menatap sedikit tidak percaya pemandangan di depannya. Keduanya pikir club ini adalah club kumuh dan jelek, nyatanya ini merupakan club yang sangat mewah sekali. Dari tinggi gedungnya, mungkin bisa mencapai dua puluh lantai, atau lebih?


" Siapa kalian? Jika ingin bertamu club kami belum dibuka.. " seorang penjaga menghampiri Rena dan Ena.


" Kami ingin menemui pemilik tempat ini.. Katakan saja dia mau berapa supaya kami bisa menemuinya.. " ujar Ena. Dia sudah paham sistem. disini, karena itu mempermudah segalanya asalkan memiliki uang.


Penjaga itu menelisik penampilan Ena dan Rena dari atas ke bawah. Keduanya memang memakai masker dan Rena mengenakan kacamata hitam nya, hanya Ena yang memperlihatkan matanya. Tapi penampilan keduanya jauh dari kata sederhana. Karena yang menempel di tubuh keduanya memang semuanya adalah barang branded kelas atas.


" Selamat siang,, ada yang bisa kami bantu? " seorang pria dengan gaya bicara dan berpakaian seperti wanita memasuki ruangan itu. Berjalan bagai model yang melanggar lenggok di catwalk, membuat Rena menahan untuk tidak tertawa karena Ena sudah menginjak kakinya.


" Anda adalah.... " Ena tidak melanjutkan ucapannya karena menunggu pria setengah jadi di depannya ini memperkenalkan diri.


" Panggil saya miss Moon... Saya pemilik tempat ini, dan siapa gerangan Anda karena sepertinya Anda baru berada disini.. Dan tidak mungkin kalian yang semuda ini jadi tante girang kan.. Hahahahahahaha... " suara tawanya benar-benar sumbang dan menyakitkan telinga. Ingin sekali Rena menyumpal mulut orang ini dengan heelsnya.

__ADS_1


" Kami datang untuk menawarkan anda ini... " Ena menyodorkan cek kosong ke depan pria berjuluk miss moon itu, " Sebagai gantinya saya ingin informasi penting yang hanya anda yang tahu. " Ena sudah melepas maskernya dan tersenyum begitu menawan di depan miss Moon. Seolah Ena tahu bahwa pria di depannya ini mulai tertarik dengan cek kosong di depannya.


" Anda boleh mengisinya berapa pun, sesuai harga dari informasi yang anda berikan.. " tambah Ena.


Di dunia ini semua bisa dibeli dengan uang, apapun. itu asalkan kita memiliki uang, hati dan pikiran manusia bisa dibeli dengan mudah. Selama kita memiliki uang, maka kita akan menjadi seorang penguasa. Disini sudah jangan diragukan lagi kemampuan Rena dalam memiliki dan menghasilkan uang, model sekelas dia dengan bayaran paling tinggi, jelas dia banyak uang.


" Boleh tahu apa yang kalian ingin tanyakan? " tanya miss Moon sebelum dia menorehkan goresan tangannya di cek kosong itu.


" Siapa orang yang membeli Hirano Aerith dari club ini dua tahun yang lalu? " tanya Ena to the point tanpa ditutupi. Dan dilihat dari raut wajah miss Moon pun dia sangat terkejut karena nya.


" Ini adalah informasi rahasia yang tidak bisa saya bocorkan kepada siapapun orang di dunia ini.. Maaf saya tidak bisa menerima ini.. " suara yang mendayu seperti perempuan tadi sudah berubah menjadi suara pria yang terdengar macho. Dia pun menggeser cek kosong di depannya menjadi berpindah ke depan Ena.


" Miss Moon.. Saya tidak melarang anda menulis berapa pun nominal uang yang anda inginkan.. Dan lagi, rahasia itu akan aman di tangan saya karena justru saya ingin bekerja sama dengan pria itu.. Asal anda tahu wanita yang berasal dari sini itu telah mengkhianati tuannya dan membuat temannya saya ini dirugikan.. Jika kami mengekspos pun kami akan malu karenanya.. Tapi jika kami biarkan, itu akan semakin membuat wanita itu tidak tahu diri.. " ujar Ena menceritakan garis besar alasan dia menginginkan rahasia itu.


" Huft... Dia tidak pernah berubah,, selalu mencari masalah.. Disini pun dulu juga dia adalah sumber masalah.. Nama orang itu.......... " ujar miss Moon.

__ADS_1


" Thanks for your gifts.. " setelah mengatakan itu miss Moon pergi keluar dari ruangan itu, begitu pula Ena dan Rena yang keluar dengan wajah shock mendengar nama itu.


__ADS_2