
Semalam benar-benar dashyat percintaan antara Aerith dan Ryuzaki. Jujur saja Aeriht kewalahan melayani suaminya yang sudah seperti puasa selama bertahun-tahun untuk melakukan hal seperti yang mereka lakukan semalam. Ini adalah percintaan mereka yang pertama kali dengan keadaan sama-sama sadar, dan rasanya begitu menggelora di jiwa.
Tidak terhitung berapa kali semalam Aerith mendapatkan puncak kenikmatannya, yang jelas dia sangat puas sekali semalam. Kalau tidak salah menghitung, sepertinya empat ronde mereka berdua jabani hingga pagi menjelang. Bukan hanya Aerith yang menikmati, tapi juga Ryuzaki. Semalam dia sangat puas bisa merasakan nikmatnya bercinta dengan Aerith. Milik Aerith benar-benar masih sangat sempit. Dan karena kejadian semalam, telah mematahkan pendapat Ryuzaki yang mengatakan bahwa Aerith sudah sering melayani pria lain sebagai wanita malam.
Matahari sudah sangat tinggi, nyatanya belum bisa membuat kedua orang ini bangun dari tidur mereka karena kelelahan. Alarm HP pun hanya dimatikan kemudian di lempar entah kemana. Mereka masih sama polosnya bergelung di bawah selimut sambil memeluk satu sama lain. Pertama kalinya mereka tidur satu ranjang setelah sah dalam pernikahan.
" Eeughh.. " Aerith melenguh karena merasa gerah.. Dia mulai membuka matanya dan yang pertama dia lihat adalah dada suaminya.
Wajah Aerith memerah ketika mengingat setiap adegan ranjang yang dia dan suaminya lakukan semalam. Benar-benar sangat penuh dengan hasrat dan gelora, membuat dia malu sendiri jika mengingat. Aerith mendongakan sedikit wajahnya, agar matanya bisa melihat wajah suaminya yang masih terlelap di sampingnya dengan memeluk tubuhnya
Ryuzaki adalah pria yang begitu tampan, hidungnya mancung, bibirnya tipis tapi bibir itulah yang menjadi bibir paling manis yang pernah Aerith rasakan. Menurut Aerith, Ryuzaki begitu tampan dan penuh kharisma meski masih dalam keadaan tertidur seperti ini. Ingin rasanya dia memiliki selamanya, meski tahu itu adalah hal yang mustahil.
" Sampai kapan kau akan menatap ku seperti itu? Aku tampan ya.. " gumam Ryuzaki dengan suara serak khas orang bangun tidur.
" Kau... kau... sudah bangun?? " pekik Aerith langsung mendorong tubuh Ryuzaki dan berlari menuju ke kamar mandi tanpa peduli dengan bagaimana badannya sekarang tanpa benang sehelai pun yang menempel.
" Pelan-pelan.. " teriak Ryuzaki yang menatap sambil tersenyum istrinya. Tingkah Aerith selalu bisa membuatnya tersenyum dan menangis.
__ADS_1
Ryuzaki turun dari ranjang dan langsung memakai pakaiannya yang sudah tercecer di lantai. Kemudian dia membersihkan ranjang dan merapikannya agar bentuknya seperti sebelum ada gempa semalam. Ryuzaki juga mengganti sepreinya dengan yang baru karena yang ini sudah bercampur dengan cairannya dan Aerith.
Ryuzaki lekas kembali menuju ke kamarnya, dia harus membersihkan badannya dari keringat dan hal-hal sisa semalam. Namun tubuh Ryuzaki tersentak kaget ketika membuka pintu kamar Aerith di depan pintu itu sudah ada bibi Ino yang tengah berkacak pinggang menatapnya marah.
" Bagus... Apa anda lupa larangan dokter? " bibi Ino langsung menyemprot Ryuzaki.
" Apa sih bik..? Aku nggak tahu apa yang bibi maksud.. " Ryuzaki berpura-pura tidak paham.
" Oohh.. Tidak tahu ya.. Apa tuan muda masih berpikir karena saya tua jadi pendengaran saya bermasalah. Semalaman saya mendengar semuanya tuan, bukan hanya semalam tapi sampai pagi tadi saya masih mendengarnya.. Jangan mengelak, bukankah anda tahu bahwa nyonya mida tidak diizinkan untuk melakukan kegiatan yang berat.. " sembur bibi Ino. Biarlah dia dibilang pelayan tidak tahu diri. Toh tuan mudanya ini juga keterlaluan sekali.
" Berat apanya sih bi,, Aerith cuma di bawah dan merasakan nikmatnya, apanya yang berat? " Ryuzaki kekeh tidak mau disalahkan.
********
Pengusiran yang dilakukan oleh Ryuzaki semalam sungguh melukai Rena. Sejak semalam hingga siang ini, Rena hanya mengurung diri di kamar apartemennya tanpa ada niatan sedikit pun untuk keluar dari dalam sarangnya itu. Mandi pun tidak, makan pun tidak, hanya menangis lalu tidur, menangis lagi lalu tidur lagi, seperti itu terus dan tidak sama sekali ada perubahan kegiatan.
Sungguh beruntung karena seminggu ini Rena mendapatkan jatah libur sehingga dia tidak membawa masalahnya ke pekerjaan, atau pekerjaannya akan berantakan. Ena yang merupakan managernya sampai jengah dengan tingkah Rena dan ingin sekali menyeret Rena keluar dari sarangnya itu.
__ADS_1
" Jika tidak ingin kehilangan kenapa juga ditinggalkan? Pas mau married lagi, wajar lah si pria sekarang ogah.. " gerutu Ena yang jadi kesal.
" Nasib sungguh tragis karena cinta.. Untung saja aku tidak percaya adanya cinta di dunia ini.. Jadi ya nggak kek Rena chan begitu, hidup segan mati tak mampu.. " cibir Ena sambil menikmati tayangan di televisi.
Satu demi satu chanel dia cari untuk bisa mendapatkan siaran yang menarik baginya. Dari siaran film kartun sampai ke siaran berita tidak ada sama sekali yang menarik perhatian Ena. Hingga tiba di chanel lain yang juga menyiarkan berita terkini kota Kyoto.
" Pria ini.. Bukankah dia pria itu? " ucap Ena langsung mengeraskan volume televisi agar jelas mendengar apa saja yang berita itu sampaikan.
* Keito Maximus, kandidat walikota dari partai umum kini telah mendapatkan begitu banyak dukungan dari rakyat.. Keito san digadang gadang akan menjadi walikota Kyoto dan mengalahkan dia kandidat lainnya. Hari ini kami secara eksklusif mengikuti beliau yang berkunjung ke sebuah panti asuhan yang selama ini berada di bawah naungan sang istri, Kushina Hinata.. Mari kita simak berita ini... *
" Dia... Dia... Rena... cepat keluar kau sekarang juga... Renaaaaaaaaa..... " Ena berteriak sangat kencang sehingga Rena yang mengurung diri pun terpaksa keluar.
" Ada apa sih Kak? Kurang keras kakak teriak.. " sembur Rena emosi.
" Lihat itu.. Lihat di TV itu,, cepat... Kita mendapatkannya.. Kita menemukannya.. Pria itu pria yang bersama dengan wanita itu... " ujar Ena belepotan saking senangnya.
Rena maju dan benar-benar mendekat ke arah TV, dia melihat berita tentang pencalonan seorang pria sebagai walikota Kyoto periode lima tahun ini. Namun yang menarik perhatian Rena adalah nama pria itu sama dengan nama pria yang membeli wanita yang kini menjadi nomero uno di daftar manusia yang paling dia benci.
__ADS_1
" Good.. I got you.. " Rena tersenyum smirk.