Trapped My Cruel Lecturer

Trapped My Cruel Lecturer
Max marah besar


__ADS_3

BRRRAAKKKK


PYARRRR.... TRANGG


" BERANINYA DIA MENGKHIANATI KU... SIALAN,, SERET DIA KE HADAPAN KU SEKARANG JUGA!!!! " Maximus berteriak kencang meminta anak buahnya membawa Aerith padanya.


Rekaman video dimana Aerith bersama dengan Ryuzaki di mall kemarin sudah sampai ke tangan Max. Dia tidak mengenal nomor pengirimnya tapi yang jelas dia sudah melihat video itu sejak baru bangun tidur. Ketika dia mencoba menghubungi nomor itu, nomor itu sudah tidak aktif.


Begitu melihat video itu, Max langsung marah dan menghancurkan semua yang ada di kamar pribadinya di rumah pribadinya. Rumah yang tidak jadi satu dengan rumah istri dan putranya. Max langsung kalap, rasanya seperti harga dirinya tengah diinjak-injak oleh Aerith dan dia merasa dihina oleh orang yang selama ini makan dari belas kasihannya.


" Kau milik ku... Sejak kau bersama ku, kau hanya boleh menjadi milik ku.. Beraninya kau mencari gara-gara dengan ku.. " Max meremas kencang ponselnya hingga sedikit muncul retak di layarnya. Kemudian Mac hempaskan ponsel itu ke lantai hingga semakin berhamburan.


" Selidiki siapa pria itu!! " Max memerintah asistennya yang sejak tadi juga melihat bagaimana tuannya mengamuk hanya karena wanita yang selama ini menghangatkan ranjangnya justru bersama pria lain.


" Baik tuan.. " Suga segera pergi dari kamar tuannya untuk menyelidiki siapa pria yang bersama Aerith.


" Heh... Kau pikir bisa lepas dari ku, tidak akan my baby, kau hanya bisa terlepas dari ku jika aku sudah bosan dengan mu.. Tapi sayangnya, rasa tubuh mu tidak pernah membuat ku bosan.. " Max menyeringai yang mana terlihat begitu mengerikan dilihat oleh siapapun yang melihatnya.


Max kemudian pergi ke tempat dimana dia dan Aerith biasa bertemu. Dia akan membuat Aerith bertekuk lutut dihadapannya dan tidak akan berani melakukan hal yang membuatnya marah seperti saat ini. Aerith miliknya, dan selamanya Aerith akan menjadi miliknya. Tidak akan pernah Max biarkan Aerith menjadi milik pria lain. Kelezatan Aerith tidak boleh dinikmati oleh orang lain.


**********


Lain Max lain Rena yang tengah menyusun rencana untuk mendapatkan Sekutu yang bisa membuat Ryuzaki dan Aerith berpisah. Sekutu yang dimaksud Rena disini adalah pria bernam Keito Maximus itu. Rupanya pria itu memiliki pengaruh begitu besar di Kyoto, pantas saja skandalnya dengan Aerith tidak terbaca media padahal sudah berlangsung dua tahun lamanya.

__ADS_1


Hari ini Ena akan membuat janji temu dengan Max melalui kantor partai yang menaungi Max. Semoga saja janji temu itu bisa segera terjadi sehingga semuanya bisa lekas terjadi sesuai apa yang Rena harapkan. Ena kebetulan memiliki teman di kantor itu, yang sudah berjanji akan mengusahakan keinginan Ena untuk bertemu Max.


" Semoga saja kita lekas mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan pria itu.. " ujar Ena mengambil tempat duduk di sebelah Rena.


" Apa sesulit itu menemui pria itu? " Ena mengangguk. Nyatanya memang Max tidak sembarangan menerima tamu. Hanya yang memiliki kepentingan saja yang bisa bertemu dengannya.


" Cih sombong sekali dia.. Aku saja yang model internasional tidak segitunya juga.. " cibir Rena.


" Lainlah konteksnya, jangan kau samakan.. Lagipula pria ini memang terkenal arogan dan sangat menaati peraturan yang dia buah sendiri. "


" Haaa... Kok begitu? Bukankah aneh jika dia membuat peraturan sendiri.? "


" Tapi memang begitulah sifat pria satu ini.. Tapi dia sangat loyal sekali pada pegawai atau orangnya yng memang sangat setia padanya. " ujar Ena.


" Menurut dari informasi yang aku dapatkan, pernikahannya dengan sang istri tidak lebih dari sebuah kontrak seumur hidup. Istrinya bergelimang harta tapi tidak mendapatkan kepuasan batin.. " Rena terkejut karena info sedetail ini saja managernya bisa tahu.


" Darimana kau tahu? " tanya Rena.


" Dari gosip yang beredar di kalangan wanita berkelas di kota ini.. " jawab Ena dengan sangat percaya diri dan terlihat menyombongkan kemampuannya.


" Ya... Ya... Kau memang yang terbaik kak solat mencari informasi.. " puji Rena.


Rena dan Ena adalah model dan manager yang namanya saling berkaitan di setiap pemberitaan. Rena yang merupakan model berbakat, dibawah pengasuhan Ena, semakin berkembang kemampuannya. Keduanya disebut sebagai partner kerja terbaik di dunia modeling di luar negeri sana.

__ADS_1


Ena selalu memiliki strategi yang jitu dan informasi yang akurat, membuat jalan Rena menuju ke puncak tertinggi nyaris tidak ada hambatan. Rena sekarang adalah top Model dunia dengan penghasilan paling tinggi jika dibandingkan model lainnya. Tawaran kerja Rena pun masih sampai tiga tahun lagi baru habis. Ena benar-benar membantu Rena meraih mimpinya, menjadi model nomor satu di dunia.


Kriiiing... kriiiinggg....


Ponsel Ena berbunyi, Rena mengode Ena untuk me jawab panggilan yang entah dari siapa karena nomornya tidak disimpan oleh Ena.


" Iya.. " jawab Ena.


" Sudah dapat kepastian, apakah kami bisa bertemu dengan beliau? " tanya Ena langsung, bahkan di penelepon belum menjawab sapaannya.


" Ena... Sorry, but it's may be little difficult.. He has a bad temper, so i can't help you to make a deal with him.. " ujar teman Ena yang bekerja di tempat Max.


" Lalu? Tidak bisakah kau membantu ku lagi? Pliss.. Aku akan biarkan kau berfoto gratis dengan Hibiki Rena jika kau bisa membantu ku.. " Rena langsung menatap sinis managernya, foto gratis dengannya, enak sekali orang ini.


" Oke.. Come to the banquet in hotel Narita, tomorrow night. My bos will came this banquet. You can make a deal with his asisten. " ujar teman Ena.


" Oke.. Thanks ya,, kapan kau luang, pergi temu i aku.. Aku akan membuat kau bisa berfoto dengan Hibiki Rena.. "


" Oke.. See you.. "


" Yes.... Sekarang waktunya kita shopping untuk ke pesta besok, Rena.. " Ena mengedipkan sebelah matanya.


" Oke.. Let' s go to shopping... " seru Rena yang begitu senang sekali sekarang. Dia bisa segera menyelesaikan masalah dengan wanita yang telah merebut posisinya dan itu membuat moodnya benar-benar sangat baik sekarang.

__ADS_1


__ADS_2