Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
BF ~ Kucing manisku


__ADS_3

BF ( Baby dan Fito).


.


hari yang di tunggu-tunggu anggota the Lion pun tiba.. kini mereka berbaris rapi menunggu Al, Bora, Raja dan baby Rachel pulang...


2 bulan lamanya mereka tinggal di rumah sakit karna sang bayi mungil belum diizinkan pulang...


"boss pulang." semangat membara Dev..


Al turun dari mobilnya memegang tangan Raja, Bora menggendong permata hatinya yang terlelap begitu nyaman dalam dekapan ibundanya..


"selamat datang keluarga bahagia...!! " sambut anggota the Lion dan para pelayan kompak..


Bora dan Al saling pandang lalu tertawa bergantian.. mereka tak menyangka setelah insiden peledakan Bom itu akan membuat mereka lebih dekat satu sama lain dengan alasan saling menjaga..


"kemari sayang...?? aku mau menggendong Rachel cantika...!! " pinta Al mengulurkan tangannya..


Bora tentu memberikan putrinya dengan senang hati ke Al..


"son... bawa mamamu ke kamar...!! " perintah Al..


"baik papa. " jawab Raja semangat.


Yona mengikuti Bora yang di jaga oleh Raja, sementara kembarannya dan baby menjaga si bayi mungil yang ada di gendongan Al. siapa tau Al butuh sesuatu...


Al memperkenalkan seluruh isi mansion ke baby Rachel, perlahan Rachel menggeliat kesana-kemari.


"nona kecil terbangun boss." gumam Yina pelan..


"apa tidak masalah Kak...?? gimana kalo nanti dia nangis...?? " sahut Baby..


"Aku ingin dia menangis.....!" seru Al dengan bangga..


Baby dan Yina saling pandang tak mengerti..


"asal kalian tau.. bayi tidak bisa berbicara... dia hanya tau cara menangis. ! aku ingin dia menangis memenuhi satu mansion ini....!! " jelas Al..


benar saja. beberapa saat kemudian tangis Rachel memecah kesunyian Mansion, para pelayan mendongak kelantai atas antara sedih dan bahagia mendengar suara tangis rachel.


"kalian dengar...? " tanya Al..


"kami akhirnya faham tuan.. artinya mansion megah ini tak lagi sunyi karna sudah ada nona kecil...!! " jelas Yina yang akhirnya mengerti..


Baby tersenyum manis menatap bayi yang tengah menangis itu...


"sekarang kita berikan pada mama nya...!! " kata Al semangat..


tiba-tiba,, "aakhhh....!! " pekik Al...


Yina dan Baby melebarkan mata lalu melihat yang menarik telinga Al adalah Bora, mereka hanya menahan tawa... Raja berkacak pinggang disamping Yona..


"kenapa kamu malah membuatnya menangis..?? " tanya Bora dengan galak...


"dia menyapa se isi mansion sayang... wajar kan...? apa kamu lupa apa kata dokter...?? baby Rachel sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya...!! " jawab Al berusaha membela diri..


"papa seharusnya nggak boleh biarin dedek menangis.... nanti matanya merah jadi nggak imut...!! " celutuk Raja tak nyambung..


Baby menahan tawanya sekuat tenaga, Yona dan Yina juga menahan senyum..

__ADS_1


"kemarikan... aku akan memberinya ASI...!! " Bora melepaskan telinga Suaminya dan mengambil alih buah hatinya yang masih menangis..


"uussh... ushhu... ush....!! sayang... ini mama.... mama disini sayang... hem.....?? " Bora mengajak putri kecilnya berbicara menciumi wajah putrinya yang menangis..


seolah mengenal dekapan ibunda nya, baby Rachel tak lagi menangis. Al sampai takjub sendiri akan kehebatan istrinya yang bisa menghentikan tangis sang permata kecilnya...


"ayo ma kita ke kamar...!! tinggalin aja papa." ajak Raja menarik baju Bora..


"hei... papa kenapa di tinggal...?? papa harus ikut dong...!! " bantah Al tak terima jadi mengekori sang istri..


"besok kamu sekolah son...?? " tanya Al serius.


"iya pa.. Raja udah lama liburnya... jadi setelah ini Raja akan belajar lebih keras supaya cepat menyelesaikan sekolah. !! kata papa bisa naik kelas langsung kan. ??"


Al tersenyum dan mengangguk pelan,, "papa bangga padamu son....!! "


Bora hanya sibuk berbicara dengan permata kecilnya..


.


.


malam hari...


kini Baby sudah tiba dikamarnya, ia melepaskan satu persatu kancing bajunya Baby tak menyadari ada seseorang di kamarnya...


Fito yang melihat baby membuka kancing bajunya sendiri mengumpat pelan dalam hati ia menarik tangan Baby...


Baby yang terkejut tentu memekik dan hendak memukul Pria itu tapi Fito membaca gerakannya jadi bisa mengunci tangan Baby dengan posisi intim diatas ranjang...


"Akkkh... siapa kau...?? " teriak Baby..


Baby melototkan matanya,, "Fito...?? kau raksasa batu...?? "


Fito mengerutkan keningnya.,, "Raksasa batu...?? "


"kenapa kau bisa dikamarku...?? apa kau jadi Raksasa Cabul..?? " bentak Baby...


Fito terkekeh,, "apa berita yang kau sebarkan pada rekan-rekan kita baby...?? "


Baby bergidik geli saat Fito mengendus lehernya...


"Aku tidak melakukan apa-apa... aku hanya memperbaiki omongan mereka, enak aja bilang aku menyatakan perasaan padamu terus kau tolak. kenapa kau tidak menjelaskan gosip aneh mereka hah...?? " Baby malah menyalahkan Fito..


Fito tertawa pelan,, "oh jadi kau sedang balas dendam begitu? "


"nggak. " jawab Ketus Baby..


"menyingkir dari tubuhku sialan... aku mau mandi. " teriak Baby.


"mandi...?? " gumamnya pelan..


"kenapa kau masuk ke kamarku...?? apa kau lupa aku seorang gadis...?? jangan samakan aku dengan anggota pisang mu itu....!! " marah baby


"bagaimana pun kau adalah milikku baby...!! " seringai Fito..


Baby melototkan matanya,, "apa maksudmu...?? "


"kucing manisku... kamu milikku baby. !! kenapa kau malu. .?? apa perlu aku yang membukakan bajumu ini...?? "

__ADS_1


mata Baby membulat sempurna. apa yang salah dengan raksasa diatasnya ini..


"jangan macam-macam padaku... atau aku akan menendang asetmu....!! " ancam Baby..


Fito terkekeh,, "aku akan menjadikanmu sebagai kucing manisku seorang.... tak akan ada yang boleh melihat tubuhmu selain aku. "


"apa maksudmu raksasa batu...?? aku manusia... bukan peliharaan... !!" geram Baby..


Baby berusaha melawan kekuatan Fito, tapi sekuat apapun baby melawan tetap tidak bisa..


Fito mendekatkan bibirnya di bibir Baby ... cup.....! Mata Baby melebar sempurna..


"akkkkhhh... ciuman pertamaku raksasa sialan... lepaskan aku.... aaakkkh.... !!"


Fito tertawa gemas melihat wajah merah baby,,


"salahmu sendiri... kenapa membuatku malu...??" gemas Fito..


"apa yang aku lakukan...?? aku hanya memperbaiki namaku yang buruk dimata mereka... jadi menurutmu aku boleh di permalukan...?? dan kau nggak boleh begitu...?? raksasa sialan... lepaskan aku....!!! " berontak Baby..


"kita harus berpacaran. " tegas Fito..


"jangan gila... aku masih waras.. kalau kau mau pacaran sana ajak Yina atau Yona.. aku nggak mauu. " teriak Baby tak terima..


Fito tersenyum lebar.. ia tak menyangka bahwa dirinya bakal di tolak.


"selama 2 bulan kau menghindariku Baby, apa menurutmu aku tidak ada artinya di hidupmu...?? pernah kah kau memikirkan bibirku..? senyumku? dan yang lainnya...?? "


Baby terdiam seketika dan menatap manik mata Fito..


"yah... aku ingin menerkam kepalamu....!! " geram baby dengan muka memerah..


"aku nggak akan melepaskanmu baby... !! sepertinya pria bernama Brian itu menyukaimu.. dia lumayan kaya.. apa kau menyukainya...?? "


"bukan urusanmu.." ketus Baby..


"ini urusanku.. kau milikku..!! " tegas Fito..


"aku bukan milikmu. " bantah baby dengan tatapan tajamnya..


Fito makin tertarik, ia bangkit dari posisinya. Baby dengan cepat berdiri di ranjangnya..


"kenapa kau melecehkanku...?? " geram Baby..


"aku benar-benar akan melakukannya...!! " senyum tipis Fito.


Baby melindungi asetnya dan hendak memakai kancing bajunya lagi tapi Fito menahannya..


"lumayan.... milikmu lumayan besar. !!" senyum tampan Fito.


Baby yang memerah mau menampar Fito tapi bukannya kena malah dirinya terjatuh dan Fito menangkapnya..


"kucing manisku tak boleh terluka...!! " senyum tampan Fito mengecup cepat bibir Baby..


Baby membeku di tempat. Fito menggendong Baby dan membawanya ke kamar mandi..


"mandi yang bersih ya...!! " Fito mengetuk kening Baby lalu keluar dari kamar mandi dan Kamar Baby.


.

__ADS_1


.


__ADS_2