
Bora berbinar semangat melihat menu makanan di restaurant ini,,
"mama mau pesan apa ma...?? " tanya Raja memeluk lengan Bora dan mengintip buku menu makanan di tangan Bora
Al tersenyum melihat itu padahal Raja juga ada diberi buku menu tapi malah memilih berdekatan dengan mamanya..
"uuhh.. anak mama kok wangi banget sih...?? " gemas Bora menciumi puncak kepala Raja..
Raja menyeringai lebar dan kembali menempel ke bora layaknya kucing manis pada tuannya hingga Bora tertawa cekikikan..
"begini rasanya punya anak.. !! rasanya menyenangkan sekali.. pantas saja banyak pengantin menikah muda..!! " batin Bora melirik Raja sekilas.
"kalian pesan apa...?? " tanya Al..
"mama pesan ini... ini... ini dan ini.. kamu sayang.?? " tanya Bora menoleh Raja..
"Raja mau yang ini aja.. terus sama yang itu...!! " jawab Raja..
"kamu Hubby...?? mau yang mana...?? " tanya Bora..
Al hanya memesan satu menu saja, pekerja restaurant sebenarnya kaget saat langganan VVIP nya membawa artis papan atas Bora dan lagi apa yang dia dengar Hubby..? tapi apa haknya bertanya.? jadi dia diam saja menjadi pendengar yang baik..
.
.
saat pesanan tiba. Bora menyiapkan makanan untuk Raja dan Al. Al menatap intens gadis kecilnya tatapan Al tertuju di bibir menawan Bora, Bora tak sadar sedang diperhatikan oleh Al, malah sibuk makan ini dan itu..
Al tertawa melihat mulut bora yang penuh sedang menyuapi Raja, Bora dan Raja beralih ke Al dengan pipi mereka sama-sama menggembung bahkan kompak berkedip-kedip lucu ke Al. Al tak kuasa menahan tawanya..
"papamu kenapa sayang...?? " tanya Bora dengan bahasa isyaratnya ke Raja..
Raja menggeleng-geleng tidak tau, Bora dan Raja jadi fokus ke makanan ketimbang melihat Al yang tertawa sendiri. Jika saja ada yang melihat Al tertawa pasti pandangan mereka tertuju pada Al saja berbeda dengan Bora dan Raja malah tertarik dengan makanan....
"kalian berdua adalah berlian berhargaku... tetaplah seperti ini. kalian berdua seperti jantung dan hatiku...!! udah menyatu dengan diriku...!! " Batin Al mengusap air matanya karna tertawa terlalu berlebihan..
.
.
"mama kenapa nggak pulang sama kami...?? " tanya Raja dengan lesu..
"Mama masih ada pekerjaan sayang.. kalau ada waktu kita jalan-jalan ya...?? anggap aja kita honeymoon... " jawab Bora dengan senyum manisnya..
"benarkah..?? kita bakal ke paris...?? " sumringah Raja..
Bora menjatuhkan rahangnya ,, "kenapa kamu berpikir paris sayang...?? "
"kata Kak Bagas negara romantis untuk pasangan honeymoon itu negara paris...!! " jawab raja bangga..
__ADS_1
Bora melebarkan matanya ke arah Al yang memejamkan matanya dengan bibir menyumpah serapahi Bagas walaupun Bora tidak mendengar apa yang dikatakan Al tapi bisa Bora tebak Al sedang mengumpat..
"mama akan pikirkan kemana kita bakal jalan-jalan. kamu belajar yang rajin ya sayang mama akan beri kamu hadiah kalau dapat nilai bagus...!! " alih Bora mencubit pipi Raja..
Raja memekik senang hingga Al terkekeh, Bora memeluk Raja dengan erat setelah itu berdiri dan memeluk Al dengan erat..
"bersabarlah hubby..aku akan memberikan diriku padamu seutuhnya.. hanya 6 hari lagi...!! " bisik Bora menghembus telinga Al lalu menggigitnya pelan...
Al yang mendengar bisikan Bora malah sedikit terangsang saat Bora menghembus area sensitifnya ditambah Bora menggigit telinganya sebelumnya Al tak pernah membiarkan ada wanita yang memeluknya bora lah perempuan pertama yang diizinkan memeluknya,,
Bora melihat Al yang memejamkan mata dengan pipi nya yang sedikit merona benar-benar sangat menggemaskan.
"oh... jadi itu kelemahanmu hubby...?? " tanya Bora meledek gemas.
"kamu yang memancingku sayang.. sepertinya aku harus berendam air dingin...!!" keluh Al dengan suara beratnya..
Bora terkekeh,, "bersabarlah 6 hari lagi.. Bye... Muah....!! " kecupan di sudut bibir Al makin haredang saja Al kini...
Bora mengecup puncak kepala Raja lalu melambai ceria ke mereka berdua dan berlari masuk ke Apartemennya..
"ayo son...!! " ajak Al..
Raja menatap bingung pipi Al yang ada rona pinknya..
"Pipi Papa kenapa ada lipstik...?? " tanya Raja dengan polosnya..
Al mengumpat dalam hati karna Bora membangunkan hal yang belum waktunya terbangun sekarang Al akan menderita menunggu hari ke 6.
"lipstik mamamu tadi son...!! " bohong Al..
walaupun tak percaya tapi Raja memilih mengiyakan karna tak mungkin papanya berbohong..
sesampainya di rumah mereka..
"papa kenapa terburu-buru..?? " tanya Raja dengan raut wajah bingungnya..
Al tersenyum canggung menutupi bagian bawahnya bagaimanapun Raja tidak boleh tau..
"hhmmm... papa kebelet son.. kamu belajar aja ya..!! " bohong Al
Raja pun menganggukkan kepalanya dan Al langsung berlari ke kamarnya...
"papa aneh. " gumam Raja heran sendiri.
sementara Al langsung ke kamar mandi nya dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Al menggeleng-geleng kepalanya..
"awas aja kamu sayang.. saat kamu sudah dibawah ku.. aku akan membuatmu tak bisa berjalan...!! " gumam Al dengan nafas memburunya..
bagaimanapun Al seorang pria dewasa di dunia ini tidak ada yang sempurna sebaik-baiknya Pria menjaga pujaan hatinya pasti ada kelemahannya juga. Al mungkin bisa melawan reaksi obat perangs*ng tapi Al nggak bisa kalau telinganya di hembus atau digigit. itulah kelemahannya...
__ADS_1
karna itulah tak ada wanita yang diizinkan Al memeluknya Al takut kejadian seperti ini akan terjadi
namun tak disangka Bora lah pelakunya bagaimana Al bisa memarahinya..
.
.
sementara di tempat lain Bora menyeringai lebar saat di dandani oleh tim periasnya..
"Al sangat lucu dengan rona pipinya itu.. aaah... aku ingin menggigit telinga nya lagi.. ahahahaha....!! " batin Bora lalu tawa lepas seketika..
tim perias Bora mematung ditempat, bahkan yang mendandani Bora sampai menjatuhkan alat make upnya saking kagetnya dengan tawa Bora..
"kamu kenapa bora..?? " tanya Kara khawatir..
Bora menoleh dan baru menyadari situasinya kini,, "upsss..!! I'm so.. sorry.. aku hanya berakting...!! " jawab Bora seolah berkata dengan jujur..
"memangnya kamu mau akting apa...?? " tanya Kara penasaran..
"aku mau akting drama kerajaan..!! waahh... pasti keren sekali kalau aku perempuan badgirl masuk di tubuh Ratu terlantar. kamu tau kan semacam pindah jiwa gitu..?? aku pengen akting drama yang seperti itu
lalu aku jadi Ratu Somplak.. ahahaha....!! " skenario bora yang sangat masuk akal.
"woww.. itu ide bagus Bora..!! " puji penata riasnya.
"iya Bora. belum ada loh di negara kita.. pasti langsung tenar.. apalagi lawannya tuan Al...!! "
Bora tersenyum,, "aku nggak mau suamiku punya banyak fans wanita.. itu hanya membuatku cemburu...!! "
Yang lain menertawai Bora..
"kenapa kalian menertawaiku..? Al itu terlalu tampan nanti banyak artis luar datang kesini cuma mau bertemu Al. aku nggak mau dia jadi aktor. !!" teguh Bora..
Kara dan tim penata rias pun akhirnya mengerti alasan Bora..
"aku mungkin bisa menjamin Al tidak akan menghianatiku tapi aku nggak percaya dengan perempuan lain. mereka pasti akan menggunakan seribu cara supaya berhasil mengikat Al dan aku hanya menghindari itu..!! " jelas Bora lagi merapikan alisnya .
"kamu terlalu percaya sinetron Bora.. itu hanya di film...!! " tutur Kara..
"kata siapa cuma di film..? zaman sekarang nggak ada yang baik Kara.. bahkan teman pun bisa jadi lawan.. aku nggak mau memberi celah untuk pecokor (perebut cowok orang) !! " jawab Bora..
"jadi intinya kamu mau memenjarakan dia didalam sangkar emasmu..? bukankah seharusnya kebalik..?? " sahut Lila tiba-tiba.
"biarin aja.. aku sanggup membiayai dia dan anakku kok...!! " balas ucapan bangga Bora..
semua orang di ruangan make up itu tertawa lucu, kalau berada diposisi Bora pasti mereka akan melakukan hal yang sama..
.
__ADS_1
.