
"jebak dia bersama pria tua bangka itu tuan...!! " usul Baby dengan serius..
Al tersenyum tipis,, "lakukan apa yang dikatakan nya Fito...!! "
"baik Tuan...!! " jawab Fito..
.
.
ke esokan harinya Dunia digemparkan dengan berita panas artis hot bersama mantan pemilik perusahaan berita TXT.
Reputasi Liona pun hancur lebur seketika saat vidio dirinya melakukan hubungan seperti itu tersebar luas didunia maya. siapa lagi pelakunya kalau bukan Al. Al memerintahkan Jackson untuk memblur bagian tubuh Liona dan pria dalam rekaman itu hanya wajah Liona dan wajah pasangan panasnya yang terpampang jelas..
Liona di kamarnya menjerit frustasi,, "kenapa bisa begini..? apa yang terjadi...? aku nggak mau hancur.. Karirku nggak boleh hancur... Aaaakkkkkkhhh.....!!! "
Agensi Liona langsung memutuskan kontrak dengan Liona yang nama nya sudah tercoreng, semua orang menatap jijik padanya tak ada yang mau bertatap muka dengannya. Liona tak berani keluar rumah, Asistennya dan managernya malah di tarik bekerja dengan artis lain..
bagaimanapun mereka nggak mau dipecat karna berpihak pada Liona. mereka tentu tau kelakuan busuk Liona selama ini..
.
.
Bora di kamarnya malah tak menonton berita. hari ini dia mau tidur puas nanti malam mereka bertiga akan pergi ke bandara menuju kota cinta negara paris..
sedangkan Raja sedang bermain dengan mobil anak-anak pemberian Bora.
Bora ingin Raja pintar bawa mobil diusianya yang masih kecil tidak mungkin mobil yang terparkir dibagasi kan..? Raja belum cukup umur menggunakan mobil sebenarnya..
Al sibuk memasak ayam geprek pesanan istri tercintanya..
tadi Al di buat pusing oleh Bora yang minta dibuatkan ayam geprek padahal Al ingin ke markasnya the Lion tapi tertunda karna rengekan manja sang istri yang semakin hari semakin aneh saja dimata Al..
"Papa...?? " sapa Raja memutar setir mobil-mobilannya dibelakang Al..
Al melirik sebentar Raja. dia tersenyum sambil geleng-geleng kepala, sejak Raja menerima hadiah Bora raja langsung belajar bawa mobil itu yang tak berbeda jauh dengan aslinya. beda ukurannya aja, ini Lamborghini model anak-anak khusus Bora pesan untuk Raja..
"kenapa kamu nggak belajar Son..? " tanya Al fokus dengan masakannya..
"iissh.. papa.. raja kan sedang libur.. biarin Raja main-main dulu ya selama 1 minggu ini.. Raja janji bakal belajar lagi...!! "
Al menghela nafas pasrah..
"ya sudah.. sana main diluar.. papa masak buat mama dulu ya..? "
Raja mengangguk-ngangguk.
__ADS_1
seperti tukang parkir saja Raja mengoceh sendiri saat mobilnya berjalan mundur..
Al tertawa gemas mendengar celotehan Raja yang sangat bersemangat dengan mobil mainannya itu walaupun Lamborghini itu Versi kecil khusus untuk anak-anak tapi harganya lumayan fantastis dibanding harga mainan anak-anak pada umumnya. mobil itu khusus anaknya sebagai hadiah juara umum Raja.
.
.
Al membawa nampan berisi makanan pesanan Bora ke dalam kamar mereka..
"dia yang pesan makanan kenapa dia malah tidur..? " gemas Al.
Al meletakkan makanan untuk Bora dimeja nakas dan duduk di tepi ranjang. Al meletakkan tangannya di samping pinggang Bora dan menatap dalam mata Bora yang terpejam itu..
"sayang....?? " panggil Al mengelus pipi Bora dengan lembut..
Bora mencium aroma masakan Al lalu terduduk seketika dengan mata terpejamnya..
Al tentu terlonjak kaget dengan hal itu karna mata Pujaan hatinya itu sedang terpejam tiba-tiba aja terduduk siapa yang tidak akan kaget..
Bora mengendus-ngendus seperti kucing mengendus aroma ikan ke arah meja nakas nya. Al menaikkan alisnya melihat gelagat istrinya itu lalu tertawa terpikal-pikal seketika..
Bora perlahan membuka matanya, ia tak memperdulikan suaminya yang menertawainya..
"maaf hubby.. aku ketiduran...!! " Bora mengucek-ngucek matanya dengan suara serak khas bangun tidurnya..
Al yang tadinya tertawa langsung tersenyum gemas lalu mencium mesra bibir Bora..
Al benar-benar tak habis fikir dengan kelakuan aneh Bora dengan pasrah Al menggendong Bora ke wastafel kamar mandi mereka dan mencuci tangan istri nya..
"mau kemana..? " tanya bora
"ke sofa sayang...!! " jawab Al..
"nggak mau.. antar aku ke ranjang. " geleng kepala Bora lalu menunjuk arah ranjang mereka..
Al pun menurut membawa bora ke ranjang mereka. Bora makan di kasur itu dengan semangat, Al memperhatikan bora makan yang begitu lahap hingga dirinya senyam-senyum nggak jelas sedari tadi..
"mau...? " tawar bora di suapan terakhirnya baru ingat sang suami yang tengah menatapnya dengan gemas..
Al menggeleng kepalanya,, "aku mau ciuman darimu aja sayang...!! "
Bora tersenyum cerah dan memasukkan suapan terakhirnya ke mulutnya, Al terkekeh. dia tau Bora tadi nggak rela memberikan suapan terakhirnya itu..
"enak banget Al...!! " girang Bora dengan piringnya yang sudah bersih seperti tak kotor sebelumnya..
"aku senang melihatmu makan banyak sayang..!! " Al mencubit pipi Bora.
__ADS_1
Bora menyeringai lebar..
"aku akan kasih tau Al waktu di paris nanti.. anggap aja hadiah bulan madu kami...!! " batin Bora dengan senyum lebarnya..
.
.
malam harinya Bora dan Al menggenggam tangan kecil Raja. Al membawa 2 Koper sekaligus miliknya juga milik Bora, baju Al bersama Raja satu koper..
Bora menyamar dengan memakai masker, Topi, kacamata hitam dan hoodie juga berwarna hitam. Al memakai topi dan kaca mata hitamnya, Raja juga memakai topi beserta kaca mata hitamnya juga..
Topi mereka sama, bahkan warnanya juga sama.. beda ukuran nya aja..
sesuai dengan perjanjian mereka kini adalah liburan satu keluarga. Bora sudah cuti 2 minggu jelang acara Awards nya nanti..
"ayo sayang...!! " ajak Al melihat bora yang tampak serius memainkan ponselnya..
"lohh.. kita nggak beli tiket..?? " tanya Bora dengan serius..
Raja jadi penonton pembicaraan papa dan mamanya..
"ayo ikut aja...!! " ajak Al menggendong Raja dan menggenggam tangan Bora berjalan ke arah lain sementara yang lainnya antri beli tiket..
ada yang udah beli tiket lewat online tetap antri sebab juga ada pemeriksaan tiket masuk..
Bora tetap mengikuti suaminya walau penasaran..
saat tiba di halaman bandara dimana ada pesawat yang sudah menunggu mereka tapi bukan itu yang membuat Bora terkejut, ia malah melihat 3 pilot dan 6 pramugari berjejer rapi menunduk sopan ke arah mereka..
"selamat datang tuan Moland, nyonya Moland dan tuan kecil...!! " sapa mereka semua serentak..
Raja mengerjab-ngerjab polos ke mereka semua. Bora menganga lebar ke arah Al yang tengah menatapnya di balik kacamata hitamnya..
"Al..? bagaimana mereka bisa tau aku istrimu..? " tanya Bora berbisik..
"tentu saja tau.. mereka pekerjaku.. bisa dipercaya.. kalau naik pesawat umum apa kamu nyaman dengan penampilan seperti itu sayang..? perjalanan kita cukup jauh...!! "
Bora tersenyum haru, ia benar-benar tersentuh dengan perhatian Al padanya..
"ayo kita masuk pa.. ma...!! " Raja menggeliat minta turun..
Al pun menurunkannya dan Raja langsung berlari kecil lalu masuk pesawat. Al merangkul pinggang kecil Bora dan membawanya berjalan masuk ke pesawat..
Al merasa ada yang berbeda dengan perut Bora saat ini,, "kenapa detak jantung Bora ada di perut..?? " batin Al keheranan..
tak terlintas sedikitpun di otak cerdas Al kalau istrinya tengah berbadan dua. Bora belum memberi tau Al tentang kehamilannya, saat ini hanya Bora sendiri yang tau kehamilannya..
__ADS_1
.
.