
"sayang... bangunlah...kenapa kamu seperti ini sayang...??aku dan Raja ada disinikami menangis karnamu sayang....!!ku mohon buka matamu..!! " kata-kata Al yang terdengar putus asa..
Al menciumi tangan Bora dengan tatapan menyedihkannya ia benar-benar mencintai Bora hingga seperti ini..
Clara mendekati Al dan memegang pundak Al..
"kami akan jaga Laura disini nak.. mama mohon hancurkan orang yang menyebarkan vidio itu. karir Laura sudah hancur nak, Mama hanya ingin laura sadar dan tidak lagi tertekan.. !!"
Al mengepalkan tangannya mengingat semua ini terjadi memang karna si penyebar Vidio.
"mama benar... Al akan hancurkan mereka yang berani melukai anak dan istriku hingga seperti sekarang....!! " gumam Al dengan mata memerahnya yang sekali lagi air matanya menetes tapi bukan kesedihan melainkan kemarahan yang ia pendam..
"papa percaya kamu nggak akan meninggalkan laura yang sudah tidak populer lagi nak satu yang papa minta cepat selesaikan masalah ini....!! papa nggak kuat anak papa dijadikan cemoohan satu negara....!! " ghani menyela dengan tatapan sedihnya ke Bora..
Al berdiri dari duduknya dan meninju kuat dinding terdekatnya hingga darah segar mengalir begitu saja dari tangan dan dinding itu juga berdarah..
"aaaah... kenapa kau memukul dinding tanganmu sendiri Al..?? " tanya Clara memegang tangan Al yang berdarah..
Al tak menjawab tatapannya begitu tajam dan aura membunuhnya menyeruak begitu saja.
Ghani terkejut sesaat namun tak ia hiraukan karna menurutnya wajar Al marah seperti itu. Clara mengambil perban yang tersedia di kamar VVIP ini, lalu ia segera membalut tangan Al yang darahnya tak berhenti juga mengalir...
Kara sampai tak tega melihatnya..
"Tuan Al sangat marah...!! " gumam Lila gelisah.
"kenapa kak...? wajar kan Tuan Al marah.. istrinya sampai seperti itu bahkan anaknya dalam bahaya...!! kenapa ekspresimu malah nggak senang.? " tanya Kara malah heran..
"kakak merasa tuan Al sedang marah besar Kara. bisa saja dia membunuh..kakak takut saat Bora sadar tuan Al malah di kantor polisi..!! " jawab Lila dengan khawatir..
Kara memutar bola matanya dengan malas,, "gini nih.. kakak korban sinetron...!! " kesal Kara..
"tapi besar kemungkinan kan...?? " ujar Lila lagi dengan serius..
"kak.. Kakak terlalu banyak pikiran, tuan Al akan balas dendam tapi nggak akan membunuh. kita bukan dalam sinetron... !!" Kara berusaha menjelaskan semuanya.. .
.
"makasih Ma.. Al akan balas semua perlakuan mereka...!! Al mohon jaga Bora selama Al tidak ada.! " pinta Al memelas memegang tangan Clara..
Clara tersenyum lembut dan mengusap kepala Al,, "percayakan Laura sama kami nak.. pergilah selesaikan urusannya.. !! mama nggak sanggup melihat perlakuan orang terhadap anak mama hingga seperti ini...!! "
"iya Ma.. Pa.. Al pergi dulu...!! " izin Al..
Ghani mengangguk juga menyampaikan doa nya untuk Al selalu dalam lindungan Tuhan..
"Kak.. Aku mohon jaga Raja untuk ku... !!" pinta Al mengelus kepala Raja yang terlelap..
"baik tuan...!! " jawab Lila..
Al pergi dari ruangan itu dengan wajah dinginnya. ia seperti ingin menerkam siapapun yang ada dihadapannya..
wajah Al terekspos pun tak ia pedulikan banyak orang-orang yang makin menghina Bora menyerahkan kehormatannya pada pria tampan seperti Al...
"apa katamu...?? " tanya Al menghadap langsung orang-orang yang menghina istrinya..
__ADS_1
"a.. apa tu.. an...?? " tanya wanita itu dengan gagap antara takut dan takjub dengan ketampanan Al..
"katakan apa yang kau bilang tadi... bukankah kau menghina istriku....?? " kata tajam Al dengan tatapan yang berhasil membuat 3 wanita yang ada didepannya gemetar ketakutan..
"i.. istri...?? " beo ketiganya kompak..
"aku menandai kalian bertiga.. lihat kehancuran kalian besok pagi...!! " setelah mengatakan itu Al berlari ke luar rumah sakit dengan terburu-buru..
"astagah ancaman apa itu...?? "
"sepertinya nggak main-main...!! "
"tadi katanya Istri..? jadi bora sudah menikah..? tapi kenapa dunia tidak tau..? "
"ya Tuhan... Firasatku nggak enak...!! "
mereka bertiga kompak saling pandang dengan raut wajah jelas begitu ketakutan namun mereka berusaha tepis itu...
Al tiba di markas the Lion..
"dimana Jackson...?? " tanya Al to the point..
"di ruang makan boss...!!" jawab salah satu anggota the Lion...
Al berlari memasuki markas mereka,
"Jackson...?? " panggil Al..
"iya boss..." sahut jackson langsung berdiri dari duduknya.
"cepat cari tau penyebar vidio yang lagi Viral..!! " perintah Al dengan tegas..
"baik boss." jawab Jackson langsung berlari ke ruangan khusus miliknya dimana tempat itu khusus untuknya..
"Fito...!! " Al beralih ke Fito.
"iya boss.." sahut Fito dengan sigap..
"sebarkan berita tuan Moland akan menunjukkan diri,,!" perintah Al..
Fito terkejut sesaat namun masalah kini begitu serius
mereka tau berita Bora yang sedang Viral..
jadi menurutnya wajar Al mau menunjukkan diri..
"saya mengerti boss...!! " tegas Fito.
"Baby......!! " panggil Al.
"iya saya boss." sahut Baby..
"kau bertugas tunjukkan vidio pernikahan kami ke media. kami sudah menikah di tanggal, bulan yang tertera kalau perlu cari saksinya ke desa C. mereka saksi pernikahan kami...!! " perintah Al menyerahkan ponselnya yang pernah merekam moment berharga mereka...
"baik boss...!! " sahut Baby mengambil hp Al dengan hati-hati.
__ADS_1
" laksanakan ...!!" perintah Al..
mereka berlari membubarkan diri..
Al pergi menyusul Jackson..
"bagaimana Jackson...? " tanya Al ikut melihar layar komputer milik jackson..
"hanya akun kecil Boss.. ini sangat mudah apalagi penggunanya hanya orang bodoh...!! " jawab Jackson dengan kecepatan tangannya mengotak-ngatik keyboardnya..
"bagus... !!" puji Al..
Jackson sedang berusaha mendapatkan rekaman dari kamera depan laptop lawannya dengan begitu mudah setelah memasukkan begitu banyak link...
Al tak heran lagi akan kejeniusan IT Jackson, ia fokus dengan layar itu..
"enter....!! " Jackson menekan tombol enter dan tinggal menunggu hasil kerja nya muncul..
"perempuan tuan...!! " seru Jackson tak percaya.
Al mengepalkan tangannya..
"apa suaranya tidak ada Jackson...?? " tanya Al dengan dingin..
"sebentar bos...!! " Jackson memasukkan beberapa link lagi dengan ligat dan sekali lagi menekan tombol enter..
"Hancur kau Bora...!! ahahaha....!! hei tua bangka bangunlah...!! "
segala percakapan Liona dan Anto terdengar jelas oleh Al sekali lagi Al meremas tangannya yang terluka hingga perbannya kembali basah karna darah.
"hancurkan mereka sehancur-hancurnya.. kalau perlu bunuh dan buang mereka ke laut lepas...!! " perintah Al dengan amarah yang sudah meluap kemana-mana..
"baik boss...!! " jawab jackson cepat ia berlari keluar ruangannya meninggalkan Al yang sedang marah..
sudah lama Al tak pernah seperti itu, jackson baru melihat sisi Al yang seperti ini setelah sekian lama..
.
.
ke esokan harinya
dunia di gemparkan berita terbaru Al dan Bora sudah menikah..
"iya... Bora dan tuan tampan itu sudah menikah...!! "
"mereka pesta besar didesa ini.. kami nggak boleh merekam mereka...!! "
"mereka sangat serasi dan manis...!! "
"tuan tampan nya terlihat begitu mencintai Bora..! "
banyak saksi yang menjelaskan Bora dan Al sudah menikah dan tambah lagi bukti surat nikah mereka yang sudah di stempel sah milik negara dan pemerintah juga sudah mengakui pernikahan mereka.
.
__ADS_1
.