
"aah...?? hamil anak siapa ya...?? " gumam Baby tampak berpikir mengetuk-ngetuk dagu lancipnya dengan jari telunjuknya..
"anak Om bagaimana...?? " tawar Anto dengan nafas menderu..
Baby memperhatikan penampilan Anto dari ujung rambut sampai ujung kaki..
"Aah... Om ketua an...!! " ketus Baby dengan gaya kekanakannya..
Anto tertawa terbahak-bahak,, "kalau mau terkenal harus begitu cantik... zaman sekarang nggak ada yang gratis."
Baby mengkerutkan keningnya tampak tak percaya,, "terus Dewi debora kenapa bisa begitu terkenal..?? dia nggak seperti itu...!! "
Anto mengepalkan tangannya kalau mendengar nama Bora membuat darahnya mendidih tapi didepan baby tidak mungkin dia tunjukkan rasa bencinya pada Bora yang sudah membuat dirinya jatuh bangkrut seperti sekarang..
"dia hanya jal*ng nya para sutradara terkenal.. pasti dia melakukan hal itu.. mana mungkin dia begitu populer seperti sekarang tanpa bantuan orang dalam...!! " kata Anto dengan bujukan mautnya..
"kau yang brengs*k badut tua... enak aja bilang nyonya ku seorang jal*ng...!!" batin Baby memainkan rambut panjangnya..
"malas ah.. aku nggak jadi deh terkenalnya.. kerja sama tuan Moland aja udah bagus kok.. gaji aku besar.. nggak perlu terkenal ah... malas.. !!" kata Baby berpura-pura lemas..
"loh.. kenapa...?? " tanya Anto tak terima..
"tadi Dewi Bora dibilang jal*ng kan..? aku nggak mau jadi jal*ng nya Om kasar...!! '" jawab Baby dengan polos seperti anak kecil saja..
Anto mengepalkan tangannya,, "jangan salah kan aku berbuat kasar cantik.. aku berusaha membujukmu kemari tapi kau menolakku.. kau tak akan bisa keluar sebelum melayaniku..!! "
Baby menatap datar Anto yang sudah keluar jati diri aslinya..
"kalau aku nggak mau...? " tanya Baby..
"aku akan memaksa...!! " Anto menanggalkan seluruh pakaiannya hingga terpampanglah tubuh Anto tanpa sehelai benangpun didepan Baby..
Baby yang melihat itu bukannya tertarik malah memutar bola matanya jengah dengan tipikal pria seperti Anto..
"udah tua bangka.. gatal,,, nggak tau diri... apa-apaan itu milikmu kecil sekali aaah.. nggak asik... !!" gerutu Baby dengan ketusnya..
"apa...?? akan aku buat kau mendesah di bawahku...!! " Anto melototkan matanya dan berlari ke arah Baby..
Baby masih berdiri dengan tenang lalu mengeluarkan sesuatu dari gaun belakangnya yang sengaja dirancang khusus untuk acara malam ini..
saat Anto hendak memeluk Baby, baby menghindar dengan lincah memutar tubuhnya hingga kini sudah dibelakang Anto dan langsung menancap jarum suntik di tengkuk Anto tanpa ada rasa kasihan..
"aaakhhh.. sialan kau jal*ng..!! apa yang kau tancapkan di tubuhku..!! " teriak Anto memegang tengkuk belakangnya yang sakit..
Baby tertawa keras,, "aku menancapkan apa...??
__ADS_1
ya jarum suntik.. kau sudah tua bangka, bodoh, layu dan tak ada kelebihan di tubuh jelekmu itu... ahahahah... bahkan pengawal the Lion jauh lebih gagah darimu.. apa yang kau banggakan tua bangka...?? "
Anto berjalan gontai ke arah Baby, kepalanya terasa berkunang-kunang seketika. ia merasa Baby berubah menjadi 3 entah apa yang salah dengan matanya kini..
"brengs*k.. ternyata kau hanyalah Iblis betina...!! apa maksudmu menjebakku jal*ng...?? siapa yang menyuruhmu...!! " maki Anto dengan kaki sempoyongannya berjalan ke arah Baby..
Padahal Baby ada disampingnya tapi Anto malah menggapai cermin dimana ia merasa Baby ada disitu..
"aku akan mencekikmu sampai mati sialan...!! " desis tajam Anto merentangkan tangannya kedepan seolah berusaha menggapai leher Baby.
"aku adalah pengawal Nyonya Moland.. apa kau tau artinya..?" jawab Baby dengan tenang..
Anto mendengar suara baby disampingnya berubah jalan..
"1.....2....3 ....mati..!! " baby menghitung dengan jemari cantiknya lalu menjulurkan lidahnya mengejek Anto..
"sudah tuan.. sekarang apa yang harus saya lakukan? " tanya Baby menekan sebuah alat canggih ditelinganya..
"biarkan saja.. ada Dev yang akan mengurusnya.. tugasmu selesai cepat keluar dari situ..!! " suara Fito terdengar oleh Baby..
"baik tuan. " baby pun berjalan anggun keluar dari ruangan itu..
Baby tak perlu takut CCTV karna sudah diamankan oleh orang kepercayaan Fito bernama jackson, seorang hacker terhebat di anggota the lion. Jackson masuk dalam 5 Besar Hacker ternama di dunia dan dunia tak ada yang tau wajah jackson kecuali orang-orang the Lion..
.
.
"apa yang salah denganmu sayang...? kenapa kamu berbeda...?? " tanya Al penasaran sedari tadi..
"beda...?? apa nya..? " tanya Bora balik dengan wajah tak tau apa-apanya..
bagaimanapun Bora seorang artis, akting adalah kelebihannya..
"sudahlah.. abaikan aja pertanyaanku..!! sekarang apa kamu mau kembali ke pesta..?? " tanya Al memainkan b*k*t kem**r Bora
Bora malah menikmati itu. biasanya Bora bakal marah kalau Al memainkan miliknya tapi sekarang malah Bora menyuruh Al melakukannya..
"apa hanya aku yang merasa aneh..? atau hanya perasaanku aja.. mungkin Bora memang merindukanku...!! " batin Al mengecup bahu Bora yang sangat menggoda..
bora membalik tubuhnya ke Al..
"udah ah.. aku udah dingin...!! " rengek Bora..
Al pun tersenyum lembut..
__ADS_1
Al seperti memandikan anaknya saat pertama kali masuk sekolah, memakaikan Bora gaunnya lagi, mengeringkan rambutnya dengan penuh cinta. sementara Bora tak berbicara tapi tangannya bergerak kesana-kemari seperti anak kecil yang tidak bisa diam di dandani mama nya..
.
.
bora kembali ke acara pesta, sementara Al kembali menyamar menjadi pelayan dan memakai topinya lagi..
Liona yang sedang berbincang dengan aktor lawan mainnya pun tak sengaja melihat Bora keluar dari Lift..
"itu dia mangsa ku...!! " senyum licik Liona..
"hei... Liona kau mau kemana..?? " tanya lawan mainnya memegang tangan Liona..
"hmmm.. aku mau ke toilet Igun.. sebentar aja...!! " jawab Liona mengedipkan matanya..
Igun pun melepaskan tangan Liona dan mengangguk, Liona tersenyum manis lalu berlalu dari Igun..
Igun menatap tubuh Liona dari belakang. ia pernah melakukan hubungan itu dengan Liona walaupun Liona udah nggak per*w*n lagi tapi pelayanan Liona benar-benar membuatnya ketagihan..
Bora berjalan dengan raut wajahnya yang makin terlihat bersinar..
"Hei... dimana tuan tampan..?? " tanya Liona to the point..
Bora memutar bola matanya jengah dengan wajah Liona, moodnya yang sedang baik down seketika melihat makhluk yang satu itu..
"siapa...? " tanya bora dengan malas..
"tuan Al lah.. siapa lagi...!! aku mau pesan burger padanya." jawab Liona dengan bangga..
Bora melebarkan matanya lalu tertawa cekikikan..
"kenapa..? kau takut tuan Al jatuh cinta padaku..?? " tanya Liona dengan percaya dirinya..
Bora makin tertawa lebar, suasana pesta sedang berisik karna musik tapi mereka berbincang dengan saling berteriak satu sama lain..
"maaf.. aku sudah melarang kekasihku jualan burger.. dia buka usaha toko kok.. datang aja ke jalan jendral sudirman disana banyak jual burger milik kekasihku. " bisik Bora tepat ditelinga Liona.
Liona menatap tajam Bora yang menatap lurus pandangannya dan menyenggol bahu Liona dengan sengaja..
"apa kau fikir bisa menghentikanku..? aku akan tetap merebut tuan Al apapun yang terjadi...!! " desis Liona dengan tatapan bencinya ke Bora.
tanpa sengaja Fito mendengarnya, Al dan Baby juga mendengarnya lewat alat komunikasi mereka..
.
__ADS_1
.