Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
sang juara dihati


__ADS_3

Raja seperti curhat pada semua orang tentang perjuangan papanya membesarkannya, begitu juga bagaimana hebatnya sosok Bora dimatanya..


"mama...papa.. kemarilah.. raja memberikan piala ini untuk kalian orang terkasih Raja.. Raja ingin membuktikan betapa beruntungnya Raja memiliki kalian.. itu sebabnya Raja bekerja keras supaya dapat nilai sempurna.. !!"


semua orang bertepuk tangan, mereka ikut terharu mendengar perkataan Raja yang sangat tulus. .


"mama dengar..? papanya Raja itu sangat hebat dan mamanya juga.. padahal Mamanya Raja artis terkenal super sibuk tapi tetap saja ada buat Raja...!! aku juga pengen kayak Raja punya papa dan mama yang selalu ada untuknya bukan orangtua yang sibuk bekerja..!! "


giliran anak-anak murid yang menceramahi orangtua mereka, para orangtua dan wali murid pada bungkam tak bisa berkata-kata. sungguh apa yang dikatakan anak mereka benar adanya..


Kini MC pria tampak serius. ia seorang guru BK (Bimbingan Konseling). anak-anak yang bermasalah adalah tugasnya memanggil orangtua anak-anak tersebut.


"pantas saja Raja menjadi sosok yang sempurna diusianya yang sangat muda. ternyata Raja dibanjiri kasih sayang dari orangtuanya.. orangtua wali murid yang terhormat,, anak seusia Raja masih butuh kasih sayang dan perhatian lebih, kalian yang kecewa karna anak-anak kalian berkelahi disekolah itu butuh perhatian para orangtua nya. mereka mencari perhatian kalian walaupun dengan cara tidak benar.. !!"


"kita ambil pelajaran dari kisah Raja.. dia anak yang sangat jenius. papanya berjuang menyekolahkannya disekolah Elit seperti ini tanpa mengeluh malah bisa memasukkan Raja di tim basket. sebagai orangtua kita harus mengerti anak ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian.. apa yang disukai anak-anak kalian? "


"kalau kalian sibuk dengan dunia kalian semua lalu bagaimana nasib anak-anak kalian..? jangan sampai terlibat pergaulan bebas karna tidak ada perhatian khusus...!! "


"kalian hanya mau anak kalian juara tanpa tau apa yang mereka inginkan.. anak-anak tidak tau cara diperintah bapak.. ibu.. tapi anak-anak tau dengan cara dibimbing, diajari dan dinasehati.. pasti akan berubah...!! "


para orangtua menunduk merasa bersalah, mereka menoleh ke anak-anak mereka yang mulai menangis. walaupun mereka dibanjiri uang, harta dan kekuasaan tapi bagi anak seusia mereka masih butuh perhatian orangtua karna sangat berpengaruh membentuk kepribadian anak-anak itu..


.


.


sekarang Bora dan Al sudah ada di panggung bersama Raja,


"sayang.. kenapa kamu begitu pintar hm...?? " Bora bersimpuh menyamakan tingginya dengan Raja..


Raja menghapus air mata mamanya..


"kata papa.. mama nggak boleh nangis.. mama adalah sumber kebahagiaan kami jadi kami nggak akan buat mama menangis..!! "


Al tersenyum bangga dengan kata-kata bijak putranya itu.


"Al...?? kenapa anakku sangat pintar.? kamu berhasil membesarkan Raja Al.. aku bangga padamu...!! " puji Bora mendongak ke arah Al dengan mata berkaca-kaca haru..


Al mengusap kepala Bora dengan sayangnya,, "walaupun Raja bukan darah dagingmu tapi kamu sangat menyayanginya bukan..? dia bukan hanya sekedar anakku.. tapi anak kita berdua sayang... dan seterusnya akan selalu menjadi anak kita..!!"


Bora mengangguk-ngangguk,, "peluk mama sayang...!! "

__ADS_1


Raja menyeringai lebar dan memeluk Bora, bora mengusap-ngusap kepala Raja..


"begini rasanya punya anak yang bisa membanggakan orangtua. ya Tuhan terimakasih sudah mempertemukanku dengan Al dan Raja...!! " Bora berkata-kata dalam hati.


orangtua para murid mulai memeluk anak mereka dan meminta maaf sudah mengabaikan mereka. aula menjadi ramai dengan isak tangis anak-anak sekolah kecuali Raja yang tidak menangis. malah dia merasa senang bisa membuat orangtuanya bangga..


"mama sayang banget sama kamu sayang... sesuai janji mama dan papa kita bakal jalan-jalan bertiga.. kita akan ke negara paris sesuai permintaanmu sayang...!! " Bora menciumi wajah Raja..


Raja bersorak senang,, "makasih ma... minggu depan kami libur sekolah.. kita jalan-jalan..yeeee...!! eeh... iya kan pa...?? "


Al terkekeh dan mengangguk sambil merentangkan tangannya. Raja makin senang dan memeluk Al dengan girangnya..


"mama juga akan memberimu hadiah sayang.. !!" ujar bora dengan senyum lembutnya..


"mana ma...?? " tanya raja celingak-celinguk dengan wajah polosnya..


Bora tertawa cekikikan,, "sedang dalam perjalanan ya...? hadiahnya spesial dari mama..!! "


"eeh... eheheheh.. maaf ma.. Raja sangat bersemangat jadi nggak sabar pengen tau kado mama apa..!! " cengir kuda Raja..


para guru Juga ikut terharu dengan kasih sayang Bora pada Raja. akhir-akhir ini Raja memang berubah sejak memiliki mama.. Raja tidak lagi suka murung, Kutu buku dan tak mau bergaul dengan oranglain. terlalu malas menjawab pertanyaan orang lain tapi sekarang Raja berubah drastis.. pastilah ada yang merubahnya.


.


.


satu sekolah udah tau Bora adalah mama mudanya Raja,, tapi tidak pernah berpikir untuk memberi tau ke publik sebab mereka juga punya kesibukan sendiri


walaupun iri dengan sosok Bora yang bisa mendapatkan hati Al yang sangat susah mereka dekati...


.


.


"Al..? kamu mau kemana...? " tanya bora penasaran..


kini mereka sudah ada di rumah besar hutan Raja.


Raja mengerjab-ngerjab ke Al yang terlihat begitu serius..


"hmm.. sayang... Aku ada urusan.. aku janji nggak akan pulang terlalu malam.. ada yang harus aku urus...!! "

__ADS_1


Bora tak bisa berkata-kata saat Al menghadiahkannya sebuah kecupan manis di keningnya juga di kening Raja..


"jaga mama mu son.. jangan buka gerbang kalau kamu nggak kenal..!! mengerti...!??" perintah Al dengan serius..


Raja mengangguk dengan senyum lebarnya,, "Raja akan menjaga mama.. berarti Raja boleh bawa mama ke kamar kan pa..? "


Al tersenyum lembut dan mengangguk,, "tapi kalau mamamu tidur di kasurmu.. papa akan ikutan tidur bersama kalian..!! "


"Ok...." jawab Raja. .


.


.


"Hubby...?? " panggil Bora berlari ke arah Al dan memeluknya dari belakang..


Al yang tadinya berwajah datar berubah tersenyum tampan dan membalik tubuhnya memeluk istrinya dengan penuh kasih sayang..


"jangan pulang terlalu malam.. dan pulanglah dalam keadaan baik-baik aja...!! " pinta Bora dengan serius..


Al mengerutkan keningnya,, "baiklah sayang.. aku janji...!! "


Bora pun melepas pelukannya dan melambai ke Al yang berbalik dan berjalan lurus keluar rumahnya..


"ayo ma.. papa akan baik-baik aja...!! " ajak Raja menggoyang tangan Bora..


Bora menoleh ke Raja dan tersenyum cerah walaupun hatinya masih takut akan sesuatu bagaimanapun Al seorang diri kalau dikepung perampok gimana..? senjata api..? membayangkan itu membuat Bora takut..


"Apa Al memberi pelajaran pada reporter yang memotret kami tadi...?? " tebak bora penasaran...


masih banyak pertanyaan dibenaknya tapi apa yang harus dia lakukan kalau Al sendiri seperti belum mau memberi taunya. Bora juga udah janji tidak akan mengorek masalalu Al lagi tapi rasa penasarannya tetap tak ada obatnya..


"lebih tinggi dari posisi ALGroup..?? apa ya..? posisi apa yang lebih tinggi dari ALGroup..? " batin bora menebak-nebak..


"ayo ma.. kita main...!! " ajak Raja setelah mengunci pintu rumah mereka..


Bora mengangguk dan mengikuti kemana Raja menggeret tangannya..


.


.

__ADS_1


__ADS_2