Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
kasihan


__ADS_3

"jangan tanya macam-macam lagi Al.. aku bisa pingsan... cepat carikan aku pisang...!! " teriak Bora dengan kesal..


"pisang...? " beo Al dan Raja..


"cepat Al.. aku pengen kamu masak goreng pisang ditaburin keju dan susu coklat.. Aku laparr... nanti anakmu kelaparan... hiks.. hiks.. Al...!! " Bora mengguncang-guncang kakinya seperti anak kecil minta dibelikan mainan pada orangtuanya..


Al langsung panik..


Raja bertanya ke pekerja kapal dengan bahasa negara perancis. Raja menguasainya hanya karna ingin bermain kenegara ini..


"kami ada dapur di kapal ini tuan kecil ..!!" jawab pekerja kapal dengan sopan ke Raja..


Al langsung menoleh dan berkata,, "apa ada pisang, keju susu coklat dan perlengkapan masak lainnya...?? "


"ada tuanku...!! " jawab mereka kompak..


Bora menyeringai senang. dia memang sedikit faham bahasa perancis karna pernah berperan dalam drama sebagai artis multitalenta yang menguasai bahasa asing terutama bahasa perancis..


"son.. jaga mamamu ya.. papa akan masakkan pisang goreng buat adek bayi ya...?? " pinta Al dengan serius ke Raja..


"iya pa... raja akan jagain mama dan adek bayi.. papa hati-hati masaknya ya..? karna kita diatas kapal...!! " peringatan Raja..


"baiklah son.. papa akan berhati-hati...!! " balas Al mengecup kening Raja dan juga mengecup kening Bora


Bora melambai ke Al yang sudah berjalan mengikuti pekerja kapal mengantarkan Al ke dapur kapal..


"aku harus secepatnya mencari pengawal untuk Bora...!! aku takut terjadi sesuatu yang akan membahayakan anak kami...!! " gumam Al dengan serius..


Di dapur Al langsung memasak dengan cepat tanpa diganggu oleh siapapun..


"baru tadi aku mengutuk pisang.. sekarang aku harus memasak pisang goreng untuk istriku...!! karma memang berlaku...!! " gerutu Al lalu menertawai dirinya sendiri..


"Bora.. bora.. kamu sungguh bisa membuatku jadi begini.. kenapa aku begitu posesif padamu sayang..? baru kali ini aku merasakan senangnya punya keturunan...!! "


sementara Bora dan Raja malah bercanda ria menunjuk-nunjuk kota paris dengan pemandangan indahnya itu..


"Paris memang kota cinta...!! " gumam Bora dengan senang..


Bora mengeluarkan hpnya dan terkejut melihat notifikasi berita bahwa negaranya sedang gempar berita mengenai Liona dan Anto..


"sayang...??" panggil Bora..


"iya ma..? mama butuh sesuatu...?? " tanya Raja langsung faham maksud bora memanggilnya..


"mama mau minta buatkan jus jeruk.. bilangkan pada mereka ya..? mama dengar tadi kamu bisa bahasa mereka..!! " pinta Bora dengan lembut mengelus pipi Raja..

__ADS_1


"ok ma.. Raja bicara sama mereka dulu ya..!! mama jangan kemana-mana...!! "


Bora terkekeh,, "papa sama anak sama aja posesifnya...!! "


Raja tak marah malah senang dibandingkan dengan papanya yang super hebat itu..


Raja langsung berjalan ke salah satu pekerja kapal dan mulai berbincang serius. Bora mengambil kesempatan itu membaca artikel tentang Liona..


"ada yang janggal..? kenapa mereka bisa terjebak..? aku sangat tau Liona.. dia memang begituan tapi nggak akan mau sama tua bangka itu.. aku tau seleranya enggak serendah itu...!! "


Bora berbicara sendiri sambil berkata amit-amit cabang bayi dia tidak mau anak nya nanti seperti orang jahat itu...


"tapi kenapa mereka bisa bersama..? ya ampun.. kenapa firasatku nggak enak...? mereka nggak akan berpikir akulah dalangnya kan..? Astagah.. apa yang terjadi sebenarnya...?? "


Bora mengoceh sendiri dan ikut prihatin membaca Artikel Liona..


"karirnya sudah hancur.. aku memang nggak menyukainya tapi bukan berarti aku mau dia begini.. lebih baik kami bertengkar mulut saja dari pada aib kami tersebar di publik...!"


Bora mencoba menghubungi Kara ataupun Lila demi mengkonfirmasi berita itu benar atau tidaknya..


.


"Ya Tuhan.. Al sudah menjebak mereka.. sekarang mereka mengira aku ada hubungan dengan tuan Moland..? aku yakin mereka akan merencanakan kehancuran karirku....!! "


entah kenapa Bora bisa berpikir begitu, pikirannya seolah terngiang-ngiang kalau akan terjadi hal buruk padanya...


.


.


seharian mereka menghabiskan waktu dikapal akhirnya mereka kembali tempat semula..


Al menaikkan alisnya sebelah melihat banyaknya pekerja yang tadinya dia pecat karna tak puas dengan hasil kerjanya..


Bora melebarkan matanya saat semua orang itu bersimpuh pada mereka..


"nyonya maafkan saya.. jangan pecat saya...!! "


"jangan pecat saya Nyonya.. saya minta maaf...!? kami tidak tau anda adalah nyonya Moland dan kami tidak mengenali tuan Moland karna banyak gosip yang beredar kalau tuan Moland itu tua dan jelek. itu sebabnya kami tidak mempercayai suami anda adalah tuan Moland !!"


Bora menggaruk-garuk Kepalanya kalau bahasa inggris Bora bisa meladeni..


Raja mentranslete kan kata-kata mereka dan betapa terkejutnya Bora saat tau Al memecat mereka. awalnya Bora tidak tau. .


"kau memecatnya Al..?? " tanya Bora dengan tatapan tajamnya..

__ADS_1


Al menghela nafas berat dan mengangguk pelan..


"tarik kata-katamu...!! apa kau gila...?? mereka pasti butuh kerjaan..!! apa kamu fikir nyari kerjaan mudah apalagi orang yang punya otak pas-pasan..? " bentak Bora berkacak pinggang entah sejak kapan sudah ada di depan Al..


"mereka tidak mendengarkanku sayang.. aku bilang menyewa kapal ini tapi mereka malah menolakku.. mana ada yang berani begitu padaku sayang.. aku harus menjaga anak kita kan..!! lagian itu salah mereka.. siapa suruh mereka merendahkan orang yang menyewa kapal ... aku nggak suka sayang... mereka harus diberi pelajaran biar jerah...!! "


Bora langsung menjewer telinga Al didepan banyak orang..


"awwwhh.. sayang sakit...!" ringis Al berusaha melepaskan jemari cantik bora dari telinganya...


"tarik kata-katamu tadi atau aku mogok makan...!! " ancaman Bora berhasil membuat Al melebarkan matanya tak percaya..


yang lain hanya menatap takjub pemandangan itu. Al yang sangat berkuasa bisa tunduk pada sosok Bora. mereka jadi penasaran akan identitas Bora..


"mama udah.. kasihan papa.. nanti adek bayinya nangis loh...!! " lerai Raja mengusap perut datar Bora..


Bora melepaskan telinga Al dan menatap tajam Al seolah mengancam dirinya tak main-main..


atas permintaan Bora akhirnya Al mencabut Pemecatannya dan menceramahi mereka dengan berbagai peringatan serius..


tentu semua orang yang tak jadi dipecat langsung


mengucapkan terimakasih banyak dalam bahasa inggris ke bora. barulah Bora bisa menjawabnya dengan ramah kalau bahasa inggris...


.


.


kini Bora dan Al tengah berdiam diri di kamar hotel..


"apa kamu akan mendiamiku sayang...?? " tanya Al serius..


"apa kamu kedinginan..??" tanya Al lagi berusaha membujuk..


Bora yang memunggungi suaminya pun perlahan bergeser ke arah Al yang gemas sendiri dengan ngambek versi Bora ini..


"apa anakku perempuan ya...?? kenapa mamanya sangat menggemaskan..?? " batin Al langsung memeluk Bora dari belakang..


"apa kamu yang menjebak pak Anto dan Liona Hubby...?? " tanya Bora serius..


"iya...!! aku mendengar pertengkaran kalian. dia ingin kamu menderita lalu aku akan beralih padanya.. aku sangat geram mendengarnya.. jadi aku kasih dia sedikit pelajaran...!! " jawab Al..


"sedikit.. ?? Al itu Karirnya.. bagi seorang artis reputasi adalah segalanya bagi kami.. kenapa kamu begitu kejam sih sama perempuan...??? "


Al tersenyum lembut,, "aku tidak pandang jenis kelamin saat berhadapan dengan musuh sayang...!! mereka yang memulai maka mereka yang menuai nya.. jangan salahkan aku kejam...!! "

__ADS_1


.


.


__ADS_2