
"aku akan melindungimu sayang...!! " gumam Al pelan..
"hemm....?? kamu ngomong apa Al...?? " tanya Bora tak mendengar jelas perkataan Al..
"nggak ada sayang.!! aku disini untuk melindungimu. " jawab Al
Bora tersenyum dan memeluk Al dengan erat.
setelah berpamitan dengan keluarganya Bora pun berlalu dari rumahnya naik mobil jemputannya. didalam sudah ada Kara dan Lila menunggunya..
"dadaaah.....!!! " lambaian tangan Raja
Bora melambai-lambai juga..
setelah mobil Bora tak terlihat lagi wajah Al terlihat serius..
dia akan melancarkan aksinya yang akan membuat Wiranto pemilik TXT yang bangkrut karnanya menyesal seumur hidup.
"son...?? "
"iya pa. " sahut Raja mendongak ke papanya..
"ikut Papa...!! kita akan kesuatu tempat...!! " ajak Al serius..
Raja mengangguk sekali melihat wajah serius papanya..
Al pun langsung membawa anaknya ke garasi mobil, ia sudah menyiapkan kunci mobilnya di saku celananya..
.
Bora yang sedang di dalam mobil tersenyum manis..
Flasback On .
Malam dimana Al tidak ada di rumah, Bora sedang memegang tespek Ia mengingat raja yang terus ingin punya adik. kenapa dirinya tidak juga hamil padahal hampir setiap saat mereka melakukan hubungan itu setiap kali jumpa..
"Al...?? kalau aku nggak hamil ada yang salah dengan milikmu...!! " gumam Bora tak nyambung..
Bora komat-kamit sebelum masuk ke kamar mandi lalu masuk setelahnya..
"kalau garisnya 2 itu artinya aku hamil.. kalau cuma satu berarti enggak.. ku mohon semoga positif...!! " gumam Bora penuh harap..
Bora begitu gelisah saat memegang alat tes kehamilan itu..
tanda-tanda perempuan hamil itu mual, banyak maunya sementara Bora tidak merasakan semua tanda-tanda itu tapi entah mengapa Bora merasa ingin mencobanya..
Bora pun menampung air pip*snya di cup kecil khusus untuk menguji alat itu, setelah cukup lama mendiamkan alat itu Bora mengangkatnya dengan mata tertutup..
"Aku sehat kok.. nggak ada yang salah dengan tubuhku.. kalau aku nggak hamil juga berarti Al yang bermasalah...!! " komat-kamit kesal Bora..
"kenapa aku jadi gugup...?? huuuffft... tenangkan dirimu Bora... tenang... tenang..!! " Bora mengusap-ngusap dadanya yang terasa berdebar-debar..
__ADS_1
setelah cukup kuat untuk melihat hasilnya, Bora perlahan membuka matanya dan melihat alat itu dengan seksama, jantungnya tetap berdebar kencang.
"garisnya 2 ....?" pekik Bora dengan mata melotot tapi berbinar menatap garis itu..
Bora mencoba memastikan pandangannya tidak salah, ia mengusap-ngusap matanya lalu melihat alat itu tetap sama..
"ini garis 1 ini garis 2 .. ada 2 Garis artinya positif... aku hamil...?? aaaaaaahhhh... Al.. kamu berhasil artinya kamu nggak bermasalah... Ahahahaha...."
jerit Bora di kamar mandi dengan heboh ia melompat-lompat girang jadi inikah bahagianya seorang istri. Bora baru pertama kali merasakan kebahagiaan itu..
walaupun ia sering berakting hamil di setiap dramanya tapi tetap saja Bora tak pernah merasakannya dihati berbeda saat ini, kebahagiaan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata..
"Aahh.. maaf sayang. mama terlalu senang...!! " bora langsung berhenti dari acara lompat-lompatannya dan mengusap perut datarnya..
"mama jadi merindukan sentuhan papamu sayang.. apa mama merindukan sentuhan papamu akhir-akhir ini karnamu sayang..? kenapa kamu sangat mesum..? " Bora pun mengoceh tak jelas sambil berjalan keluar dari kamar mandi..
Flasback Off..
Bora melihat Kara sibuk dengan hpnya, sementara Lila sibuk dengan telfonannya. bora pun mengelus perut datarnya..
"sepertinya aku benar-benar harus memberi tau dunia kalau kami sudah menikah dan sekarang sudah punya anak...!! " batin Bora..
Bora bertekat akan memberi tau publik tentang hubungannya dengan Al lagian Suaminya sudah memberi izin untuk mengeksposnya, cepat atau lambat dunia juga akan tau kehamilan Bora tidak mungkin bisa ditutupi kalau udah besar..
.
.
"Pa...?? ini dimana...?? " tanya Raja takut-takut..
Al menoleh ke Raja dan tersenyum,, "mereka teman-teman papa son.. jadi jangan takut...!! "
semua anak the Lion berbaris rapi menyambut Al datang di markas mewah nya. Fito, Mike dan Dev pun ada di barisan itu..
2 orang diantara mereka membukakan pintu mobil untuk Al dan satu untuk Raja yang malah takut melihat badan besar mereka semua hingga memilih tetap didalam mobil..
.
.
Al melihat putranya takut untuk keluarpun tersenyum tipis,, "apa kamu tidak mengenali pamanmu son..?? "
Raja melihat arah tunjuk Al yang tertuju pada Fito..
"Paman...?? " gumam Raja pelan seperti berusaha mengingat sesuatu tapi tidak menemukan apa-apa..
Fito mendekati Raja berdiri disamping Raja lalu bersimpuh menyamakan tinggi badannya dengan Raja..
"saya tuan kecil.! " Seru Fito dengan sopan..
Al berdecak pelan,, "kenapa kau begitu formal dengan anakku Fito.."
__ADS_1
"butuh waktu boss tuan kecil tidak akan mengingatku .. !!" jawab Fito.
Al pun tersenyum,, sementara Raja melihat seksama mata Fito yang sangat menenangkan. memang badan Fito membuatnya takut tapi tidak dengan tatapan..
"apa Raja punya Paman Pa...?? " tanya Raja mendongak menatap papanya..
"hmmm.. Fito ini lah pamanmu...!! " jawab Al...
"kami juga Tuan kecil...!! " sahut Mike dan Dev bersamaan..
Raja melihat arah mereka karna takut Bocah itu langsung memeluk Fito dan menyembunyikan wajahnya di bahu Fito. Dev dan Mike tersenyum masam padahal yang pantas ditakuti itu Fito...
Al terkekeh melihat itu sementara Fito langsung menggendong Raja dan membawanya masuk ke dalam rumah mengabaikan si boss besar, anggota the Lion menunduk hormat saat Raja dan Fito melewati mereka..
"Dev... Mike...!! " panggil Al..
"iya Boss...!! " sahut mereka kompak..
Dev dan Mike segera menghadap Al..
"apa gadis itu merepotkan..? " tanya Al..
"tadi malam cukup kewalahan saat dia sudah sadar boss..tapi tuan Fito berhasil menenangkannya..!! " jawab Dev..
"gadis itu seperti singa saat mengamuk Boss...!! " gidik ngeri Mike..
Al tersenyum tipis,, "bukankah kita memang anggota si Raja hutan...!! "
"eeh.. hehe.. iya Boss." sahut Mike cengir kuda.
"dia anggota perempuan pertama the Lion Boss.. kami tidak bisa melatihnya karna takut dengan bentakannya.. dia gadis galak boss.. jadi yang bisa mengatasi nya hanya tuan Fito..!! " kata Dev..
"baguslah aku tidak perlu turun tangan.. biarkan saja Fito melatihnya.. ilmu beladirinya tidak berbeda jauh denganku..!! " gumam Al
"tapi tetap saja tuan Fito tidak bisa mengalahkan anda boss...!! " ucap Mike keceplosan...
Al mengabaikan mereka sambil geleng-geleng kepala berlalu dari tempat itu, anggota the Lion mulai bertugas kembali sambil berceloteh tentang tuan kecil mereka yang tumbuh menjadi bocah nan tampan..
"apa disini nggak ada perempuan Paman..? " tanya Raja yang langsung akrab dengan Fito setelah merasakan pelukan hangat pamannya itu..
"ada...!! " jawab Fito dan menunjuk seorang gadis yang tengah berkutat di dapur..
"waaahh...turunkan Raja paman...!! " Raja menggeliat minta turun dari gendongan Fito..
Fito tersenyum dan hal itu pasti akan membuat siapapun serangan jantung yang melihatnya. Fito memiliki wajah batu dijuluki oleh anggota the Lion, tak akan berubah ekspresi apapun yang terjadi. .
tapi semua orang tau hanya Al lah yang bisa melumerkan wajah batu Fito sekarang Raja bisa melumerkan si wajah batu itu..
.
.
__ADS_1