
Baby dibawa ke bibir pantai,,
"aaaakkkkhhhh.... !!" jerit bahagia Baby.
Fito memperhatikan apa saja yang dilakukan Baby, ia ikut tersenyum mendengar jeritan bahagia Baby..
"waaah... indahnya....!! " pekik Baby merentangkan tangannya keatas lalu memejamkan matanya begitu menikmati semilir angin yang menghembus wajahnya..
"aaakkkh...!! " kaget Baby...
"yaah.. basah... sepatu aku basah...!! " protes Baby menunjukkan sepatunya ke Fito..
Fito tersenyum manis dan menggendong baby lalu membawanya ke bebatuan kecil yang tak basah. Baby diam saja tanpa protes, Fito berjongkok keren dan membukakan sepatu Baby..
"kenapa dilepas...?? " tanya Baby kebingungan..
"di Vila itu...!! " Fito menunjuk Vila nya...
Baby melihat arah tunjuk Fito,, "iya...!! kenapa Vila itu...?? " tanya nya polos..
"di Vila itu ada semua perlengkapanmu." jawab Fito..
"perlengkapanku...?? " beo Baby tak mengerti.
"artinya di sana ada baju, sepatu, dan segala yang melekat ditubuhmu ada di situ". jelas Fito dengan senyum tipisnya lalu mengelus pipi Baby. .
"kenapa bisa ada perlengkapan ku disana..?? aku nggak merasa punya Vila." tanya baby balik tak percaya dengan kata-kata Fito..
"Vila itu juga akan jadi milik mu." bisik Fito..
Baby terbatuk-batuk seketika,, "apa maksudmu...?? "
Fito tak menjawab tapi dengan cepat menggendong baby dan membawanya ke tepi pantai. alhasil mereka main air, aksi kejar-kejaran seperti anak kecil pun terjadi..
Baby tak ada takutnya meneriaki Raksasa gila, sialan, dan mesum pada Fito tapi Fito tak marah malah makin gencar menggoda gadis mungilnya itu..
walaupun baby memiliki tubuh yang bagus dan cocok menjadi model internasional karna bentuk tubuhnya tapi bagi Fito baby seperti gadis mungilnya, kucing manisnya nan imut..
"udah... huuh.. huh... huh....!! " baby tergeletak di pasir pantai dengan nafas terengah-engah...
Fito terkekeh melihat wajah lelah baby,, "udah. ? segitu aja. ??" ledeknya.
"udah... aku jadi laper...!!" keluh Baby mengusap perut datarnya..
Fito mengulum senyum manisnya,, "ayo kita masuk ke Vila...!! "
Baby melebarkan matanya ke Fito,, "jadi Vila itu memang milikmu...?? "
"sebentar lagi juga milikmu baby. " gemas Fito menggendong tubuh Baby..
Baby melingkarkan tangannya di leher kokoh Fito,, "berapa kamar...?? "
Fito tersenyum dan tetap berjalan lurus..
"hm...? 5 ...." jawab Fito..
"banyak sekali." pekik Baby tak percaya..
"aku akan tunjukkan padamu nanti yang penting bersihkan tubuhmu terlebih dahulu. aku takut kamu masuk angin....!! " ujar lembut Fito..
Baby menatap Fito dengan seksama, ia baru sadar Fito memang berubah akhir-akhir ini bahkan tidak seperti Fito yang ia kenal dulu. si wajah batu...
__ADS_1
Fito melihat arah baby dan tatapan mereka beradu pandang.
"kenapa...?? " tanya Fito dengan lembut..
"aku hanya penasaran.. kemana Raksasa si wajah batu sebelumnya..?? " tanya baby dengan heran..
Fito mengulas senyum.
"tekan sandinya...!! " pinta Fito..
"kenapa nggak kau aja raksasa aneh . .??" ketus Baby tak mau
"tanganku penuh baby. " jelas Fito..
baby pun minta turun tapi Fito tak mau menurunkannya mau tak mau baby lah yang menekan sandi Vila mereka..
"aku bisa jalan sendiri tuan raksasa. " ujar Baby dengan senyum manisnya namun dengan nada penuh penekanan..
"kenapa tubuhmu sangat ringan seperti bulu kapas.? " tanya Fito meledek..
"awas aja kau mendumel mengatakan aku berat." sungut baby..
"ok." sahut Fito
Baby mendengus saja dan melihat arah lain namun matanya kembali disuguhkan keindahan Vila .
.
.
"ini kamarmu... aku akan memasakkanmu sesuatu jangan kemana-mana ... ?!" ujar Fito mengelus pipi Baby.
"bisa...!! tapi masakan luar negri. " jawab Fito..
"benarkah...?? " tanya baby dengan mata berbinar .
Fito mengangguk,, "setelah mandi tidurlah sebentar. aku mungkin agak lama menyiapkanmu makanan sebab ini makanan istimewa...!! "
Baby terkejut sesaat,, "apa dia benar-benar menyukaiku...?? " batin Baby menebak.
"aku akan kembali membangunkanmu." bisik Fito mengecup puncak kepala Baby lalu keluar dari kamar Baby..
baby mengangguk patuh...
.
.
2 jam Kemudian..
Fito kembali ke kamar baby dan mengulum senyum manisnya melihat baby yang benar-benar tidur seperti permintaannya..
"baby...?? " Fito mengelus pipi baby..
Baby menggeliat lalu berkata,, "apa udah masak. .??"
"udah.. ayo kita makan...!! " ajak Fito
baby manggut-manggut lalu menutupi mulutnya yang menguap lebar..
setibanya di meja makan, matanya yang mengantuk kini terbuka lebar seketika mencium aroma makanan enak yang terhidang di meja makan mereka kini..
__ADS_1
"ini...?? kenapa aku merasa kita sedang makan di restaurant itu ya...,??" gumamnya begitu bersemangat.
"silahkan duduk calon istriku.." Fito membukakan kursi untuk baby duduk.
Baby tak mendengar kata-kata Fito, tatapan nya hanya terfokus pada makanannya kini. Fito hanya menggeleng kepalanya pelan..
makan siang mereka berlangsung begitu nikmat tanpa ada perdebatan sepatah katapun..
.
"waaah... masakanmu jauh lebih enak dari restaurant yang kita makan sebelumnya... !" puji baby dengan senang..
"menikahlah denganku baby.. " ucap Fito dengan serius..
baby melototkan matanya ke arah Fito,, "jangan bercanda. ... nggak lucu tuan....!! ahahaha. " tawa canggung Baby..
Baby terdiam seketika melihat wajah serius Fito.
"mungkin aku bukan pria kaya raya yang bisa kamu dapatkan diluar sana tapi aku tulus mencintaimu Baby...!! menikahlah denganku....!? aku janji akan membahagiakanmu dengan sepenuh hatiku...!! "
Fito bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Baby. mata baby mengikuti kemana fito melangkah, Fito berhenti tepat didepan Baby..
"maukah kamu jadi istriku Baby...?? " tanya Fito membuka sebuah kotak hati berwarna merah dan menunjukkannya di depan baby..
"anda tidak bercanda tuan...??" tanya baby dengan serius..
"tidak...,!! selama 2 bulan kamu menghindariku.. aku sadar kalau aku menyukaimu bahkan aku benar mencintaimu kucing manisku." jawab Fito..
Baby tak bisa berkata-kata,, "kenapa raksasa Gila ini bisa jadi raksasa romantis..?" batin Baby tak percaya..
Fito langsung memasangkan cincin berlian Kecil di jari manis baby sebagai hadiah lamaran kecilnya..
"aku anggap kamu berkata iya baby. " ujar Fito dengan serius..
Baby menatap manik mata Fito mencari sesuatu yang mencurigakan dari mata itu tapi tak menemukan apa-apa..
Fito mengangkat tubuh baby dan meletakkannya di meja makannya..
"apa aku terlihat main-main baby...?? " tanya Fito dengan tatapan lembutnya..
Baby mengerjab-ngerjabkan matanya bahkan ia masih tak percaya situasi ini..
"apa kau menyukai pria yang bernama Brian itu..??" tanya Fito dengan serius..
"tidak...!!" jawab baby menggeleng-geleng kepalanya tanda tak suka..
Senyum Fito pun merekah sempurna, tanpa aba-aba langsung menyergap bibir mungil baby mel*matnya dengan lembut..
Baby sampai kaget, ia ingin menolak tapi kenapa ciuman Fito begitu mendebarkan hatinya..
Fito yang merasa mendapat lampu hijau makin memperdalam ciumannya..
"tidak akan aku biarkan kamu menjadi milik orang lain baby...!! kamu hanya milikku... !!" batin Fito..
Fito berjanji tak akan membiarkan pria manapun mengejar calon istrinya, Fito sudah cukup menderita melihat bagaimana antusiasnya Brian mengejar Baby..
melihatnya aja Fito cemburu apalagi membayangkan hal itu akan terjadi... bisa gila dirinya..
.
.
__ADS_1