
Al sedang bersama Raja, hari ini Raja tidak sekolah,
"kamu mau main basket lagi son...?? " tanya Al
"hmmm... enggak pa.. badan Raja sakit semua karna latihan berenang semalam.. kata pak Deri Raja disuruh istirahat aja."
Al tersenyum mendengarnya,,"kalau begitu istirahatlah... papa akan mulai bekerja..!! "
(bekerja maksudnya bedagang Burger...)
"Raja bantu. "
"nggak usah son... kamu istirahat aja..! " tolak tegas Al.
"tapi Pa." sergah Raja.
"buatkan saja papa minuman...! setelah itu kamu istirahat " pinya Al lagi..
Raja pun mengangguk patuh, ia berjalan ke dapur menjalankan perintah papanya..
.
.
Seperti biasa dagangan Al hanya butuh waktu 3 jam saja sudah habis tanpa tersisa,
"kenapa lama sekali buka nya tuan tampan..?? "
"hmm.. ada urusan...!! " jawab Al singkat.
walaupun singkat sudah berhasil membuat para wanita yang mendengarnya pada histeris, suara Al sangat sexy..
"terimakasih." ucap Al seperti biasa..
"sama-sama tuan tampan." jawab semua wanita kompakan.
Al mengabaikan mereka dan membersihkan tempat dagangannya..
"apa anda punya kekasih tuan tampan...?? "
Al terhenti sejenak lalu kembali membersihkan kompor nya yang terkena minyak.
"hmmm sudah." jawab Al berbohong..
mereka bukannya marah malah berdecak iri pada sosok perempuan yang bisa mendapatkan hati Tuan Burger tampan yang satu ini..
Raja tak sengaja mendengarnya dibalik pintu..
"papa sudah punya pacar...?? " gumam Raja pelan..
"apa artinya aku bakal punya mama...?? " gumamnya lagi lalu senyumnya merekah sempurna
Raja berlari semangat ke kamarnya dan melompat-lompat girang di dalam kamarnya..
"semoga aja sangat baik seperti mama bora." ocehnya lagi dengan penuh harap..
Raja sudah biasa memanggil Bora dengan sebutan mama teman-teman sekolahnya pada ingin meminta tanda tangan mama nya, Raja tidak mau kebohongannya terbongkar lagian Bora juga yang mengaku mama nya didepan teman-teman sekolahnya yang tak suka dengannya..
akhirnya raja berbohong kalau mama nya nggak mau di kenal orang dewasa beruntung anak-anak itu begitu mudah dibodohi Raja, jadi tidak ada yang tau kalau Bora emang bukan mama nya..
__ADS_1
karna terlalu sibuk Al jadi lupa hp nya ada dimana..
"son.. kamu lihat hp papa...?? " tanya Al.
Raja tak menyahut, Al yang penasaran kenapa Raja nggak nyahut pun masuk kekamarnya..
"tidur rupanya." gumam pelan Al..
Al hendak keluar namun terdiam seketika didepan pintu, Al memutar tubuhnya ke arah Raja dan mendekati Raja. Al melihat sebuah foto yang dipeluk erat oleh Raja..
pelan-pelan Al mengambilnya dan betapa terkejutnya Al melihat foto Bora yang sudah ditanda tangani Bora dan Al melihat Raja memakai topi rajutan Bora..
Al melihat tulisan di belakang Foto itu
"Mama Bora.. Raja bakal punya mama baru.. semoga sebaik mama bora ya..!! teman-teman Raja semuanya meminta foto dan tanda tangan mama Bora.. Raja nggak mungkin bilang kalau mama bukanlah mama raja yang sebenarnya".
Al terenyuh membaca curhatan tulus Raja .
"sepertinya aku harus cepat bertindak...!! aku harus memiliki Bora supaya Raja nggak sedih lagi...!! " batin Al
Al memang menginginkan Bora karna Bora adalah gadis kecilnya tapi nyali Al belum sanggup mengatakan pada Bora siapa dia sebenarnya itu sebabnya Al selalu berusaha menjauhi Bora walaupun hatinya bertimbal balik.
setibanya dikamar nya Al terduduk dan memijit pelipisnya sendiri..
"apa kau akan membenciku saat tau siapa aku Bora...?? "
"aku terlalu takut kamu membenciku, itu sebabnya aku begini..!! aku memang menginginkanmu tapi apa aku sanggup kedepannya jika suatu saat kamu akan membenciku saat tau kebenarannya..? "
Al yang frustasi melupakan tujuannya yang mencari hpnya..
"Astagah... hp ku...!! " Al langsung bangkit dari duduk nya..
"aku jadi haus." desis Al dengan geram..
Al berusaha mengingat dimana ia meletakkan hpnya..
"Kulkas."
Al berlari kedapur mencari hpnya didalam kulkas dan benar saja hpnya sudah dingin Al mengelapnya dengan hati-hati..
"kenapa aku bisa ceroboh..?? " rutuk Al
Al melihat hp nya dan terbelalak kaget saat tanda merah incarannya mendekati Apartemen Bora..
"sial...!! " Al mengambil jaketnya memasukkan pisau, pistol dan obat bius..
Al segera berlari keluar tapi tanpa mengeluarkan suara, ia tak mungkin membangunkan Raja..
sementara Bora sedang terlelap di ranjangnya sambil memeluk jaket Al..
.
"siapa kau...?? " tanya satpam curiga melihat penampilan tertutup orang yang didepannya kini..
"tukang kirim makanan tuan. " jawab pria itu
Satpam itu memeriksa makanan pria itu dan tak menemukan apa-apa..
"antar kemana ini...?? " tanya satpam itu tak lagi curiga..
__ADS_1
.
.
dan salah satu satpam yang mengantarkan makanan pesanan Bora ke apartemennya,
Pria itu mengucapkan terimakasih setelah diberi tanda tangan satpam sebagai tanda terima..
"sana pergi...!! " usir satpam itu lagi..
Pria itu mengangguk patuh dan berbalik lalu senyum jahatnya terbit seketika,, "habislah kau Bora." batin Bambam.
Satpam yang mengantarkan pesanan Bora menekan bel apartemen Bora. Bora yang sedang terlelap tak dengar apa-apa lagi aroma jaket Al begitu menenangkannya seperti obat tidur tersendiri baginya..
"kemana nona bora ya...?? " gumam satpam itu kebingungan..
satpam itu melihat bingkisan pesanan Bora, ia jadi meletakkannya di depan pintu..
"nanti nona bora pasti bakal buka pintu sendiri kalau lapar...!! " gumamnya
Al tiba di Apartemen itu saat didepan gerbang satpam menahannya.
"siapa anda..?? " tanya satpam dengan pandangan curiga..
"saya pemilik Apartemen nomor 501 lantai 27 ...!" jawab Al memperlihatkan kartu khusus kepemilikannya..
satpam itu pun terbelalak kaget,, "maafkan saya tuan..."
"hmmm... bisa aku masuk..??" tanya Al dengan datar..
satpam itu pun segera membukakan pintu gerbangnya dengan cepat Al membawa motor maticnya kedalam apartemen mewah itu..
"apa sekarang lagi tren pura-pura miskin..?? " decak pelan satpam itu..
Al berlari memasuki gedung apartemen mewah itu, beruntung Al sudah memiliki apartemen sendiri di apartemen itu berkat bantuan Bagas.
"ya Tuhan.. semoga Bora baik-baik aja... !" gumam Al tak sabar..
Al tadi mendengar rekaman sadapan Bambam yang menginginkan kematian Bora lewat makanan.
Al tiba di lantai tempat tinggal Bora, ia berlari cepat dan tiba didepan apartemen Bora..
"makanannya masih disini...?? apa ini makanannya..? " gumam Al membuka kotak makanan itu.
Al melihat sekeliling dan menemukan banyak pot bunga, Al berjalan ke arah itu dan meletakkan sedikit makanan yang ada didalam kotak itu ke pot bunga. selang beberapa menit bunga nya mulai layu..
"ini emang makanannya."
Al langsung membuang semua makanan itu ke tong sampah Al menghubungi Bagas untuk mengurus Bambam tanpa jejak sedikitpun atau lebih tepatnya serahkan bambam padanya. Al akan membumi hanguskan bambam tanpa jejak..
.
.
"apa terjadi sesuatu..? kenapa dia nggak buka pintu saat ada makanan datang..? " gumam Al penasaran..
Al pun memberanikan diri menekan bel apartemen Bora tadinya Al tak mau melakukannya tapi teringat Raja ia seperti punya keberanian..
.
__ADS_1
.