Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
BF ~ Vila di tepi pantai


__ADS_3

Baby memukul-mukul dada bidang Fito sebagai protes dirinya tak bisa bernafas. Fito pun melepaskan pangutannya dengan kening menyatu di kening Baby...


"maaf...!! aku terlalu bahagia...!! " ucap Fito mengusap bibir mungil baby yang basah..


Baby melihat jemari tangannya yang sudah terpasang sebuah cincin berlian kecil yang sangat indah mungkin hanya berlian kecil tapi harganya pasti cukup fantastis...


"apa kamu suka...?? " tanya Fito dengan lembut.


Baby beralih ke Fito dan mengangguk pelan..


"aku merasa ini masih mimpi...!! " gumam baby menempuk-nepuk kedua pipinya untuk menyadarkan diri..


Fito terkekeh melihat itu,, "kenapa kamu merasa ini mimpi...?? "


"aku nggak pernah berkhayal akan dilamar seseorang....!! jadi wajar aku merasa ini mimpi." jawab baby dengan serius.


Fito menatap manik mata baby yang tampak benar-benar tak percaya dengan situasinya kini..


"aku akan membuatmu sadar dari alam mimpimu....!! " seru Fito dengan serius..


"apa....?? Akkkh....!! " tanya Baby namun seketika dirinya terpekik saat Fito menggendongnya.


"Fito kau mau bawa aku kemana....??" tanya baby dengan tatapan horornya..


Fito tidak menjawab, hatinya begitu bahagia baby memanggil namanya jadi hanya dibalas dengan senyuman manis diwajah tampannya..


"dasar gila... jawab pertanyaanku...!! " ketus Baby memukul kepala belakang Fito..


"aawwh....!! " tapi malah Baby yang meringis.


"kenapa baby. ?? tanganmu sakit.. ??" tanya Fito khawatir..


"itu kepalamu benar-benar batu ya...?? " gerutu Baby....


Fito tak menjawab dengan cepat dirinya melangkahkan kaki dan mendudukkan baby di ranjangnya. Fito memegang pergelangan tangan Baby menghembusnya dengan begitu penuh cinta lalu menekan-nekan pergelangan tangan baby seperti fito sudah berpengalaman..


"bagaimana. .??" tanya Fito beralih ke mata baby..


Baby terkejut saat dirinya ketahuan sedang memperhatikan Fito, tentu dia malu dan melihat arah lain..


"hm... sudah lebih baik...!! " gugup Baby..


Fito mengecup lama pergelangan tangan baby yang sakit tadi,, "lain kali jangan gunakan kekuatanmu untuk memberiku pelajaran.. telingaku adalah kelemahanku.. jewer atau gigit saja telingaku..!! "


baby menjatuhkan rahangnya,, "kau memberi tau ku kelemahanmu...?? "


"hm.... kenapa...?? " tanya Fito malah heran..


Baby mengangkat jemari tangannya dan menjewer telinga Fito. Fito meringis sambil memejamkan matanya, Baby yang melihat Fito seperti itu tertawa cekikikan...


"sekarang aku mengerti." tawa senang Baby...

__ADS_1


Fito melihat itu malah tersenyum lebar, ia langsung mendekati baby yang ingin menghindar pada akhirnya malah terlentang di ranjang itu dan Fito menindihnya..


"biasanya siapapun yang tau kelemahanku nggak akan hidup lagi...!! " senyum tipis Fito.


"lalu...?? kau akan membunuhku...?? " tanya baby


"bagaimana bisa aku membunuhmu...?? aku tidak bisa hidup tanpamu. " jawab fito dengan senyum tampannya..


"apa kau seorang playboy...?? " tanya Baby serius..


"kenapa berpikir begitu. ??" tanya Fito balik dengan raut wajah bingungnya..


"aku merasa kata-katamu penuh dengan madu..!! " jawab baby memperhatikan bibir Fito yang sangat manis berkata-kata..


Fito terkekeh dan menciumi bibir baby berkali-kali, bodohnya baby tak bisa apa-apa. malah mengerjab-ngerjabkan matanya ke fito..


"tidurlah... aku sudah izin pada boss untuk membawamu bersenang-senang. " bisik Fito dengan lembut mengecup telinga Baby..


tubuh baby terasa panas dengan perlakuan itu,, "bagaimana aku bisa tidur...?? kalau kau ada diatasku...!! "


Fito pun memindahkan dirinya jadi tidur disamping Baby. Fito mengangkat kepala Baby jadi tidur di lengannya..


"muah....!! tidurlah....!! " sebuah kecupan sayang di kening Baby...


Baby merasa nyaman di pelukan Fito, matanya seperti terhipnotis ingin tertidur. ia tanpa sadar malah mencari posisi lebih nyaman dan memeluk Fito dengan manja...


Fito mengulum senyum manisnya lalu mengecup puncak kepala baby berkali-kali..


.


.


.


ke esokan paginya..


Baby tak juga bergeming dipelukan Fito, sementara Fito hanya sibuk mengelus kepala Baby menambah rasa nyaman baby malah enggan membuka matanya. .


"bagaimana kamu bisa jadi terlelap begitu nyenyaknya sayang..?? apa kamu nggak lapar...?? " bisik Fito begitu lembut..


"aku tunggu 1 jam lagi sayang." gumam Fito lagi..


1 jam lagi Fito begitu sabar menunggu Baby terbangun...


Baby menggeliat lalu bibirnya melenguh panjang..


"bangun sayang...?? " Fito mengelus-ngelus pangkal hidung Baby..


perlahan baby membuka matanya dan hal yang pertama dirinya lihat adalah wajah tampan Fito yang tengah tersenyum menyapanya. .


"bersihkan dirimu... aku juga akan mandi.. apa kamu mau kita mandi bersama...?? " tawar Fito dengan senyum manisnya..

__ADS_1


Pipi Baby merona begitu saja, ia bangkit dari ranjang Fito lalu tanpa aba-aba langsung berlari keluar dari kamar Fito..


sementara Fito tertawa terpikal-pikal dengan ekspresi lucu Baby, apalagi pipi baby yang merona benar-benar sangat menggemaskan.


baby tiba di kamarnya lalu memegang dadanya yang bergemuruh hebat.


"ya tuhan.. kenapa jantungku begini...?? dan juga kenapa aku begitu nyaman tidur dengannya...?? " oceh baby


baby masih sempat mengoceh di dalam kamar mandi,


"cincin ini...?? " gumam baby menatap serius cincin lamaran yang dipasangkan Fito.


"kenapa aku mudah menerimanya...?? " kesal baby menjambak rambutnya sendiri merasa malu..


"enggak.. enggak... aku nggak jawab iya kok.. dia yang langsung memasangkan cincin ini di jemariku. "


setelah selesai membersihkan diri, baby mencari baju nya dilemarinya. begitu banyak baju, sepatu dan perhiasan cantik tepat dilemari tempat duduk kaca riasnya.


baby mengambil dress pendek asal aja, setelah itu ia berjalan kemeja riasnya lalu melihat isi kotak perhiasan.


"kenapa dia menyiapkan begitu banyak perhiasan..? apa uangnya sangat banyak...?? " gumam Baby tak habis fikir..


baby langsung tertarik dengan satu kalung cantik nan sederhana tanpa sadar ia memakainya lalu tersenyum manis ke arah kaca riasnya.


"perfect girl. " puji nya..


.


.


"udah siap baby. ?? aku sudah buat sarapan ala paris yang akan kamu suk....?? " kata fito dengan serius tak memperhatikan baby namun saat menatap baby ia malah menggantung kata-katanya. .


"baby...?? " gumam Fito memperhatikan penampilan baby yang sangat cantik. .


rambut baby yang di gulung asal, dress nya yang menawan ditambah paras baby yang memakai make up nan sangat tipis bahkan Fito tak akan tau kalau Baby berdandan..


Fito berjalan ke arah baby,


"kenapa...!? aneh...?? " tanya baby tampak tak nyaman di tatap begitu oleh Fito..


"kenapa kamu cantik sekali...?? apa kamu mau keluar. .?" tanya Fito penasaran. .


"aku nggak tau milih baju yang mana. kamu sih, baju rumahannya cuma satu yang aku pakai tadi malam. " gerutu baby.


Fito terkekeh,, "maaf baby... aku nggak bakal menyangka kalau aku sendiri lupa membeli baju rumahan untukmu."


"ayo kita sarapan...!! " ajak fito menarik tangan baby dengan lembut dan menyuruhnya duduk..


baby meneguk salivanya sendiri melihat banyaknya makanan aneh didepannya tapi bisa dirasakan olehnya masakan itu sangatlah enak dari aromanya yang sangat menggugah selera..


.

__ADS_1


.


__ADS_2