Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
BF ~ warna maskulin


__ADS_3

Baby malah senang belanja di pasar, padahal gadis cantik sepertinya biasanya suka shopping di mol. baby malah berbeda..


"bagaimana cantik...?? udah siap belanjanya..? " goda preman pasar itu dengan senyum menjijikkannya di mata Baby..


Baby menaikkan bibirnya sebelah ke arah 2 preman yang mengepungnya..


"kenapa kalian menggangguku...?? aku tidak punya urusan dengan kalian pergilah,,, selagi aku masih berbaik hati..! "


kedua preman pasar itu malah menertawai kata-kata baby yang mereka pikir hanya sebuah candaan..


"cincinmu lumayan cantik.. berikan pada kami.. " titah si boss preman..


Baby menunjukkan jari manisnya ke boss preman pasar itu..


"kau mau ini...??" tanya baby dengan tampang polosnya


"ya...!! berikan ..cepat berikan..." titah anak buahnya..


"ini cincin lamaran seseorang untukku.. mana bisa aku berikan padamu dari pada aku mati ditangannya lebih baik aku membunuh kalian calon ku seorang pria hebat yang sungguh pantas di juluki Mafia nya the Lion... " gumam-gumam baby memain-mainkan rambutnya..


"kalau begitu kami akan memaksamu..! " ancam boss preman itu..


"ck... uhh... siapa takut...?" tantang baby dengan senyum sinisnya..


"Zol... kau lawan gadis sombong ini..!! " perintah boss preman..


"emang boss kenapa..?? " tanya Zol kebingungan..


"goblok.. kau yang bawahan ya kau lah yang melawannya.. kenapa malah aku..?? " geram boss preman..


Zol pun mengangguk mengerti..


Baby diam tak bergeming saat Zol memberi ancang-ancang hendak memukulnya..


para pengunjung pasar berteriak ditempat, mereka tak bisa apa-apa saat baby di kepung preman pasar. walaupun cuma 2 orang tapi itu cukup merepotkan bagi satu pasar disini..


itu sebabnya baby jadi pusat perhatian karna terlalu mencolok, para pengunjung pasar malah berpakaian jelek dan berlubang, walaupun mereka punya emas tak ada yang mau memakainya hanya sekedar kepasar.


saat tangan Zol hampir mengenai wajah baby, kaki jenjang baby melayang ke pangkal paha Zol hingga tangan yang tadinya mau memukul baby mengudara, matanya berputar, wajahnya memerah menahan sakit di area selangkang*nnya..


"kau...?? " geram boss preman..


Baby meninju wajah boss preman itu hingga hidungnya mengeluarkan darah lalu tumbang kebelakang..


"dasar sampah... " umpat baby lalu berjalan dengan tenang menginjak perut Zol hingga pria itu makin menjerit kesakitan..


pengunjung pasar yang menyaksikan kejadian itu melongoh ditempat. bagaimana mungkin gadis secantik itu bisa menguasai ilmu beladiri yang sangat mengagumkan..


"ganggu saja..." gerutunya melewati orang-orang yang tengah menatap takjub dirinya..

__ADS_1


"hebat sekali...!! "


"bagaimana gadis memakai dress jago bertinju...?? "


"aku rasa dia gadis kota. "


"bagaimana kau bisa tau..? "


"lihatlah penampilan dan gayanya..? swag... aku rasa hanya gadis Kota yang punya pesona itu... "


banyak gosip-gosip mengenai baby, sementara baby yang digosipkan tengah makan somay membawa mobilnya menuju Vila tempat Fito berada..


baby tersenyum manis melihat bungkusan plastik berisi baju kaus pilihannya..


"walaupun nggak sebanding tapi lumayan lah". gumam baby memperhatikan jari manisnya yang memakai cincin berlian kecil pemberian Fito..


setibanya di parkiran Vila, Fito tengah uring-uringan mencari calon istrinya yang tak pulang-pulang namun melihat mobilnya sendiri akhirnya lega..


"baby...?" Fito segera berlari ke mobilnya lalu Fito memegang bahu baby..


"apa kamu baik-baik aja sayang...?? mobil ini berulah kah..? kenapa lama sekali...? " cecar Fito begitu khawatir..


"aku baik-baik aja Fito.. ayo bantu aku bawa belanjaanku.. " Baby menarik lengan Fito ke belakang mobil nya..


Fito pun pasrah membawa belanjaan baby, sedangkan baby melanjutkan makan somay nya berjalan riang didepan Fito..


Fito menggeleng kepalanya melihat kelakuan menggemaskan baby seperti bocah kecil saja..


.


.


"didepanmu sayang...?? " tanya Fito dengan senyum nakalnya..


"iya didepanku, lagian kamu bakal jadi suamiku kenapa aku harus malu..? " wajah santai baby terlihat begitu tenang seolah tak akan malu dirinya jika melihat tubuh Fito..


Fito tersenyum begitu tampannya,, "baiklah jika itu maumu... "


Fito pun membuka bajunya dengan santai didepan Baby, baby meneguk salivanya sendiri melihat tubuh Fito yang sangat gagah, besar disetiap sudutnya terlihat sangat sexy..


"lalu aku harus ngapain...?? " tanya Fito tersenyum usil..


"aah.. aku hampir lupa, pakai baju itu...!! " tunjuk baby ke plastik yang ada beberapa baju yang dia beli untuk Fito..


"kamu belikan aku baju baby...?? " tanya Fito tak percaya..


"iya...!! coba pakai.. " pinta baby tampak malu


Fito dengan semangat mengambil plastik yang di tunjuk baby dan mengeluarkan isinya dan alangkah senangnya Fito warna-warna baju yang dipilih baby sangatlah maskulin dan Fito suka itu..

__ADS_1


Fito langsung memeluk baby tanpa mengenakan baju, baby memegang lengan berotot Fito yang tak mengenakan pakaian..


Fito mengerutkan keningnya saat dirinya tak mendengar suara nafas kekasihnya itu..


"sayang...?? " panggil Fito sambil melepaskan pelukannya..


Fito terkekeh melihat pipi baby yang merona, jemari cantik baby mulai meraba tubuh kekar Fito, walaupun dirinya satu-satunya gadis di anggota the Lion yang cukup lama selain Yina dan Yona tapi baby tak pernah melihat rekan-rekan anggota the Lion nya tak mengenakan baju..


"bernafas sayang...!! " bisik Fito..


Baby menatap mata Fito, tatapan mereka cukup lama..


"kenapa tubuhmu bisa begitu besar...?? " tanya Baby meneguk salivanya sendiri bersusah payah..


"entahlah. mungkin faktor keturunan...!! " jawab Fito dengan senyum tampannya..


"bagaimana kedua orangtuamu...?? " tanya baby mengelus dada bidang Fito sementara mereka tetap bersitatap satu sama lain..


"mama dan papaku orang benua Eropa. " jawab Fito..


"bagaimana kau bisa bertemu kak Al...?? " tanya Baby penasaran..


"dia menyelamatkanku dari organisasi perdagangan manusia di negara A, setelah orangtua ku tiada dan pamanku menjualku ". jawab Fito dengan jujur membenahi rambut baby dan mengelus pipi Baby yang masih merona..


Baby tampak prihatin,, "jadi bukan aku yang berasal dari kalangan orang rendahan.. " gumam baby pelan tapi masih bisa didengar oleh Fito..


"siapa yang bilang kamu rendahan sayang...?? " tanya Fito..


baby mengerjab-ngerjabkan matanya..


"aku melihat data dirimu dengan sedikit kagum, walaupun tidak ada yang istimewa dalam biodatamu, tapi aku akui kamu sangat hebat bisa berdiri sendiri tanpa ada seseorang untuk tempatmu bersandar kamu sangat jago berkelahi walaupun gerakanmu masih berantakan.. !!" puji Fito dengan serius..


"kau barusan memujiku Fito...?? " tanya baby tak percaya..


"ya aku memujimu sayang, apa kamu suka..? " tanya Fito dengan lembut..


"aku nggak percaya". seru baby dengan tatapan miringnya ke fito..


Fito tergelak,, "sampai kapan kamu mengelus tubuhku sayang..? "


Baby melirik tangannya dan tersenyum kikuk,, "maaf. "


Fito tertawa kecil dan mengecup hidung mungil baby,, "aku pakai baju pemberianmu ya..?"


baby mengangguk malu..


Fito mengambil baju kaus berwarna navy dan memakainya didepan baby, baby tersenyum manis melihat baju yang ia beli sangat pas di tubuh Fito..


.

__ADS_1


.


__ADS_2