
"kamu mau kemana Hubby...?? " tanya Bora saat Al hendak berbalik..
"ak.. aku mau berdiri disitu menunggumu selesai di panggung impianmu itu..!! " jawab Al menunjuk tempat Fito berdiri..
"kamu ikut aku Hubby.. lagian hubungan kita sudah diketahui publik.. kenapa harus di tutupi...?? " Bora mengulurkan tangannya..
Adegan tatap-tapanan pun terjadi tapi akhirnya Al mengalah dan mengikuti kemauan Bora..
"kita beri tepuk tangan meriah untuk dewi debora yang tetap memegang posisi artis terbaik tahun ini.!" tepuk tangan Vika..
"waah.. baru kali ini saya melihat Dewi debora tanpa make up secara langsung.. pantas saja tuan Moland jatuh cinta pada dewi debora...!! " gumam Niko begitu takjub penampakan paras Bora yang cantik natural tengah tersenyum melambai ke arah para fansnya..
Al malah merangkul pinggang bora begitu posesif. tatapannya hanya tertuju pada Bora seorang ia sungguh tak percaya bisa melihat bora seperti sekarang..
"selamat dewi debora...!! " ucap Niko dan Vika kompak..
Bora tersenyum ramah dan sopan lalu mengucapkan terimakasih, Niko dan Vika pun berjalan kebelakang demi membiarkan Bora menyampaikan pidato kemenangannya..
"saya Laura debora candramaya mengucapkan ribuan terimakasih pada semua fans-fans yang mendukung saya sampai bisa mendapatkan penghargaan bergengsi ini.. terimakasih juga pada orang-orang dibelakang saya yang ikut andil dengan segala yang saya dapatkan sejak awal menginjakkan kaki di dunia hiburan ini..!"
"terimakasih pada semua sutradara yang mempercayakan saya jadi pemeran utama di setiap drama dan penulis naskah drama ternama yang sangat saya kagumi tanpa mereka semua, saya tidak akan bisa sampai di popularitas puncak saya detik ini. saya sangat terharu masih bisa berdiri disini..!!"
"terimakasih pada suami saya yang selalu mendukung saya sampai saat ini, saya masih anak-anak yang begitu labil dengan perkataan setiap netizen. tapi kehadirannya (Al) dan juga anak nya yang menjadi anak saya juga.. kalian berdua adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan untuk saya...!! "
"sebelumnya saya hanya ingin mengkonfirmasi semua kejadian yang menimpa saya sebelumnya.. jujur kami memang sudah menikah jauh dari bulan sebelumnya. tapi karna saya terlalu takut memberi tau dunia tentang hubungan kami.. saya yang meminta suami saya merahasiakan pernikahan kami sampai hari penghargaan ini.. saya mengatakan padanya akan memberi tau semuanya..!! "
Bora beralih menatap Al yang tengah menatapnya begitu dalam dan tak berkedip..
"dia adalah pria yang sangat baik.. selalu mendengarkan perkataan saya.. namun semua terjadi diluar kehendak kami hingga kehamilan saya tersebar luas di media tanpa tau apa-apa tentang saya dan masyarakat menghujat saya hingga saya masuk rumah sakit...!! maafkan saya yang tidak memberitau kalian sebelumnya.. saya hanya tidak ingin memamerkan hubungan kami... !!"
para hadirin tak ada yang berbicara sedikitpun saat Bora menceritakan kisah cinta mereka..
"nyonya Moland...?? apa anda akan melakukan konferensi pers...??" tanya reporter pria mengangkat tangan begitu tinggi..
__ADS_1
"apa perlu di konfirmasi lagi..?? " tanya Bora dengan wajah polosnya yang terlihat menggemaskan..
"perlu nyonya...!! " jawab para wartawan kompak..
Bora menggaruk-garuk kepalanya hingga benar-benar membuat para fans kalangan pria histeris dengan tingkah bora yang berbeda dari sebelumnya..
Satria yang sejak tadi menonton Bora dan Al hanya mengepalkan tangannya, ia memejamkan matanya..
"menurutmu apa aku bisa mendapatkan Bora Nando...?? " tanya Satria tanpa menoleh ke asistennya itu.
Nando ragu-ragu menjawab,, "saya pikir anda harus mencari wanita lain tuan.. tuan Moland bukan tandingan kita.. saya takut perusahaan kita akan di tutup.. anda sangat tau bagaimana kejamnya sosok tuan Moland saat berhadapan dengan lawan bisnisnya yang berani mencari masalah dengannya..!! "
Satria perlahan membuka matanya,, "tapi hatiku tak terima melihat mereka...!! "
"anda harus merelakannya tuan.. apa anda tidak melihat bagaimana cintanya Tuan Moland pada Nona Bora sampai berani menunjukkan diri ke publik hanya demi janji mereka.. saya tidak mau anda terjerumus dalam kesengsaraan tuan.. percayalah wanita tidak hanya satu.. saya dan karyawan yang lainnya masih butuh pekerjaan tuan...!! " tutur Nando dengan bijaknya..
"apa menurutmu Bora bahagia dengannya..?? " tanya Satria dengan tatapan sudah teralihkan tak sanggup melihat Bora dan Al yang saling tatap penuh cinta..
"Cinta tak harus memiliki tuan, cinta tulus itu adalah bisa melepaskan orang yang kita cintai untuk pria yang lebih pantas untuknya dibanding diri kita...!! " tutur Nando lagi..
"aku ingin menangis saat ini Nando... bisakah kita pergi dari acara ini...?? aku takut akan bertindak bodoh nantinya yang akan merugikan diriku dan para karyawanku yang mencari nafkah di perusahaanku...!! " lirih Satria dengan wajah tertunduk.
"bisa tuan.. ayo kita pergi...!! " nando mengulurkan lengannya ke tuan mudanya yang sangat dewasa..
"terimakasih nona Bora.. anda mengajarkan tuan saya berubah tuan saya jadi mengerti arti pentingnya pekerjaan kami para bawahannya..!! saya berharap anda akan selalu bahagia...!!" batin Nando tersenyum tipis ke arah Bora..
Satria dan Nando pergi dari acara yang belum selesai itu, satria tidak sanggup melihat saingan cintanya. apalagi ia bisa melihat bagaimana pengorbanan Al yang berani menunjukkan diri kepublik karna bora, dan melihat bagaimana khawatir dan paniknya Al saat Bora datang ke acara ini dalam keadaan pucat dan terlihat lemah.
.
.
.
__ADS_1
kini Bora duduk di kursi empuk nan istimewa khusus untuk Al. Al malah duduk di posisi Bagas tadi..
Bagas tentu dengan senang hati berpindah tempat, ia senang melihat Al dan Bora bersama,, walaupun dirinya jomblo..
acara tetap berlanjut. penghargaan demi penghargaan akan mereka saksikan sampai acara selesai..
"dimana Raja sayang...?? " tanya Al mengecup sayang puncak kepala Bora yang tengah memeluk manja dirinya..
"Raja bersama Kakek dan neneknya...!! " jawab Bora dengan senyum manisnya di dada Al..
"kenapa kamu sampai stress sayang..? apa kamu takut aku tidak bisa membiayaimu ? kamu lupa aku kaya raya..? kenapa takut saat karirmu jatuh hem..,??" cecar Al begitu lembut membelai kepala Bora..
"maafkan aku Al... aku juga tidak ingin memikirkannya.. tapi hinaan mereka begitu melukai hatiku hingga aku berakhir seperti itu.. !!" ucap Bora terdengar begitu sedih mengingat para boss iklan yang mengontraknya menghinanya dengan kata-kata kejamnya juga..
"ya sudah.. aku nggak mau kamu kembali kedunia hiburan lagi.. aku mau kamu tidur, makan, main dengan Raja dan menghabiskan uangku saja setiap hari.. biar aku yang bekerja dan pekerjaan rumah aku sudah merekrut pelayan di rumah kita..!! " ucap Al dengan tegas..
Bora mengerucutkan bibirnya,, "olahraga nggak boleh..?? "
"kenapa bertanya begitu..?? " tanya Al heran..
"aku bisa jadi bab* kalau melakukan apa yang kamu minta..!!" kesal Bora..
Al terkekeh pelan,, "setelah kamu melahirkan sayang.. percuma kamu olahraga tubuhmu nggak akan langsing karna di perutmu ada benih ku...!! "
Bora memukul kesal dada bidang Al hingga sang suami tertawa gemas melihat istrinya yang bersemu merah karna malu, dunia seolah milik mereka berdua yang lain numpang..
"dasar mesum.. nggak lihat situasi kalau bicara !" gerutu Bora dengan tatapan kesalnya ke arah sipelaku..
.
.
.
__ADS_1