Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
rasa hormat


__ADS_3

.


.


disisi lain Al sedang telfonan dengan Bagas..


"bagaimana Bagas...?? " tanya Al...


"saya sudah membereskannya Tuan...!! " jawab Bagas langsung mengerti..


"bagus. untuk kedepannya gunakan Bora sebagai bintang iklan kita...!!" ucap Al dengan senyum tipisnya..


"baik tuan...!! " jawab Bagas


Al pun menutup panggilannya,, Bagas menatap nama Al di ponselnya..


"tuan muda sudah tergila-gila dengan artis itu.. tapi kenapa ia tak mendekatinya.. ? malah memilih menjadi pahlawan diam-diamnya..!! " gumam Bagas heran sendiri..


.


.


kini Bora sudah tiba digedung baru AL Group ia tak pernah mengira akan menjadi bintang iklan perusahaan hebat ini..


AL Group adalah perusahaan Raksasa di negara ini,


sebelumnya perusahaan ini selalu menggunakan Model dari luar negri tapi entah apa yang terjadi


sekarang perusahaan Besar ini malah ingin mencasting model dinegara sendiri...


Bora emang bukan hanya sekedar Artis yang bisa akting, ia juga bisa foto model ditambah tubuhnya yang indah dan kakinya yang panjang Bora juga bisa bernyanyi. sepertinya julukan Artis multitalenta memang pantas untuknya.


"lihat. itu Bora...!! "


"cantik sekali...!! "


"semenjak dia masuk ke dunia entertainment negara kita jadi sering masuk trending topik..!! "


"iya.. parasnya yang cantik juga pinggangnya yang sangat kecil..!! "


"aku juga mau diet."


banyak bisik-bisik iri para karyawan di perusahaan AL group saat melihat Bora secara langsung sedangkan Bora berjalan tenang dengan kara dan lila disisi kiri-kanannya..


"nona Bora.. mari ikut saya...!! " sopan resepsionis ke Bora..


satu perusahaan tau perdebatan hebat antara bawahan dan CEO besar mereka.m para tetua AL Group hendak mencasting Artis sexy dan bohai Vanesha padahal Bagas sudah berulang kali mengatakan akan menunjuk model pada Artis yang memiliki popularitas terbaik..


tentu pemenangnya Bagas yang paling berkuasa di perusahaan ini, sudah pastinya ada dukungan dari Al..


Bora tersenyum ramah dan mengikuti resepsionis itu,


Lila mengotak-ngatik hpnya yang pastinya ber urusan dengan wartawan yang selalu mencoba menghubunginya..


"Bora jadi model perusahaan ini entah bora sadar atau enggak kalau namanya sekarang masuk trending topik membahas Bora dengan AL Group..! " batin Kara tersenyum lebar melihat sisi wajah Bora yang sedang berbincang hangat dengan resepsionis.


"ini ruangan tuan bagas nona.. silahkan masuk setelah mengetuk pintu...!! "

__ADS_1


Bora mengucapkan terimakasih dan manager juga asistennya mengatakan hal yang sama. mereka masuk setelah ada jawaban dari dalam..


Bora pun masuk ke ruangan Bagas di ikuti Lila dan kara hanya menganga lebar melihat desain ruangan khusus Bagas..


"megah sekali." batin Kara berdecak kagum..


Lila juga kagum dengan keindahan itu,, "julukan perusahaan Raksasa AL Group emang cocok ,, dan sudah pantas dapat penghargaan di setiap acara besar perusahaan..!! " batin Lila juga..


.


.


.


kini Bora langsung melakukan pemotretan setelah berbincang sebentar dengan Bagas,


"kita mulai pemotretannya...!! " teriak Sang fotografer dengan kuat..


Bora menoleh begitu juga Kara, Lila yang sedang menelfon juga ikut menoleh,


"ada apa dengan fotografernya. ?? apa dia pikir kita budek.? " gerutu Kara pelan..


"ssst.. diam aja.. sepertinya dia meremehkan kemampuanku..!! ' bisik Bora..


benar saja sang fotografer emang nggak terlalu suka dengan model dalam negri selama ini ia selalu memotret model luar negri yang sangat cantik dan bohai kalau pun ia harus mencasting model indonesia ia bakal menunjuk Vanesha...


"sadarkan dia kalau kamu emang pantas dapat posisi ini...!! "


bisik Kara..


Bora mengangguk pelan,


Bora tersenyum saja mendengarnya..


"aku kesana...!! " izin Bora..


"semangat...! " ucap Lila dan Kara menyemangati..


Bora berjalan tenang ke arah pemotretan..


"cepatlah...!! " desak bambam dengan tatapan meremehkannya.


"apa bagusnya punya popularitas yang baik kalau hanya modal tampang aja. " batin Bambam menghela nafas kasar.


"entah bagaimana cara dia memikat hati tuan Bagas...? kenapa dia bisa terpilih.. ? padahal dia nggak masuk kriteria model terkenal..!! " gumam Bambam menggeleng kepalanya..


Bora biasa aja, ia tetap tenang walaupun sudah dikata-katai oleh Bambam..


Lila yang tak terima saat Bora di buat menunggu oleh Bambam.m ia langsung menghubungi Bagas..


"kenapa dia menyuruhku kemari kalau masih lama pemotretannya..?? " desis pelan Bora masih terlihat tenang di tempat pemotretan..


Bambam malah sibuk dengan ponselnya berbincang dengan seorang wanita..


"pak.. sampai kapan saya menunggu...?? " tanya Bora dengan sabar..


"diam saja disitu saya sedang memikirkan Angel yang bagus untuk anda nona Bora..!! " jawab Bambam seperti biasa..

__ADS_1


Bora memejamkan matanya menahan emosinya yang ingin meledak dalam bentuk kata-kata..


"saya masih ada syuting sore hari pak.. sebentar lagi akan sore...!! " sergah Bora lagi..


"ya sudah pergi saja.. saya tinggal bilang pose anda tidak bagus...!! " senyum mengejek Bambam..


Bora menatap datar Bambam yang sangat meremehkannya..


"cepat ambil alih tugas dia...!! " perintah Bagas dengan lantang..


"baik tuan. " jawab sang fotografer baru di hubungi Bagas..


Bambam menoleh seketika dan mematung ditempat begitu tegang melihat Bagas yang menatap dingin padanya..


"kalau kau tidak bisa, katakan saja.. banyak fotografer diluar sana yang bisa bekerja untukku...!! " kata dingin Bagas


Bambam berlari ke arah Bagas dan hendak bersimpuh di kaki Bagas tapi Bagas sudah pergi ke arah Bora..


Bora yang masih terkejut tetap berdiri dengan tatapan tak percaya. Bora terlonjak kaget lagi saat Bagas menundukkan sedikit kepalanya ke Bora..


"maaf atas keteledoran bawahan saya yang menyita jam kerja anda nona... sebagai gantinya saya akan bayar jam sisanya.. saya harap anda tidak akan memutuskan kontrak kerjasama kita...!! " sopan Bagas ke Bora..


Bora sempat terperangah sejenak. apa dia begitu bernilai? hingga Bagas seorang CEO AL Group meminta maaf padanya..


semua orang mematung seperti es melihat cara bagas yang sangat menghormati Bora, sebelumnya Bagas tak pernah ikut turun tangan dalam urusan modeling. sekarang Bagas turun tangan.. apa hubungan bagas dengan Bora.. ? rasa hormat bagas seperti menghormati atasan saja..


Bambam pun tak kalah syok melihatnya,, "aku dalam bahaya..!! "


Kara berbinar senang melihat itu Lila pun tersenyum puas.m ia sudah mengira akan terjadi hal seperti ini, secara Bora sudah berkata sebelumnya kalau fotografer AL Group sangat pemilih...


"tidak.. saya tidak akan memutus kontrak kerja sama kita tuan....!! " elak Bora..


"terimakasih nona Bora.. saya harap anda tidak mengecewakan saya."


Bora tersenyum senang mendengarnya..


"saya akan melakukan yang terbaik tuan.. terimakasih sudah mempercayai saya...!! "


"mari nona.. kita mulai pemotretannya...! " ucap sopan fotografer yang baru bernama Hengki..


Bora mengangguk...


Bagas langsung pergi dari tempat itu dan mengabaikan Bambam yang mengejarnya..


"saya sudah bekerja 3 tahun disini tuan.. bagaimana bisa saya dipecat..?? "


"kau sangat tidak becus.. aku paling benci pekerja yang tidak profesional. " sindir Bagas langsung memasuki lift..


"tuan. " panggil bambam memohon


"tahan dia dan seret dia keluar dari perusahaanku


jangan biarkan dia masuk ke perusahaan ku lagi..!" titah Bagas..


"baik tuan. " para satpam yang berjaga dengan cepat menyeret Bambam.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2