
.
.
Al tiba di rumah kecil namun terpojok dan terdengar suara jangkrik yang saling sahut-sahutan hanya ada api obor di tempat itu. Fito dan 2 anak buahnya menjaga tempat itu..
selama ini Fito berada diluar negri, tapi karna boss mereka menetap di indonesia membuatnya juga ikutan pindah negara..
"apa boss akan datang kemari tuan...?? " tanya Mike penasaran..
"hmm.. kalau boss bilang datang maka dia akan datang...!" sahut Fito.
"kau apa-apaan sih Mike... apa kau meragukan perkataan boss heh...?? " bentak Dev..
"bukan begitu Dev..boss kan disini punya keluarga.. masa boss tega meninggalkan istri dan anaknya sih..!! " jelas Mike..
"boss bisa menjaga mereka dengan caranya.. jadi jangan bicara kalian.. !!" bentak Fito..
"baik Tuan...!! " jawab Mike dan Dev menunduk takut..
Baik Fito maupun Al sama-sama menyeramkan kalau udah marah, berbeda kalau sedang baiknya. malaikat pun kalah baiknya dari Al dan Fito begitulah anggapan anak buah Al yang secara perlahan berpindah negara dari negara A ke mari...
Fito berusia 23 tahun tapi badannya sudah seperti pria berusia 27 tahunan badan Fito yang besar membuatnya tampak menyeramkan kalau yang baru melihatnya..
"suara mobil...! " gumam Dev..
"ayo kita sambut.. !!" ajak Fito..
mereka mengangguk dan memberi jalan untuk Fito barulah mereka mengekori Fito seperti anak ayam mengikuti induknya..
Al turun dari mobilnya dan berjalan kearah rumah kecil itu,,
"Boss... salam hormat kami boss.. sudah lama tidak bertemu...!! " ucap mereka bertiga serentak..
Al tersenyum tipis dan memeluk Fito,Mike dan Dev bergantian. mereka sudah seperti kakak beradik saja semuanya..
Fito mungkin berwajah batu pada siapapun berbeda kalau sudah bertemu Al, Al adalah sosok penyelamatnya saat usianya masih 19 tahun. Fito bahkan belajar bahasa indonesia dengan baik seluruh bawahan Al pasti belajar bahasa itu terlebih dahulu..
Al tidak memaksa mereka harus menggunakan bahasa itu, tapi mereka sendiri yang belajar tanpa sepengetahuan Al...
"terimakasih sudah kembali padaku.. bagaimana kehidupan kalian di negara ini..? apa sangat membosankan..? " tanya Al tersenyum tipis..
"baik boss.." jawab ketiganya kompak..
"suara kalian keras sekali...!! " ejek Al
Mike dan Dev kompak nyengir kuda Fito malah mengusap tengkuknya yang tak gatal..
"ayo masuk...!! " ajak Al..
__ADS_1
mereka memberi jalan untuk Al, Al berjalan melewati mereka, kini induk mereka sudah berganti, anak ayam yang mengikuti induknya..
Al masuk ke rumah kecil itu yang hanya ada satu penerang obor api. ia melihat ke arah seorang pria sedang diikat juga mulut dilakban..
mata pria itu membola melihat Al, takut bercampur marah dengan apa yang Al lakukan padanya..
"Mike..!! " panggil Al..
"baik boss...!! " jawab mike langsung faham,
Mike berjalan ke arah pria itu dan melepas lakban pria itu hingga meringis perih karna janggut-janggut halusnya seperti ditarik paksa oleh lakban itu terlebih orang yang menariknya pun tak lembut..
"apa kau tau kesalahan kau...? " tanya Al dengan wajah datarnya.
"s.. saya tidak tau tuan...!! " jawab pria itu dengan terbata-bata..
"aku sudah menjatuhkan perusahaan kalian.. apa kalian hanya punya otak udang...?? apa tidak bisa berfikir kenapa perusahaan kalian hancur dalam hitungan menit...? berani sekali kalian mencela istriku... !!" seringai tipis Al namun terkesan menakutkan..
"ii... istri...??" beo pria itu terbata-bata.
"iya... Laura debora candramaya adalah istri Tuan Alby Moland Bantara...!! " jawab Al dengan tatapan membunuhnya..
"tu.. an. Moland..? " lanjut pria itu tak percaya..
Fito membenarkan dan Mike serta Dev hanya mencibir lewat bibir mereka..
"dasar rendahan.. berani sekali menjadikan nyonya kami untuk kejayaan perusahaan kalian...!! " cibir Mike..
pria itu semakin pucat pasi siapa yang mau mati...
"aku akan katakan sejujurnya.. bagi yang sudah tau wajahku tidak akan ada yang selamat dari pandanganku. orang itu akan mati atau gila...!! " ujar Al dengan tenang bersamaan wajah datarnya..
keringat dingin sudah membanjiri pelipis dan punggungnya pria itu. .
"a.. ampuni saya tuan Moland.. sa.. saya ti.. tidak tau k.. kalau an.. daa adalah tuan Moland yang terkenal itu di negara A itu..!! "
"katakan padaku siapa orang yang berani membuat artikel-artikel nggak guna itu...!! atau aku tembak mati kau saat ini juga.. aku anggap kaulah pelakunya...!! " Al mengeluarkan senjata apinya yang selalu ada di tubuhnya kalau keluar rumah..
"..am.. pun tuan.. kam.. kami hanya menjalankan perintah atasan kami yang dekat dengan anggota dewan... kami.. kami masih butuh pekerjaan tu.. an..
i.. itu sebabnya ti.. dak ada yang berani menolak perintahnya...!! "
"dasar pion tidak berguna...!! " umpat Al menarik pelatuk pistolnya..
"t.. tuan.. saya.. masih ada.. seorang putri masih.. berusia 7 tahun.. kasihani sa.. ya tuan.. s.. saya berjanji akan keluar dari tempat itu.. !!"
"aku tidak peduli padamu...!! " Al makin menempelkan ujung pistolnya dikepala Pria itu..
"t.. tuan.. sa.. saya tidak masalah mati kalau tidak.. punya anak... t.. tapi ss.. aya punya a.. anak tu.. an... ka.. sihani saya...!! "
__ADS_1
"katakan padaku kenapa aku harus mengasihanimu...?? apa kau tidak pernah berfikir apa yang sudah kalian beritakan itu menghancurkan hati istriku..? lalu untuk apa aku mengasihanimu... !!" sinis Al hendak menembak pria itu..
"t.. tuan... beb.. berapa ha.. ri lagi ad..ada pesta b. besar.. dan.. i.. stri tu.. an a.. akan di undang o.. leh mereka... at.. atasan s.. saya akan m...memberi n.. yonya obat perang.. sang d.. dan nyonya akan di. ju.. al pada bandot.. tua yang akan direkam o.. lehnya.
d. dengan begitu perusahaannya akan berjaya k.. kembali...!! "
mata Al memerah seketika, tangannya terkepal kuat..
"apa kau yakin..? " tanya dengan Al dengan nada dingin.
"iya.. tu.. an..atasa... n s.. saya sangat dendam den. gan n.. yonya.. Moland....!! "
"aku akan melepaskanmu tapi jangan pernah muncul dihadapanku. jika aku melihatmu lagi.. aku akan melubangi kepalamu tanpa memberi kata ampun untuk kedua kalinya...!! "
"t.. terimakasih tuan.. s.. semoga anda selalu dilimpahkan kebahagiaan bersama nyonya Bora...!! "
Al melirik Dev dan tanpa berkata lagi Dev sudah berjalan ke pria itu lalu melepaskan ikatannya..
"ayo kita pergi...!! " ajak Al
mereka memberi jalan, Al pergi meninggalkan tempat itu begitupun bawahannya...
"tuan Moland ada dinegara ini..? bahkan suaminya Bora... Astagah... pantas saja perusahaan TXT hancur lebur dengan begitu mudahnya...!! Ya tuhan.. terimakasih atas perlindunganmu..!! "
pria itu jalan tertatih-tatih, ia tak peduli ada dimana yang penting Al melepaskannya dia berjanji akan pergi dari TXT dan tak akan memberi tau siapa Al ataupun Bora..
.
.
"Bang..!! " Panggil Fito menepuk pundak Al..
Al menoleh dengan mata memerahnya itu..
"tenangkan dirimu... kami akan selalu ada untukmu bang...!! " lanjut Fito lagi..
Al mengusap kepala Fito layaknya kasih sayangnya pada Raja..
"istirahatlah.. kalian sudah bekerja keras...!! " kata Al segera berlalu dari mereka .
Fito tersenyum tulus. Dev dan Mike sudah biasa melihat Fito yang seperti itu pada Al dibanding bawahan Al yang manapun. Fito lah yang paling dekat dengan Al..
"aku jadi merindukan pangeran kecil.. pasti sudah dewasa ya...!! " gumam Mike dengan pelan..
"iya.. mana mungkin pangeran kecil mengingat kita..! " sahut Dev..
"kita bisa mulai dari awal lagi bukan..? " sahut Fito meninggalkan mereka..
"tuan.. tunggu...!! " teriak Dev dan Fito.
__ADS_1
.
.