Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
janji Bora pada Raja


__ADS_3

tak terasa hari ini adalah hari Jum'at, Bora harus hadir di acara ambil raport anaknya bagaimana pun itu sudah menjadi janjinya pada Raja..


"kenapa kamu libur Bora...?? " tanya Lila penasaran..


"aku ada janji dengan anakku Kak...!! " jawab Bora memakai anting-anting di telinganya..


"anakmu Bora...?? " beo Kara.


"isshh.. Raja....!! " jawab Bora berdecak kesal akan wajah bingung orang terdekatnya itu..


"aah.. iya kakak lupa tuan Al duda tampan anak 1 ... tapi kakak bingung siapa ya istri pertamanya..?? " oceh Lila..


"iya ya.. apa dia bodoh? meninggalkan pria setampan dan sekaya tuan Al..? " sambung Kara juga..


Bora diam saja tanpa komentar, dia tidak akan mengatakan apapun, Bora malah tersenyum manis..


"akulah istri pertama nya...!! benar kata Al.. hanya aku aja yang boleh tau hal ini...!! " batin Bora dengan senang..


"apa kamu tau istri pertamanya tuan Al Bora..? " tanya Lila penasaran..


"siapa Bora.? aku bakal panas-panasi hubungan kalian padanya..! " sambung Kara juga semangat.


"kalian apa-apaan sih...? sana datangi kuburan negara A...!!" jawab Bora dengan kesal..


"hah...?? " kaget mereka berdua..


"udah nggak ada...? " tebak Kara..


Bora menoleh ke Kara dan Lila yang tampak bingung bercampur penasaran akan sesuatu. Bora menghela nafas dengan kasar..


"masa nggak ngerti juga sih..?? istri Al waktu itu diluar negri lebih tepatnya mereka nggak menikah.. kalian tau kan diluar negri berbuat seperti itu hal biasa..? apalagi di negara A. disana perempuan hamil malah di istimewakan tidak peduli dia hamil diluar nikah atau enggak.. !"


"waktu itu mama nya Al masih kecil dan mempertaruhkan nyawa melahirkan Raja. kalian tau sendiri kan? bagaimana anak remaja yang baru beberapa bulan datang bulan terus melahirkan..? ya nggak bakal selamat lah...?? " ngarang cerita Bora yang terlihat benar-benar serius..


"Astagah....!! " pekik Kara dan Lila kompak..


"iya juga sih...? tuan Al baru usia 20 tahunan tapi anaknya sudah ada yang hampir genap 10 tahun.. Astagah.. mereka melakukannya saat masih muda..? jadi juga anak setampan Raja..? " gumam-gumam Lila...


Kara mengangguk,, "hebat sekali....!! tuan Al sangat hebat langsung jadi ya..? "


Bora beralih ke kaca riasnya dan kembali menata rambutnya,, "untung aja mereka percaya... astagah... ya Tuhan ampuni aku..... bagaimanapun aku berbohong demi anakku... ? aku udah janji sama Al nggak akan beritau siapa Raja...!! " batin Bora dengan raut wajah tenangnya..


"udah.. Ah.. kalian pulang aja sana ..!! sekalian lihat kedepan, siapa tau Al udah datang...!" usir Bora..


Kara dan Lila saling pandang dan mengangguk patuh, mereka keluar kamar Bora dengan pikiran masing-masing..


"eeeh... tunggu...!! " Lila tiba-tiba menyelah..


Lila membalik tubuhnya dan berlari ke arah Bora, bora terlonjak kaget saat Lila memegang kedua bahunya dan berkata.


"apa kalian sudah melakukannya...?? " tanya Lila to the point..


Bora tak bisa menjawab hanya mengalihkan pandangannya dari Lila. Lila menganga lebar dengan mata melebar tak percaya..

__ADS_1


"Astagah Bora... bagaimana jika kamu hamil...?? " pekik Lila..


Kara menjatuhkan rahangnya lalu berlari juga kearah Bora,


"memang kenapa jika aku hamil...? " tanya Bora balik..


"emang kenapa Kak..? bukannya Bora sudah menjadi istri sah nya tuan Al ya...? walaupun masih dirahasiakan.. aku penasaran anak Bora dan tuan Al jadinya bagaimana..? pasti sangat cantik atau tampan..!! hihihihi.. !!!" cekikikan Kara..


"Aaiihh... iya... maaf kakak terlalu panik. kamu punya bukti berupa buku surat nikah kalian kan..? " tanya Lila lega..


Bora mengangguk,, "tentu saja punya.. kalau butuh saksi satu kampung di rumah mama dan papa udah tau kalau Aku udah menikah.. !!"


"wowww.....!!! jadi satu kampung udah tau..? tapi nggak ada yang posting dimedia..? " tanya Lila memekik kaget..


"iya...!! " jawab bora membenarkan.


"bagaimana bisa Bora..? " tanya kara penasaran..


"itu rencana Al. dia yang melakukannya...!! " jawab Bora..


"apa tuan Al memang nggak mau pernikahan kalian diketahui publik...? " tanya Lila


"bukan dia yang nggak mau tapi aku yang belum siap Kak.. aku sebenarnya belum mau menikah tapi Al memaksa supaya bisa memiliki ku tanpa takut apapun lagi.. dia cemburu aku ada hubungan dengan kak Ballar.. hmm... itu sebabnya hm... ya begitulah... !"


"kamu yang minta hubungan pernikahan kalian tidak diketahui publik..? " tebak Kara..


bora mengangguk-ngangguk..


"parah benar kamu Bora.. kamu harus mengatakannya ke publik kalau hubungan kalian serius.. biar nggak ada yang mendekati tuan Al...!! " kompor meletup Lila..


"ahhh... kakak pulang aja.. kakak belum siap mendengar jati diri tuan Al.. 969M itu uang yang dihamburkan tuan Al hanya untuk beli cincin berlianmu itu.. kakak nggak sanggup membayangkannya...!! permisi....!! "


Kara juga gelagapan dan segera mengejar Lila lalu melambai ke Bora yang tertawa lepas melihat kelakuan Lila yang tak mau mendengarkan siapa Al..


.


.


"sayang aku udah di bawah...!! " pesan Al..


Bora tersenyum manis dan segera mengambil tasnya dan berlari keluar apartemennya masuk ke lift..


.


"Al...?? " Bora tersenyum manis saat melihat suaminya duduk keren di atas mobil nya itu..


Al tertegun melihat penampilan Bora yang sangat cantik bahkan memakai cincin pernikahan mereka


lalu senyumnya merekah saat bora berlari dan melompat memeluknya.


"kamu cantik sekali sayang....!! " puji Al dengan suara sexynya..


"terimakasih Al... kamu juga sangat tampan my husband...!! " puji Bora balik

__ADS_1


Al terkekeh dan menggendong bora dengan mesra lalu memasukkannya kedalam mobilnya tanpa membuka pintu mobilnya. Bora tertawa lepas dengan perlakuan Al itu..


"Muah...!! " kecupan sayang Al di kening Bora..


bora hanya memakai masker dan Al memakai topi aja..


.


.


"Al...?? "


"hmmm...? " sahut Al menggenggam tangan Bora dengan mesra..


"bagaimana kamu bisa keluar masuk apartemenku...? " tanya bora penasaran..


"aku punya apartemen atas sayang... jadi bisa keluar masuk apartemen mu..!! " jawab Al dengan santai..


Bora melebarkan matanya dan melihat kearah Al,, "lantai atas...?? "


Al pun mengatakan semuanya awal mula Al membeli apartemen mewah dilantai atas itu supaya bisa keluar masuk apartemen..


Bora sempat kaget mendengarnya lalu tersenyum manis setelahnya..


Al bahkan mengeluarkan uang sampai 900M lebih untuk membelikannya sebuah cincin jadi nggak kaget lagi Al bisa beli apartemen di lantai atas nya..


"lain kali ajak aku kesana...!! aku nggak nyangka kamu serigala berbulu domba..!"


Al tergelak,, "baiklah sayang.. aku serigala berbulu domba mu...!! "


Bora mendengus kesal.


.


.


setibanya di sekolah Raja. suasana sedang begitu ramai karna banyak orangtua murid yang hadir tapi tidak sepasang rata-rata hanya hadir ibu atau ayah dan bahkan ada wali mereka aja yang hadir..


Raja tampak tenang duduk membaca buku tentang dunia basketnya..


"Raja...? apa papa dan mamamu datang...? "


"hmmm...!! papa dan mamaku akan datang...!! " jawab raja tampak serius baca bukunya..


"mamamu kan artis terkenal dewi bora.. apa orangtuamu sudah menikah..? " tanya yang lainnya..


"udah...!! " jawab Raja..


"kenapa nggak diberitakan..? "


"mama dan papaku hanya belum siap memberi tau ke publik...!! " jawab Raja..


mereka pun bingung dengan jawaban Raja, disisi lain percaya Bora memang mama mudanya Raja, tapi juga tidak percaya kalau bora dan Al sudah menikah. biasanya kan apapun yang menyangkut bora bakal ada di media berupa Artikel.

__ADS_1


.


.


__ADS_2