Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
BF ~ Pasar


__ADS_3

kini Baby tengah menatap keindahan pantai, ia tak menyadari ada seseorang yang tengah menatapnya begitu terkesima..


pria itu segera melepas kaca mata hitamnya dan kali ini Baby terlihat jelas di matanya. rambutnya yang indah, tingginya yang semampai, kakinya jenjang nya yang terlihat mempesona walau pun belum melihat wajah Baby, tapi pria itu tau kalau sosok itu sangat cantik..


"siapa gadis itu....?? " tanya pria tampan itu pada anak buahnya..


"yang mana tuan....?? "


"ck.. menurutmu mana gadis disini...?? " wajah datar pria itu...


"Hah...?? " cengo Kedua anak buahnya..


mereka tau boss mereka tak pernah berpikir akan tertarik dengan wanita, terutama seorang gadis. wajar mereka bersikap bodoh tak percaya boss mereka akan menanyakan seorang wanita..


"tak berguna...!! " umpatnya pelan..


"boss mau kemana...?? " tanya sang asisten yang bernama Bio..


"diam di tempat....!! " titahnya..


Bio tak lagi bertanya hanya mematung ditempat sesuai dengan permintaan sang boss..


"ada apa dengan tuan Refan..?? " tanya sekretaris Bio


"mana aku tau...!! " ketus Bio


Refan berjalan tenang ke arah Baby,, Baby yang tau ada seseorang mendekatinya hanya memilih pura-pura tak tau...


Refan memegang bahu Baby, Baby yang refleks langsung membanting tubuh Refan hingga pria itu meringis kaget antara malu dan kagum dengan kemampuan baby..


"oups...!! sorry... refleks..!! " ucap baby pura-pura kaget..


"tuan..." pekik 2 bawahan refan berlari mengejar tuan mudanya..


Refan berdiri dengan wajah cool nya padahal tangannya masih sakit saat ini..


"tidak apa." Refan berkata lalu menatap wajah baby dan tertegun melihat paras Baby yang sangat unik tak kebanyakan wanita pada umumnya..


mata besar baby memperhatikan penampilan Refan dari ujung kaki sampai ujung rambut..


"ooh.. anda orang kaya ya...?? " tebak Baby..


"beri aku uang." pinta Baby to the point mengulurkan tangannya..


Refan tentu terkejut dengan perkataan gadis cantik ini dengan tak tau malunya minta uang bukan sebuah cek atau ATM... ? tapi uang tunai..


"bukankah kau memandangku saat ini ? cepatlah.. " desak baby melihat situasi..

__ADS_1


kebiasaan dirinya tukang palakin orang tiba-tiba muncul begitu saja entah kenapa dia ingin memeras Refan..


"aku tidak banyak bawa uang tunai." gumam Refan pelan sambil menahan malu..


"aiiisssh.. kemarikan dompetmu...?" desak baby lagi seolah takut ketahuan seseorang..


sementara 2 bawahan Refan menganga tak percaya,


bagaimana bisa tuan muda mereka mau memberikan seseorang uang tak pernah sekalipun Refan mengeluarkan uang tunai pada wanita..


bodohnya Refan malah memberikan dompetnya, baby mengotak-ngatik dompet Refan persis seperti seorang istri galak minta uang sama suaminya yang baru aja gajian..


Refan senyam-senyum sendiri melihat wajah Baby yang tengah mengotak-ngatik dompetnya..


"kenapa nggak banyak uang tunainya..?? " gerutu baby tak habis fikir..


"aku bisa memberimu sebuah cek atau ATM." kata Refan dengan nada membanggakan..


"aku juga punya, tapi disini nggak ada belanjaan pakai kartu atau cek, jadi jangan membanggakan diri." ketus Baby meletakkan dompet Refan tepat di dada bidang refan hingga refleks Refan memegang tangan baby yang memegang dompetnya..


"thanks your money...!! bye...!! " kedipan nakal baby lalu berlari ke dalam mobil Fito..


Fito sedang berada di dalam Vila tengah membuatkan baby makanan ringan yang enak di lidah. baby tidak mau di samping Fito yang ada pria itu akan menggila menciuminya..


tadi baby mau belanja di luar, tapi lupa bawa uang tunai lagian baby di bawa kemari memang tanpa persiapan..


Refan memegang jantungnya yang berdebar tak karuan.


"apa perlu saya panggil ambulance tuan bio...?? " tanya Jojo kebingungan..


"bodoh.. kau mau panggil ambulance buat apa..?? boss sakit cinta goblok...!! " geram Bio ke sekretarisnya itu..


Jojo menundukkan wajahnya lalu beralih menatap mobil yang dinaiki Baby sudah menghilang..


"nona tadi benar-benar babyface ya...?? " puji Jojo tanpa sadar


tiba-tiba Jojo merasa tak nyaman lalu menatap Refan dan Bio yang tengah menatap tajam dirinya..


"ampun tuan.. saya hanya suka dengan wajahnya nggak lebih ". elak jojo dengan serius menggeleng-geleng kepalanya..


"kau urus bocah ini Bio. " titah Refan.


"baik bos.. " jawab Bio


sementara Baby sudah belanja di pasar terdekat Vila nya, pasar itu sangat ramai,,


"lumayan.. aku dapat uang pria tadi 2 Juta . hihihi...!! " girang Baby menepuk-nepuk kantong celananya yang berisi uang yang ia bawa..

__ADS_1


saat baby belanja semua mata melihatnya, mereka kagum juga bertanya-tanya siapa sekiranya baby.


"hmmm...? beli apa ya...?? " gumam-gumamnya tampak kebingungan..


"okeh. " baby menemukan sebuah ide..


ia membeli banyak jajanan pasar yang enak, seperti Martabak mesir, kerupuk ikan, bakso, dan jajanan anak lainnya telur gulung, somay, bahkan juga beli Chicken.. tak terhitung belanjaan baby..


lalu baby berhenti seketika saat didepan toko baju, ia jadi teringat Fito lalu dengan semangat '45 Baby masuk ke toko itu..


"ada yang bisa saya bantu kaka cantik..?? " tanya seorang gadis kecil yang kebetulan jualan menggantikan ibu nya yang lagi sakit..


"ehh.. kamu bisa jualan dik...?? " tanya Baby tampak kagum dengan sosok gadis kecil itu yang bisa berdagang..


gadis itu hanya tersenyum ramah lalu mengucapkan hal yang sama..


"hm.. kakak mau beli baju kaus pria ukurannya yang super jumbo ada..?? " tanya baby.


"doubleXL ka..?" tanya gadis kecil itu..


baby mengangguk-ngangguk dengan cekatan gadis itu mengambilkan baju kaus yang harganya lumayan mahal bagi pengunjung pasar, sebab kualitasnya juga bagus..


"baiklah.. kakak ambil 5 ya...? " pinta baby.


"baik ka." jawab semangat gadis itu.


Baby heran sendiri kenapa gadis itu memanggilnya kaka bukan kakak, entah apa yang salah tapi ya sudah lah biarkan saja..


setelah puas berbelanja, baby juga membeli baju rumahan untuknya tapi karna belanjaannya penuh jadi baby antar dulu belanjaannya ke mobil lalu kembali lagi masuk pasar..


"hai cantik...!! " seringai preman pasar yang tampak terkesima dengan sosok baby..


"boss.. kenapa bisa ada bidadari secantik ini disini ya boss...?? " tanya anak buahnya takjub dengan paras baby..


baby menepisnya kuat dan kasar tangan nakal pria itu yang berani menyentuh lengannya lalu ia berjalan santai melewati 2 preman pasar dengan tindikan dimana-mana, kalung rantai berwarna putih membuat baby geli. entah kenapa dia ingin mencekik pria yang memakai kalung rantai itu..


"boss dia pergi...! " tunjuk bawahannya tampak tak terima..


"biarkan saja dia bermain dulu.. kita tunggu dia disini. " senyum mesumnya memperhatikan dress pendek baby yang sangat sexy..


"dek.. kamu hati-hati pada preman itu." bisik salah seorang penjual buah ke Baby..


baby tersenyum ramah,, "terimakasih bu... " ucap baby ramah..


"kenapa aku takut pada Kecoa seperti mereka..? hahaha... !!" batin baby malah menertawai orang-orang yang menganggapnya gadis cantik nan lemah..


.

__ADS_1


.


__ADS_2